30/12/17

Kulwap Parenting KOBAR ke 22

Bismillahirrahmanirrahim

πŸŽ€ *Resume Kulwap Parenting KOBAR ke 22* πŸŽ€
{ _Komunitas Ibu Belajar_ }

πŸ“… Jum'at, 27 Oktober 2017
⏰ 20.00 WIB - Selesai

Tema: *Berdamai dengan Takdir Allah, Mengasuh Buah Hati dengan Ikhlas dan Penuh Cinta*

Nara Sumber: *Bunda Bella*

Profil Nara Sumber:

Nama : *ILLONA*
TTL: Pekan Baru, Riau, May 1986
Domisili: Saint Louis - United States

Nama suami: *Doddy Amijaya*
Nama anak: *Annabella Amijaya*

Kegiatan/ pekerjaan: Full time house wife and Bella’s care giver.
Agama : Islam

Pendidikan :
- Psychology 2004 Universitas Paramadina,
- ESL Louis and Clark community college, 2013 Edwardsville-Illinois.

Pengalaman kerja :
- HRD “Bakrieland Development”
- Secretary “Iko Human Development”

• Finalis abang none Jakarta Barat 2005

Akun sosmed: *ig @illonaillonalona*

Motto hidup: *”When life gives you hundreds reason to cry, show life that you have thousands of reason to smile and still be grateful”*

Moderator: *Cut Rafiqa Majid*
Co-Moderator: *Cut Syarifah Aini Majid*
Notulen: *Hasfiani, Nanda Savira Ersa, Anita, Siska Febrianti*

πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’ž

πŸŽ™ *Moderator*

Alhamdulillah Bunda Bella telah hadir bersama kita malam ini waktu indonesia dan, pagi hari waktu amerika..

Saya akan membuka Majelis terlebih dahulu...

_Bismillahirrahmanirrahim_
_Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu Wana’udzubiillah minsyurruri ‘anfusinaa waminsayyi’ati ‘amaalinnaa_ _Manyahdihillah falah mudhillalah Wa man yudhlil falaa haadiyalah Wa asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh._

_Selawat dan salam kepada Nabiyullah kita Muhammad Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω… , kepada keluarga nya, para sahabat san orang orang yang istiqamah menjalankan sunnah Rasulullah hingga Akhir zaman.._

Sebelumnya, Izinkan kami memperkenalkan diri:

Saya Cut Rafiqa Majid selaku pengelola Group KOBAR.

Berikut perkenalkan Para Admint KOBAR yang Capable di Bidangnya :

1. Welly Suardi
2. Hasfiani
3. Balqis Bararah
4. Ruvina Hakim
5. Cut Syarifah Aini
6. Yulia Andrea Nasution
7. Dilla Novianda

Dan Moderator yang bertugas pada malam ini adalah saya sendiri Cut Rafiqa Majid. Sebelumnya Co.Mod telah menerima pertanyaan dari member yang nantinya setelah Kulwap selesai semua pertanyaan dan jawaban akan di Resume oleh Notulen kobar yaitu Bu Hasfiani.

Terimakasih kepada narasumber dan ibu ibu yang sudah berkenan hadir disini untuk mengikuti Kuliah Whatsaap Parenting KoBar yang ke 22.

Assalamu'alaikum Bunda Bella..
Gimana kabar bunda dan Bella?

Di grup ini membernya dari berbagai daerah sabang sampai meurake dan bbrp domisili LN. Dan para ibu yang selalu bersemangat belajar untuk terus menjadi Ibu yang lebih baik lagi..

Dan member grup saat ini menyimak aktif, menunggu sapaan dari Bunda Bella πŸ’

🎀 *Bunda Bella*

Wa’alaykumussalam warrahmatullahi wabarakatu ☺

Alhamdulillah kabar kita baik. Semoga ibu-ibu semua juga baik kabarnya

πŸ“šπŸ“– *Materi* πŸ“–πŸ“š

Sabar adalah kata yang ringan diucapkan namun sulit untuk diaplikasikan.

Tidak semua orang bisa bersabar, apalagi menerima dengan ikhlas penetapan Tuhan beriring dengan hikmahnya.

Namun, pasangan suami istri ini sepertinya satu dari sekian orang yang telah menemukan dan dapat mengaplikasikan kata tersebut.

Pasangan yang rupawan ini diketahui tinggal di A‎merika Serikat.

Ketika anaknya lahir Bella menjadi ujian pasangan ini yang ternyata begitu viral di sosial media.

Ribuan netizen terinspirasi dan begitu malu untuk mengeluh setiap kali membaca dan mengetahui apa yang menimpa pasangan ini.

Si Bella, gadis kecil nan imut ternyata dilahirkan dengan kondisi buta dan tuli. Karena mengidap Pfeiffer Syndrom type 2 (low chance to 'live')

Dilahirkan dengan kondisi kekurangan, sontak menimbulkan tanda tanya karena kedua orang tuanya tampan rupawan.

Ia tidak hanya buta dan tuli, langit-langit mulut yang langka, terbelah berbentuk hati.

Dia tak bisa menelan apapun, makan nya hanya bisa susu khusus dan disalurkan melalui selang yang disambungkan ke perutnya.

Bella punya daun telinga yg normal, tapi tak memiliki lubang.

Tapi, Bella punya orangtua luar biasa, yang tak kenal lelah berjuang, bedoa dan berikhtiar maksimal.

Sekitar umur 1 tahun, tiba-tiba ia bisa melihat sekitarnya.

Inipun tak bisa dijelaskan oleh tim dokter yang menanganinya.

Ini mukjizat, kata bunda Bella

Sekitar umur dua tahun, Bella dipasang alat khusus yang bisa membuat dia 'berbicara'.

Alat yang harusnya tidak bisa ia gunakan, karena secara medis itu tidak mungkin, karena tak ada udara yang bisa keluar masuk dari tenggorokannya.

Parahnya, selain menderita Pfeiffer Syindrom, Bella juga didiagnosa Sleep Apnea. Jadi saat tidur, otak kecil Bella lupa memerintahkan paru-paru nya untuk bernapas.

Bella hanya bernapas 2-3x dalam semenit, bahkan pernah juga selama 70 detik, Bella tidak bernapas sama sekali.

Karena itulah, saat tidur bella pake ventilator.

Sontak kisah Bella dan kedua orang tuanya yang begitu sabar begitu viral dan menjadi inspirasi banyak orang.

Berikut tulisan akun instagram illonaillonalona ibunda Bella.

Bismillahhirrohmanirrohim..

Banyak message yg masuk juga bbrp comment menanyakn "sakit apa Bella??"

Bella sakitnya complex, saya sendiri klo ditanya atau disuruh cerita bingung mau mulai drimana. Pdhl saya orgnya suka sekali bercerita

Saya singkat aja ya, Bella lahir dg rare genetic syndrome, namanya Pfeiffer Syndrome type 2.

Pfeiffer syndrome itu ada 3 type, menurut research dokter yg tdk "parah" adlh type

1. Yg paling parah dan low chance to "live" adlh yg type 2&3. Selain itu, Bella juga terlahir dlm keadaan BUTA dan TULI. Kedua telinga Bella tidak ada lubangnya alias tertutup rapat, meskipun berbentuk telinga. Bella juga terlahir dgn kondisi rare high pallette didlm rongga mulutnya (langit2 mulutnya terbelah dan berbentuk "HEART SHAPE". Bgaimana dgn penglihatan Bella skrg?

Alhamdulillah bisa melihat walaupun menurut doctor ga bs diketahui sebagus apa penglihatannya, kapan Bella mulai bs melihat?? tepatnya sebelum usia 1 tahun, Bella tiba2 bisa melihat.

Kok bisa?? Mukjizat Allah, tidak ada yg tau.

Dokterpun ga bs menjelaskan knp bs, krn sebelumnya saya berkali2 minta dokter utk tes lagi lagi dan lagi pd mata Bella(berharap ada perubahan dan mukjizat), dan hasilnya selalu sama

"your daughter not able to see, she is not responding, still not responding, more likely she is blind"..

Berikut ini komen netizen yang terharu dengan kisah Bella:

pammugar "Subhanallah..., Terharu sekali, semangat Bella syg ya..., Allah pasti akan memberikan yg terbaik buat Bella , bunda dan ayah. Aamiin."
**********

putriagustina522 "Mukjizat allah nyata kak...di balik sakitnya di berikan anugerah luar biasa hebatnya..dan dy hadir di tengah2 ortu yg luar biasa hebatnya.... Terima kasih sudah mengispirasi,"
**********

wistyananda "Subhannallah kak @illonaillonalona setiap akubliat postingan kaka dan cerita kaka aku terharu bgt... kaka dan suami adalah orgtua yg hebat dengan ikhlas dan sabar untuk menjaga amanah dan titipan Allah .... insha allah surga untuk kalian berdua ... dan beruntung nya bella punya org tua sprti kalian .... ps: bella anak solehah yg pintar, onty takjub liat nya ... onty doain yg terbaik sll buat bella. Mudah2an Allah sll kasih kebaikan dan mukzijat dalam hidup bela ... terus berjuang sayang. Sehat terus ... dan untuk ayah bunda nya bella. Smga sll diberi sehat sm Allah spya bs terus jagain bella. Dan diberikan sabar serta lapang dada untuk ikhlas menghadapi ujian .... am proud of u both ...,"
**********

Hidup kita singkat, kesehatan anak saya unpredictable, begitupun saya, saya hanya ingin melakukan yang terbaik untuk anak saya.

Saya tidak tahu berapa Allah Azza Wa Jallaa Kasih saya hidup, jika esok saya berpulang, saya tenang, karena sudah memberikan yang terbaik dan mengajarkan yang terbaik yang saya bisa untuk bella

Dengan segala keterbatasan saya, saya bercita-cita agar bella bisa tetap menikmati hidupnya meski hanya bertemankan saya di rumah sehari-harinya. Berbahagia dengan apa yang dia miliki dan bersyukur atas setiap ilmu baru yang dia pelajari setiap waktu.


Bunda Bella

•••••••••••••••••

⁉ *Sesi Tanya Jawab* ⁉

Pertanyaan ke 1⃣

Assalamu'alaikum
Bagaimana bisa menjadi ibu yg begitu sabar seperti bunda? mohon tips2 nya bun. Jazakillah khairan

• Hariyani, Kobar Aisyah, Jogja•

🌺 Jawaban:
Wa’alaikumsalam wr. wb, Ibu Hariyani di Jogja. Bagaimana caranya agar bisa sabar?
Menurut saya, kuncinya adalah bagaimana caranya kita bisa ikhlas terlebih dulu. Jika bisa ikhlas akan segala sesuatu, InsyaAllah sabar akan datang dibarengi dengan ikhlas itu.

Pertanyaan ke 2⃣

Perkenalkan, Bunda Bella, Mb Illona, saya Deean, ortu dr penyandang autis low functioning, non verbal, 15 thn.

Pertama kali saya tau ttg Bella saya langsung merasa malu karena ujian Mb jauh lbh berat dibanding yg saya hadapi. Malu krn kadang sering ngerasa byk ngeluh dan patah semangat. Jika dimisalkan lari, mungkin kami lari marathon, dan Bunda Bella dan kelg lari Sprint, karena kondisi Bella yg hrs berkali2 operasi, dan sll dipantau bahkan ketika tidur.

Saya tdk akan bertanya "apa yg Mb rasakan" karena itu jg yg sdh siang malam saya rasakan. Aplg jk berpikir ttg masa depan. πŸ˜„

Yang ingin saya tanyakan, saya tertarik dg alat komunikasi yg Bella gunakan. Apa namanya dan bgm cara kerjanya. Apakah berupa alat yg hrs kita beli, atau hanya aplikasinya saja. ( walaupun tnynya sambil harap2 cemas nebak harga dan ga yakin sdh ada di Indonesia )

Terima kasih Bunda Bella karena mau berbagi dg kami. Salam sayang untuk Bella 😘

•Deean, Kobar Aisyah, Jogja•

🌺 Jawaban:
Wa’alaikumsalam. Mbak Deean di Jogja yang bertanya mengenai alat komunikasi yang Bella pergunakan sehari-hari. Nama alatnya adalah Accent 1000, perusahaan yang membuat alat tersebut adalah Prentke Romich Company. Untuk harga variatif. Harga alat yang Bella pakai hampir 15.000 USD. Harganya berbeda sesuai ukuran, Bella memakai size medium, ada yang lebih kecil dan ada yang di atas Bella yang lebih besar dari yang Bella gunakan.

Cara pakainya, Bella harus bisa menghafal ikon yang disitu. Ada 1000 kalimat, 1000 kata dan 1000 ikon. Sekarang sudah lebih karena terus dimasukkan kalimat, kata dan ikon baru. Pertama, untuk menggunakan alat ini memory harus kuat. Lebih baik jika orang yang memakai mengenal huruf atau angka dengan baik, lebih baik lagi jika bisa membaca. Namun, alat komunikasi yang Bella pakai ini bisa dipakai untuk orang yang tidak bisa baca. Hanya yang ditampilkan 4 max 6 sampai 9 ikon, itu pun gambarnya besar-besar. Kalo yang Bella pakai ikonnya kecil-kecil, bener2 kata per kata. Biasanya alat komunikasi ini digunakan untuk orang dewasa bukan anak kecil. Kalaupun anak kecil pakai alat ini, seperti yang tadi saya bilang, lebih fokus ke gambar yang besar-besar. Jadi isinya gambar-gambar 4, 6 atau 9 dan itu pun satu gambarnya isinya langsung 1 kalimat panjang. Misal I want a break, I want watch TV. Tinggal klik 1 ikon dan keluar 1 kalimat panjang. Kalau yang Bella pakai, memang harus mengetik satu per satu kata, karena dalam 1 screen ada 60 ikon kalau tidak salah. Begitu kurang lebih cara kerjanya.

Complicated? Iya. Alat ini mengunakan software seperti yang dipakai di komputer. Jika orang mau menggunakan alat komunikasi ini seperti layaknya alat komunikasi biasa seperti komputer, harus mengerti alphabet, paham angka. Kalau bisa mengetik ejaan lebih baik lagi. Kalau mau mengetik kata tinggal cari ikonnya, kalau tidak ketemu ikonnya bisa di-spelling seperti ngetik di keyboard komputer. Bella seringnya kayak gitu. Misal dia mau nulis apa, tapi nggak tersedia ikonnya di alat komunikasi itu. Nah, disitu ada bagian keyboard khusus, dia tinggal ngetik katanya nanti akan muncul sendiri di screen. Begitu kurang lebih. Semoga terjawab Bu Deean.

Pertanyaan ke 3⃣

Assalamualaikum mba ilona. Masyaaallah tabarakallah dr awal baca di fb ttg bella, nangis sendirian. Sampe ragu mau share krn sy pasti nangis terus (skrg aja sy nulisnya sambil nangis 😭)
degdegan saya mba, jatuh cinta aja ga ky gini rasanya..

Anak sy yg kedua qadarullah CP dan sy rasa mba tau lah ya perasaan sy dr mulai "masa sih?? ah dokter salah kali"... "salahnya dmn ya? Mgkn krn faktor a b c" wallahu alam tp sy berteguh anakku seorg CP survivor dan kami orgtuanya akan melakukan semampu kami..(mhn doanya ya)

Permasalahannya adalah sibling, sy sgt yakin saudaranya sgt sayang demikian pula sebaliknya. Utk afeksi dan giving caring, kami berupaya utk berlaku adil, namun sulit. Lalu bgmn cara yg terbaik agar saudaranya bs paham dan tdk minder dg kondisi siblingnya ini?

•NN, Bandung•

🌺 Jawaban:
Wa’alaikumsalam wr.wb untuk Ibu NN di Bandung. Bagaimana cara agar saudara bisa paham dan tidak minder dengan kondisi saudaranya yang berkebutuhan khusus?

Menurut saya pribadi, sedari kecil, sedini mungkin, kita tanamkan rasa empati dan simpati kepada anak kita mengenai kondisi saudaranya yang berkebutuhan khusus. Ibu juga bisa search buku-buku yang mungkin menjelaskan bagaimana kita, bagaimana anak berinteraksi dengan anak berkebutuhan khusus. Kalau bisa ditambahkan sehari-hari, misalnya lagi santai, sedang ngobrol coba tanyakan ke si anak
“Kamu malu nggak punya saudara kondisi begini?”
atau tanya pengalaman dia,
“ada nggak di sekolah yang gangguin, yang ngeledekin kamu?”
kalau misalnya ada, Ibu tanya bagaimana perasaannya. Ketika kita tau perasaan anak, disitu kita masuk dan kita jelaskan.
“Jangan malu, gimana pun juga itu saudara kita.”

Menurut saya kalau masalah menjelaskan itu pasti Ibu sudah sering lakukan. Tapi namanya anak-anak dia bergaul, bersosialisasi, lingkungannya kita nggak pernah tau, walaupun kita kenal dengan orang-orangnya. Selalu ajak komunikasi, ketika dia pulang dan bercerita, mungkin beruraian air mata dan menceritakan bahwa dia malu dia sedih saudaranya dihina atau segala macam, atau dia sendiri minder
“kenapa harus aku?”

Tanamkan ke anak kita kita harus bersyukur. Apa pun kondisinya kita harus bersyukur. Dan ajak anak kita untuk selalu berdoa untuk saudaranya. Menurut saya, dengan didikan seperti itu mungkin InsyaAllah pada masanya mungkin ketika dia SMA, teman-temannya ngeledekin atau segala macam. Saat imannya goyah, dia minder, kemudian dia akan ingat,
“Astaghfirullah, saya nggak boleh begini, dia saudara saya, saya nggak boleh begini.”

Ketika saudaranya butuh terapi, mungkin anak yang sehat bisa diajak,
“Saudara kamu butuh terapi, kamu mau ikut nggak?”
Disana mereka akan lihat ada anak-anak lain berkebutuhan khusus dan mereka nggak pernah menyerah. Anak yg sehat mungkin lebih ada perasaan gimana gitu. Itu menurut saya, karena saya sendiri belum punya anak lagi.

Kalau yang saya lihat disini, di tempat terapinya Bella kurang lebih begitu, anak yang berkebutuhan khusus terapi, saudaranya yang sehat ikut menemani. Atau kalau ada acara sekolah, saudaranya yang berkebutuhan khusus itu diajak juga, diajak join sama saudaranya yang sehat di acara sekolahnya. Jadi sekalian mengenalkan,
“ini saudara saya, dia berkebutuhan khusus dan saya nggak malu.”

Dan jangan pernah menyembunyikan kondisi anak kita yang sakit atau berkebutuhan khusus dari orang banyak.

Ketika pergi ke mall bawa sekalian dua2nya. Jadi yang sehat merasakan,
“Oh ini saudara saya, saya nggak malu pergi ke tempat umum dengan dia.”
Dan yang berkebutuhan khusus atau sakit walaupun nggak  bisa berkomunikasi dengan normal tapi dalam hati kecilnya ada rasa senang, diakui eksistensinya,
“saya juga bisa pergi kesini dengan saudara saya, dengan orang tau saya”.
Kurang lebih begitu ya, Bu. Semoga terjawab, mohon maaf jika ada kekurangan dalam menyampaikan.

Pertanyaan ke 4⃣
Assalamualaikum bunda.... subhanallah bunda.. pertama kali saya tau  bunda dr fb saya kagum dengan begitu besarnya kesabaran bunda dan keikhlasan bunda dalam menerima kondisi bella. Bagaimana cara bunda menyakinkan hati bunda klu ini adalah takdir Allah serta ladang amal buat bunda, tanpa melihat kelebihan anak2 org, dan melihat k diri kita.

•Nita, Kobar Aisyah, Sukabumi•

🌺Jawaban:
Wa’alaikumsalam wr.wb, Ibu Nita. Bagaimana bisa meyakinkan hati kalau ini takdir Allah?

Dari awal saya dan suami dikasi tau sama dokter bahwa anak di kandungan saya bermasalah. Ketika tau, reaksi saya dan suami,
“yaudah nggak apa-apa”.

Kalau saya pribadi, saya ikhlas apapun diagnosa dokter. Waktu hamil saya sakit berbulan-bulan. Sebelum saya tau, sebelum Bella lahir dan sebelum saya tau kondisi sindromnya. Saya berdoa,

*“YaAllah saya lillah, saya ikhlas apapun yang terjadi dengan saya saat kehamilan ataupun saat mendekati kelahiran dan sesudah kelahiran. Jika memang saya bisa sembuh, tolong sembuhkan sakitnya. Dan jika anak saya bisa lahir sehat berikan saya kesabaran dan keikhlasan untuk menerima kenyataan memang begitu kondisinya.”*

Setiap saya berdoa sama Allah saya selalu minta bukan gimana caranya Allah memberi anak yang sempurna di mata manusia, yang sempurna fisiknya, yang cantik rupawan, yang ganteng. Tapi saya berdoa
*“Berikan saya buah hati yang sempurna di mata-Mu, ya Allah.”*

Jadi sejak awal hamil saya tanamkan, *mungkin Sempurna di mata Allah mungkin tidak sempuna di mata manusia. Saya ikhlas saya akan mencintai apa adanya.*

Itu dari sejak saya hamil, karena waktu itu saya mikirnya yasudah yang penting saya dikasi buah hati. Karena banyak mungkin Ibu-ibu di luar sana yang menginginkan buah hati namun sulit untuk mendapatkannya. Saya bisa dikasi kesempatan mengandung itu aja udah suatu anugerah luar biasa buat saya. Jadi, kenapa saya harus minta ini minta itu?

Intinya dari saya pribadi harus *ikhlas menerima dan serahkan semua yang terbaik menurut Allah*. Kalau sudah 2 itu, ikhlas dan sabar, insyaAllah yang lain akan datang berbarengan.

*Pertanyaan ke* 5⃣

Assalamua'laikum...
Bu, bagaimana ya untuk mengesampingkan ego kita dan lebih bisa fokus dengan anak dan menikmati setiap proses tumbuh kembang nya?

•Susan, Kobar Khadijah, Aceh•

🌺 Jawaban:
Waalaikumsalam bu Susan di Aceh, bagaimana biar bisa fokus. Kalau saya set up goals, saya bikin goals apa yang harus saya pelajari dan apa yang harus Bella lakukan. Dengan set up goals yang saya buat, agar bisa memotivasi ke diri saya sendiri. Kalau diturutin saya maunya santai, nonton tv, gak mau ngapa2in. Dengan adanya goals saya ga boleh santai, nyalain tv. Kalau nonton TV sama Bella tuh weekend, saya harus konsisten dengan yang dikatakan diawal walaupun ga mudah tapi selalu saya ingat terus. Apa baik dan buruknya kalau saya lakukan ini ke Bella, apa positif dan negatifnya kalau saya berikan ini ke Bella. Kadang ada rasa capek, malas itu udah datang saya langsung istiqfar, kasian anaknya (Bella) rasanya pengen ini atau itu tapi kalau liat Bella, dia aja ga menyerah mau terus belajar. Masa saya yang sehat gampang banget bilang "ah engga deh, males, dsb"
Saya lebih fokus gimana caranya bantu anak, makanya saya set up goals. Kalau ga ada goals, saya gak tau mau ngapain aj. Saya selalu tanamkan ke diri saya diposisi Bella bagaimana? Saya misalnya lagi ke Mall trus dia liat ada anak kecil jalan saya tanya "Bella mau gak kaya gitu?" terkadang dia bosan pakai terus2an duduk di stroller. Melatih Bella berjalan untuk waktu 5 menit Bella berjalan saya perlu waktu setengah jam untuk mempersiapkannya, belum lagi saya harus membungkuk, capek. Saya gak boleh nyerah, kalau bukan saya yang bantu dia disaat dia nyerah siapa lagi kalau bukan saya.
Ketika saya sudah set up satu2 saya harus berkomitmen. Misal, Bella hanya boleh menonton TV saat weekend durasi 1 atau 2 jam ya saya harus komitmen, atau Bella boleh mendengarkan lagu cuma vokal only ga boleh yang ada musicnya. Pokoknya saya ga boleh nyerah.

Intinya jangan mudah menyerah, sabar menikmati setiap prosesnya. Kalau kita jalani dan liat progres nya satu satu kita pasti akan lihat dan itu mengajarkan kita untuk lebih bersyukur atas setiap yang Allah berikan ke kita. Kita sebagai manusia yang sehat akan berkata "Ma syaa Allah ternyata nikmat yang Allah berikan ini sangat luar biasa." Kita nikmati proses tumbuh kembang anak juga kita belajar lagi mensyukuri apa yang telah Allah berikan. Kita yang punya mulut, kadang masih males buat senyum ketetangga, punya kaki tapi males melangkah ke masjid. Jadi ketika anak kita yang ga bisa jalan kita semangat latihan, dia harus latihan berdiri setengah jam ya kita bantu dia. Kita jadi banyak bersyukur, ya Allah kita tuh sehat, anak kita untuk berdiri aja harus banyak latihan, sedangkan kita yang sehat koq ke masjid aj males2an. Jadi memotivasi diri kita sendiri juga. Kita juga menikmati apa telah di berikan cuma terkadang kita lupa bersyukur.

*Pertanyaan ke* 6⃣
Assalamualaikum wr wb
MasyaAllah bu Ilona saya kagum dengan ibu πŸ’πŸ’. Mewek saya bacanya bu.
Ibu sebagai manusia kan ada kadang kala lelah, atau saat ibu sendiri kondisinya sedang tidak fit lalu bagaimana dengan Bella bu? Dan Bagaimana ibu mengelola sabar yang... spechless saya bu 😒 ?

•Lintang, Intensif 2, Tasikmalaya•

🌺 Jawaban:
Wa'alaikumsalam buLintang.. Ada disaat2 saya tidak fit, saya tetap harus ngurus Bella sama seperti ortu lainnya terutama yang ga punya ART. Ya Bismillah saja semoga Allah mudahkan, mungkin ketika saya drop aduh saya ga sanggup tapi kembali lagi saya lihat Bella. Kasian Bella main sendirian.. Yang akhirnya saya semangat walau harus memakai masker, sarung tangan seperti orang yang mau masuk ke ruang operasi πŸ˜… Yang penting anak saya tetap happy, ga merasa sendirian lagi. Saya juga mengkomunikasikan ke suami biasanya, ada saat dimana saya ga tidur berhari2, udah letih banget sedangkan saya tetap harus memantau Bella tiap harinya. Saya bilang ke suami mau istirahat dulu, saya tidur duluan nanti kalau tengah malam aku masih tidur, bangunkan saja, gantian lagi. Komunikasikan, kuncinya *IKHLAS* menjalankan semuanya, ga komplain ga menggerutu dengan ketetapan yang Allah berikan. In syaa Allah, Allah dengar doa kita, Allah teguhkan niat kita, Allah bantu mudahkan semuanya..

*Pertanyaan ke* 7⃣

Assalamu'alaikum bunda Ilona..
MasyaaLlah senang sekali bisa mengikuti kulwap bunda..
Bolehkah saya belajar dari bunda, bagaimana menata hati agar kuat dalam menghadapi perkataan negatif dari orang lain terkait kondisi buah hati kita?
Anak saya normal, hanya saja memiliki kecenderungan ke arah ADD (attention defisit disorder) karena sangat aktif, jadi sulit konsentrasi..
Melihat Bella sebenarnya saya malu bertanya seperti ini..
Tapi sungguh mengganjal di hati ketika orang lain mengatakan anak saya autis, butuh terapi, dll
Padahal setelah konseling ke psikolog dan dsa, anak saya normal..
Namun orang orang yg bukan ahli/pakar di bidang tersebut berani sekali mengecap seperti itu..
Hanya karena anak tersebut berbeda, langsung dikatain autis..
Padahal setiap anak itu unik kan ya dan memiliki kecerdasannya tersendiri..
JazakunnaLlahu khoir bunda dan juga adminah..
•Pipiet, Khadijah, Pekanbaru•

🌺 Jawaban:
Wa'alaikumsalam.. Ma syaa Allah Tabarakallah untuk ibu Pipit... Your not alone, banyak ortu di luar sana yang menghadapi persoalan yang seperti ibu alami termasuk saya sendiri, dimana ketika orang lain merasa lebih pintar dari dokter, lebih tau kondisi anak kita dibanding orang lain yang kadang bikin sedih.. Berdoa sama Allah semoga ibu bisa lebih sabar lagi, diberikan kesabaran yang luas. Yang bisa saya pesankan ke ibu, jangan hiraukan ketika ada orang yang mendiagnosa anak kita begini, anak kita begitu padahal kita tau anak kita gak seperti diagnosa yang orang lain sampaikan, ga usah di balas, ga usah dijawab. Saya sendiri kadang suka khilaf bu, kadang suka saya respon abis itu nyesel bukan main. Ya Allah kenapa saya jawab, kenapa saya bales, justru dengan saya bales bikin saya kesel, marah, sedih tapi kalau saya diamkan ya udah selesai. Jadi kalau next time ada lagi yang mendiagnosa anak ibu begini begitu, ada yang marah karena gak bisa meng-handle keaktifan anak ibu, jika pas moment yang tepat dijelaskan aja kondisi anak ibu gimana, anak saya memang aktif tapi bukan autis, ada kondisi lain namanya ADHD atau ADD yang dimana anak itu luar biasa aktifnya. Singkat saja menjelaskannya jika yang di ajak bicara paham ya sudah, jika tidak pun ya sudah jangan dilanjutkan karena kadang kalau bicara dengan orang yang gak paham mereka akan lebih hebat lagi menggurui kita bu, jadi diamkan saja dan kalau memang perlu minta maaf ya minta maaf aj bu. Jadi ga lebih lebar dan memperpanjang. Suami saya selalu ingatkan jika ada orang yang menggunjing kita biarkan saja itu mereka sedang mentransfer pahala ke kita. In syaa Allah, Allah sabarkan ibu..

*Pertanyaan ke* 8⃣

Assalamu'alaikum ibu ilona ....
Luar biasa, penuh inspirasi dan pembelajaran buat sy ttng sabar dan ikhlas ... Malu sy pun sdh tak bisa berkata lg, selain ibu ilona dn suami adlh orng tua yg luar biasa πŸ™ salam sayank untuk bella ... Pertanyaan sy bu ilona upaya2 apa yg dpt kita berikan ke ank sbgai upaya melatih kepercayadirian anak sejak dini ?? Terima kasih bunda 😘😘

•Mery, Kobar Aisyah, Tasikmalaya•

🌺 Jawaban:
Waalaikumsalam bu mery di tasikmalaya, upaya apa yg bisa kita lakukan atau yg bisa kita berikan ke anak supaya bisa mdlatih kepercayaan dirinya?
Sayapun masih belajar bu mery, saya masih belajar menerapkan itu ke anak saya bella untuk bisa menerima kondisi dia.
Ada satu moment ketika ada insident terjadi dengan mata bella, setelah dokter operasi, dia (bella) menghindari kaca, menghindari mirror..
Dia bilang "aku ga mau liat kaca.. "
kenapa? Kata saya..
Dia gak mau liat, dan kalau ada foto dia, dia ga mau liat, dia tutup bagian muka nya, saya sedih disitu, saya tau ini berat banget bagi dia.
Dan ketika kita pergi ke Mall dia selalu tutup muka nya pake canopy stroller..
Saya tanya : kenapa? Koq matanya di tutup? Nanti bella ga bisa liat lho..
Bella: Bella sedih..
Bunda : Bella sedih kenapa nak?
Bella : Tadi ada anak kecil, dia liat bella trus dia tunjuk tunjuk mata bella, trus dia ketawa dan make me sad (buat bella sedih)
Bunda : bella, when someone look at you (ketika ada orang yg liat kamu), itu bukan berarti melihat kamu ga baik.. mereka mungkin melihat "waah dia punya mata yang indah" they think that you have a beautifull eyes, they dont have a beautifull eyes like you ( dan gak semua orang punya mata indah kayak bella).
Mereka mau say hi.. tapi mereka ga tau caranya, mereka ketawa mungkin mereka lagi ngobrol, atau mereka lagi ingat sesuatu, tapi bukan ngetawain kamu..
Pernah suatu waktu kita ngunjungi anak teman yang baru lahir, dia makan lewat botol, bella cuma ngeliatin.. trus besokny dia bilang:
Bella : Bella sedih
Bunda : Bella sedih kenapa nak?
Bella : Bella pengen bisa makan lewat mulut tapi bella ga bisa makan lewat mulut..
Bunda : Gapapa nak, kita belajar ya.. kita belajar tiap hari, belajar pelan-pelan, nanti waktu saat bella siap bella pasti bisa.. yg penting sekarang bella sehat..
Dan itu menerapkannya, menjelaskannya seetiaap waktu, gak cuma sekali dua kali.. setiap waktu...
Ketika pergi ke tempat umum, anak saya lihat anak lainnya bisa lari lari, jalan jalan, dia cuma bisa duduk di kursi rodanya, ada rasa sedih mungkin dalam hatinya.. dia juga pengen bisa gitu..
saya tanya : kamu ngeliatin anak anak itu main kenapa?
Bella : mm, gapapa.. nanti bella mau lari lari juga..
Bunda : ooh.. Ayook kita lari sekarang.. saya dorong strollernya, jadi dia pura pura nya lari, tangannya di goyang-goyangin kakinya juga.. saya bilang "See.. kamu juga bisa lari..." cuma kamu larinya di kursi roda kamu. Gapapa kadang apa yg kita lihat itu ga sesuai dengan yg kita harapkan, kita harus coba sebisa kita..
Kalau saya pribadi saya coba jelaskan itu ke bella dengan cara dan bahasa yang mudah dia mengerti..
Dan so far Alhamdulillah saya liat kemajuan dari bella itu Maa syaa Allah, Allah beri kemudahan untuk bella untuk menerima kondisinya.. perlahan lahan butuh waktu, tapi In syaa Allah bisa asalkan kita (orangtuanya) juga bantu.. kita terangkan..
Kalau saya cuma bisa ingatkan, ketika kita berbicara dengan anak, jangan justru kitanya yang sedih.. kitanya harus yang semangat, kita siap untuk ngomong sama anak, untuk memastikan ke anak..
karena ada masanya kita pengen bilang "udah ga usah di fikirin.." , tapi anak itu cuma pengen kita kasih kalimat motivasi sebenarnya.. cuma mereka gak tau cara menyampaikan...
Ketika anak kita bilang : iya sedih soalny tadi di ketawain.. trus kita bilang ; udaah gak usah di fikirin, biarin aja, emang mereka kayak gitu..!
-> itu bukan kalimat yang pengen di dengar anak, anak pengen dengar "aku harus gimana menghadapinya kalau ada kayak gitu lagi"

*Pertanyaan ke* 9⃣

Assalamu'alaikum..
Bu.. ingin bertanya:
1. Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri anak yg lahir dgn ketidaksempurnaan tubuh atau cacat lahir?
2. Bagaimana menghindari mereka dr bully teman2 sekolah dan lingkungannya?
3. Bagaimana cara menjelaskan pada anak mengapa dia berbeda?

•Rahma, Kobar Khadijah, Banda Aceh•

🌺 Jawaban:
Wa'alaikumsalam buRahma..
Untuk pertanyaan pertama mirip sekali dengan pertanyaan sebelumnya ya bu..
1. Kita selalu ingatkan kepada anak untuk selalu bersyukur atas apapun itu kondisinya yang serba terbatas itu karena mungkin ada orang yang kondisinya lebih terbatas lagi.
Ketika anak bisa melakukan sesuatu dalam kondisi yang terbatas, kita upload, kita perlihatkan padanya.. Ma syaa Allah.. See.. Kamu bisa.. Kamu bersyukur.. Banyak orang lain yang kondisinya gak seberuntung kamu.. Jadi setiap waktu apapun yang anak lakukan, ingatkan ke anak kamu tuh bersyukur.. Ada orang yang gak bisa lakukan sama sekali. Selalu ingatkan ke anak seperti itu. Jadi dulu dulu tuh emang susah gimana caranya ngasih tau anak sekecil bella yang udah mengalami di bully. Mengapa mata saya seperti ini, kenapa saya gak bisa jalan dan segala macam. Saya jelaskan perlahan-lahan, dan selalu saya tambahkan ada anak yang gak bisa lakukan apapun, banyak orang yang pegang pinsil aj gak bisa, tapi Bella bisa mewarnai tuh udah luar biasa.. Kurang lebih begitu ya bu
2. Kalau anak itu di bully di sekolah, yang kita lakukan kita sampaikan ke pihak sekolah, wali kelasnya. Bella juga pernah di bully dan saya menyaksikannya, saya gak melakukan apapun karena disitu ada pihak guru dan mereka gak dengan tegas menegur anak yang membully Bella. Ketika esoknya saya bertemu dengan guru, saya pesankan ke gurunya tolong disampaikan ke teman2 dikelasnya bahwa Bella itu anak berkebutuhan khusus, next pas semester depan saya sudah pesan ke gurunya di parents metting.. Nanti sebelum Bella masuk sekolah pas hari pertama nya dia biasanya selalu belakangan masuknya, bisa tolong dijelaskan tidak ke teman2 nya di kelas kalau mereka akan punya teman yang berkebutuhan khusus namanya Bella. Dia pakai ini, itu dan segala macam dan dia juga punya kursi roda dan dia juga punya walker yang membantu dia untuk jalan. Dan kita cuma pesankan begitu apa yang mau kita sampaikan, yang kita mau dan harapan dari guru untuk bisa menjaga anak kita.. So far.. Itu yang dilakukan guru2nya alhamdulillah dihari pertama sekolah, walau dihari pertama sekolah agak rush tapi di hari kedua dan selanjutnya teman2nya bisa menerima kondisinya dan gak ada lagi yang membully nya dikelas karena sudah dijelaskan sebelumnya. Justru mereka melihat Bella tuh cool banget, karena dia punya walker dan mereka gak punya, malah mereka ingin punya seperti Bella πŸ˜… Teman2nya ketika melihat Bella, woww itu Bella.. Itu Bella.. Justru mereka menunggu kehadiran Bella. Itu yang bisa saya sampaikan untuk urusan sekolah
3. Kurang lebih mirip dengan no 8 ya bu.. Sampaikan ke anak, kita lahir kedunia dengan berbeda2, tidak ada orang yang sempurna, semua orang punya kelebihan dan kekurangan. Ketika anak menanyakan kekurangannya ke kita, kamu mungkin ga bisa jalan tapi ada orang yang tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali. Kalau sedang berjalan dengan walker.. Ayo jalan terus jalan.. Kamu pasti bisa.. Ketika dia mempertanyakan ini itu, saya cuma bisa jelaskan ke Bella, ada orang yg gak bisa melihat sama sekali alhamdulillah Bella bisa melihat, berdoa sama Allah, Allah kasih kesempatan Bella walau tidak sesempurna orang lain dengan bahasanya anak2. In sya Allah terjawab ya bu

*Pertanyaan ke* πŸ”Ÿ

Assalamu'alaikum..
Apa yang selalu menjadi motivasi bunda bella hingga menjadi ibu yang tangguh buat Bella?

•Faza, Kobar Khadijah, Riau•

🌺 Jawaban:
Wa'alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh ibu Faza di Riau, Masyaallah tabarakallahu
Menjadi motivasi saya untuk bisa tangguh untuk Bella.
Saya selalu mikir gini, sy ga boleh nyerah, anak sy aja ga mau nyerah, dia sdh dioperasi puluhan kali, sy mau nyerah, mau blg cape ini itu segala macam, anak saya aja buat hidup, buat bisa bernafas, perjuangannya luar biasa banget. Trus saya yg dikasih sehat kaya gini ga mau bantu. Sy yg dikasih sehat gini justru males2an, saya selalu ingat-ingat lagi apa yg bella sdh jalani diusia nya yg sekecil ini. Apa sj yg harus dia lewati kalo sy  ingat itu sy termotivasi lg, sy ga boleh nyerah. Klo ada org yg blg ini-itu yg ga enak,  sy biarin aja, sy yakin Allah tdk pernah tidur, Allah tidak akan diam melihat ummatnya dizholimi.
Sy cuma ingin bella itu bahagia,  jd apapun klo ada rasa males, klo misal cuacanya enak buat santai-santai.. ga..ga..ga. Ga boleh, anak sy hrs distander, kadang pas lg cape tp ini waktunya Bella untuk pake stander. Kadang ayahnya pulang kerja, cape, tp Bella blm latihan jalan hari itu, tp ini waktunya Bella pakai stander. Kadang Bella ingin ke mall. Kita sering bawa Bella ke Mall tp bukan untuk shopping, tp supaya Bella bisa latihan berjalan. Krn kondisi di rumah sy memang ga memungkinkan utk bella pake alat bantu jalan.  Krn karpet semua diseluruh ruangan. Dan klo di mall Bellla bisa lari,  ketemu anak yg kecil lain deket dia, atau anak kecil lain lg jalan atau orang lain itu bs memotivasi dia untuk jalan terus.  Kadang ayahnya cape,  saya jg cape, tp inget lg,  ooh anaknya mau jalan,  ya udah yok kita temani.  Jd kita selalu inget, oo iya kita memang capek tp anak si kecil ini mau jalan, mgkn dia kepala nya sakit, nafasnya udah ga enak, tp dia mau latihan. Masa kitanya ga mau. Sy selalu sm suami, kita hrs bersyukur punya anak yg menjalani hari-harinya dgn kesabaran, dengan keterbatasanya,  let's do it, jgn menyerah. Begitu lah kira-kira

*Pertanyaan ke* 1⃣1⃣

Assalamualaikum bu,
perkenalkan sy ibu fitri, ibunda Aisyah, Asal Magelang Jawa Tengah. Putri sy didiagnosa ASD sejak usia 2 tahun dan skrg usianya 2,5 tahun. saya ingin bertanya kpd bunda Bella yang begitu luar biasa sabarnya dalam mengasuh putrinya.
Bagaimana kiat agar kita diberikan rasa syukur dan sabar yang lebih dalam mengasuh anak istimewa yg dititipkan Allah sama kita. karena kadang kali kita sebagai manusia biasa ada rasa lelah dan capek, kadang untuk me time pun tidak ada. mohon diberikan pencerahan, agar kedepannya bisa lebih baik dalam mengasuh dan menjaga putri saya. Terima kasih..

🌺 Jawaban:
Wa'alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh, ibu fitri,  bunda aisyah menurut sy kuncinya 1, ikhlas dulu,  karena klau sudah ikhlas menjalani semuanya, sabar dan yg lain itu datang berbarengan.
Ketika kita sdh ikhlas dgn apa yg allah sdh berikan,  baik itu nikmat/ujian/cobaaan, dan kita terus berdoa kepada Allah, semoga Allah mudahkan, semoga Allah luaskan sabar kita,  insyaAllah semuanya diberi kemudahan sama Allah untuk menjalaninya. Pasti ada momen-momen dimana kita sdh cape, lelah,  mengantuk, semua itu manusiawi karena kita manusia, berdoa terus sama Allah dan istighfar sama Allah,  ya Allah capek, sabarkan ya Allah, kuatkan sy.  Sy pun mengalami itu, klo lagi berat banget, ga tau lagi gimana ngumpulin tenaga. Kalo ada suami di rumah, saya bilang sama suami tolong bantuin dulu, handle Bella. Sy istirahat dulu sebentar ya, nanti klo misal sy udah enakan, sy handle bella lagi,  atau klo sy sdh cape banget dan sy ngantuk bgt, sy blg sy tdr lbh awal yaa,  nti  bangunin saya dan kita gantian. Jd suami sgt membantu sekali, sy dan suami komunikasikan setiap waktu hal-hal begitu.  Kuncinya cuma ikhlas,  tidak mengeluh, jalani semuanya sesuai yg sdh allah tetapkan.  InsyaAllah allah mudahkan dan minta diluaskan sabarnya klo kondisi ibu mmg memiliki anak berkebutuhan khusus

*Pertanyaan ke* 1⃣2⃣

1. Bagaimana diagnosa awal sakit yg diderita Bella? Apakah sejak begitu lahir sdh terlihat tanda2nya, atau sebelumnya lahir dgn normal dan sehat?
2. Apakah ada faktor external yg ikut andil atas sakitnya Bella... misal virus dll..
3. Selama sakit apakah Bella tetap melakukan vaksin?

•Ummu Ghaida, Non Member, Serang Banten•

🌺 Jawaban:
Wa'alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh ummu Ghaida di serang banten
1. Sewaktu kehamilan dokter ga bs mendeteksi sindrom Bella. Jd sindrome bella ini mmg bnr2 gennya bermutasi

2. Memang tdk ada andil dr makanan, virus dsb. Ketika sy mempertanyakan kondisi Bella pun sy baru bisa memahami stlh sy melahirkan dan butuh waktu 3-4 mgu utk dokter menetapkan sindromnya, jd hrs tes dna dan segala macam dulu. Wkt hamil ga ketauan, cuma wkt sy hamil 7-8bln, sy lupa waktu itu 4D atau apa sih, dokter blg kemungkinan anak sy down syndrome,  kemungkinannya 50/50 jd bkn 100% trus sy kaget dan sy nanya apa yg mengindikasikan anak sy down syndrome. Trus dan kt dokternya iya krn kondisi anaknya kecil, dsb, dan diblkg layarnya tebal. Trus sy blg oooh ya uda gpp. Wkt bella lahir ternyata bukan down syndrome sama sekali, justru sgt jauh dari down syndrome dan lebih parah. Itu butuh waktu dan bbrp tes utk meyakini syndrome apa yg Bella miliki, krn syndrome bella itu sgt mirip crouzon dan apert syndrome.

3. Iya Bella tetap vaksin. Krn bella waktu di nicu itu sampai berbulan2, jd saat vaksin itu di nicu.  Dan saya, kondisi sy, jd apapun yg bisa menyelamatkan Bella ya uda gpp..

*Pertanyaan ke* 1⃣3⃣

Bunda Bella.. Bagaimana menghadapi ananda Bella saat baru dilahirkan. Atau bunda Bella sudah menyiapkan mental krn sdh diketahui penyakitnya saat dlm kandungan?

•Sulis - Kobar Khadijah•

🌺 Jawaban:
Assalamu'alaikum ibu Sulis.. Pada saat saya hamil dokter belum mendiagnosa atau terdiagnosa kondisi syndrome nya Bella. Seperti diawal yang sudah saya sampaikan waktu usia mendekati 8 bulan, saya diberitahu dokter bahwa anak saya terkena Down Syndrome. 50 : 50 . Tapi sebelum saya tau pun, apapun kondisinya. Ketika saya hamil, saya berdoa kepada Allah untuk menguatkan diri saya sendiri "Ya Allah berikan saya anak yang sempurna di mataMu, berikan saya kesabaran, keikhlasan dan kekuatan untuk mengurus buah hati saya kelak" itu doa yang selalu saya sampaikan ke Allah. Jadi dengan begitu saya siap jika memang suatu saat Allah berkehendak anak saya lahir dengan kebutuhan khusus atau lain sebagainya.
Ketika anak saya berbeda secara fisik saat baru melahirkan, "Ya Allah semoga saya kuat, sabar, kuatkan saya secara fisik dan mental, sabarkan saya, ikhlaskan saya ya Allah" itu saja yang selalu saya tanamkan ke diri saya setiap waktu dan setiap saat.

*Pertanyaan ke* 1⃣4⃣

Malam bu, sy mau tanya utk bunda bella jika masih ada kesempatan
Td bunda blg ada goals harian utk bella, nah target itu apa harus selalu terpenuhi setiap harinya atau gimana? Dan bunda membuat rencana/susunan target tsb berdasar apa aja. Semoga bs dipahami ya bun. Terimakasih

🌺 Jawaban:
Iya ibu, saya ada kegiatan yang saya lakukan sama Bella setiap hari dirumah. Dan untuk sekolah Bella ada goals yang harus dicapai setiap semesternya.

*Moderator*

Bunda bella.. this is the last question from me..
How about your husband? Ketika mengetahui kondisi bella? Apakah Ayah bella sama seperti Bunda Bella?

🌺 Jawaban:
Kebetulan belum pernah ada yang menanyakan, jadi saya suka pertanyaannya, waktu saya baru melahirkan Bella, saya cuma melihat Bella 5menit, setelah suami Azan, langsung di Ambil lagi sama Nurse nya karena kondisinya sangat Kritis, dia ga bisa bernafas sama sekali, yang saya ingat waktu itu dari bayi saya, saya cuma liat kondisi matanya yang berbeda, kulitnya putih bibirnya merah dan dia mungil, cuma itu yang saya ingat, sampai saya bisa ketemu lagi 4hari kemudian, disitu saya baru bisa melihat dengan jelas, itupun muka nya ditutup dengan suster, supaya saya gak shock kayaknya. Waktu suster ambil bella dari suami saya. Saya ingat semua langsung sibuk kayak panik gitu, dokter ngomong ke suami saya, anak kamu akan di transfer ke rumahsakit saint louis waktu itu saya masih tinggal di ilnouis, karena nicu di rumahsakit itu gak punya mesin mesin yang di butuhkan oleh anak saya. Trus saya dengar dokter bilang; ohya sebentar lagi kurang dari 20 menit, kurang dari stgh jam anak kamu akan di transfer pake helikopter kerumahsakit di kota yang lain, cuma itu yang saya ingat, karena saya masih kondisi belum sadar, saya liat suami saya nangis, trus dia dia cuma bisikan ke saya; “Anak kita Cantik, kamu jangan khawatir apa-apa”. Saya bingung, karena kondisi saya masih belum fully awake , saya awake cuma ga sadar kan, krn efek obat dan segala macam, saya cuma bingung gitu, kamu kenapa nangis? Kata saya, enggak, saya nangis karena saya bahagia, anaknya lucu banget, anaknya cantik, kata suami saya.
Ketika saya udah sadar, saya justru amaze gitu karena saya fikir suami saya akan terpukul kalau liat kondisi anak kayak gitu, tapi saya ingat banget, justru dia seneng, dia gendong dan bilang, anak kita cantik banget, dia bilang dia terimakasih sama saya uda kasih buah hati secantik itu. Sampe besok lusanya, tiba hari suami saya mau jenguk bella ke rumahsakit di nicu di Luar kota. Suami saya tuh uda bingung mau pake baju apa, kayak orang mau ngedate, lagi di rumahsakit kan? Kata saya, trus dia bilang; aku nanti mau pulang dulu ke rumah ya..?, Mau ngapain? Kan di rumahsakit uda bawa pakaian.. kata saya..
Kata dia; Aku mau pake baju rapi..
Kata saya: Mau ke rumahsakitkan nanti? Kan uda bawa baju..
Trus kata suami: Aku tuh kok Nervous ya..kayak orang mau ngedate..
Kata saya: Mau ngedate? Maksudnya kan mau liat babynya kan?
Kata suami: Iyaa.. aku tu kayak laki-laki mau ngedate, mau ketemu sama perempuan...
Dan dia (suami saya) panik, dia itu bingung mau pake baju apa, trus dia bingung mau pake farfum apa..
trus saya bilang; jangan pake farfum, takutnya gak boleh ...
kata suami: Oh yaya...
Trus dia bingung, dia bingung mau pake baju apa? pake sepatu apa.. sanking excitednya mau ketemu baby nya dia untuk yang kedua kali, dia pengen terlihat yang terbaik untuk bayi nya...
Dan setiap saat, setiap waktu suami saya juga selalu ngobrol, saya selalu dengar dia ngobrol sama bella,
dia bilang; Bella...Terimakasih ya Nak.. uda pilih Ayah sama Bunda untuk jadi orangtua Kamu.. padahal banyak orangtua diluar sana yang jauh lebih baik dari kita berdua, tapi bella pilih ayah sama bunda. Terimakasih ya nak...
Dan dari awal sampai sekarang saya selalu dengar suami saya ngomong kayak gitu kalau lagi berdua sama Bella..

*Moderator*

Bella lahir nya di amerika? Bunda dan ayah bella memang stay disana kah bund? Jdi kepo terusan nih hehe

🌺 Jawaban:
Iya Bella lahir di Amerika kebetulan 2 tahun sebelum itu saya sudah di Amerika.
Memang awalnya udah stay di sini, alhamdulillah saya sudah 7 tahun dan suami sudah 13 tahun. Awalnya memang sekolah, ditengah sekolah saya hamil dan memutuskan untuk berhenti sekolah.

πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’žπŸ’πŸ’ž

πŸŽ™ *Moderator*

Baik bunda bella, sampailah kita di akhir Kulwap.. Tiada kata yang dapat kami ungkapkan betapa kami sangat salut dan kagum kepada bunda bella.. doa tulus dari kami ibu ibu kobar utk bunda dan keluarga.. semoga selalu dalam lindungan Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰ . Bella di beri kesehatan dan usia yang berkah.

Jazaakillah khairan atas setiap ilmu nya yang di berikan kepada kami.. Allah sebaik baik pembalas.

Sebelum menutup dengan doa kafaratul majelis, adakah sedikit pesan yang ingin di sampaikan kepada kami Bunda?

🎀 *Bunda Bella*

Maa syaa Allah TaabaarakaAllah ❤❤ Jazakillah khair saya diberi kesempatan untuk berbagi dgn ibu-ibu sholeha di Kulwap Kobar hari ini. Mohon maaf jika ada yg salah atau kurang tepat dalam cara saya menyampaikan dan menjawab pertanyaan dari ibu-ibu semua. Kekurangan hanya milik saya, kesempurnaan milik Allah Azza Wa Jallaa. InsyaaAllah ada cerita kehidupan yg bisa saya bagikan disini dibalik apa yg ibu-ibu pernah lihat dari foto2 yg saya post di media sosial saya. Semoga Allah Azza Wa Jallaa berikan kita semua nikmat sehat, InsyaaAllah.

πŸŽ™ *Moderator*

Baik lah saya menutup majelis ilmu ini dengan sama sama kita baca dia kafaratul majelis ya bu ibu...

_Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa’atubu ilaik_

_(Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih)_

Bunda bella, Please give my regards to bella and greetings also from mothers KOBAR in Indonesia ..

Hi Bella...πŸ€—
You are sooo beautiful Maa Shaa Allah!, And you have lovely parents as well. We Hope you both always in good condition and cheers up. You are a very strong, beautiful soul.
Bella is such a strong powerful girl.. Much love to Bella πŸ’–
Barakallah Bella, you have great and parents who love you unconditionally. Please pray for them, ask ALLAH to bless your Mom and Dad and you will be blessed also.
Nice to know you Bella...😚

🎀 *Bunda Bella*

Allahu yaa Hafizz ibu-ibu sholeha, Ja Zaana Waiyaakuum Aamiinn InsyaaAllah ☺warm regards from us.

*_Bukan kita yang menentukan apa yang baik untuk kita._*
*_Tapi Allah yang paling tau hal yang terbaik menurut Nya._*

πŸŽ™ *Moderator*

Terima kasih untuk semua Ibu Ibu Pembelajar, sudah berkenan meluangkan waktu nya utk mengikuti kulwap KOBAR yang ke 22. Semoga setiap ilmu yang di dapat bermamfaat buat diri sendiri, dan keluarga.. mengambil ibrah dari setiap pengalaman orang lain untuk memotivasi diri menjadi lebih baik.

Ikhlas, Ikhlas, Sabar dan yang lain akan mengikuti..

Berdamai dengan takdir Allah, husnudzhon, karena apa apa yang Allah kehendaki pasti akan terjadi. Dan begitupun sebaliknya.

Barakallahufikuum ibu ibu shaliha semuanya.

In syaa Allah sampai bertemu di KULWAP KOBAR berikutnya..

Wasalam

πŸ’– *Komunitas Ibu Belajar* πŸ’–


*_Bersama Berilmu Meraih Jannah_*

0 comments:

Posting Komentar