31/08/17

Kulwap Parenting KOBAR ke 19

Bismillahirrahmanirrahim

πŸŽ€ *Resume Kulwap Parenting KOBAR ke 19* πŸŽ€
{ _Komunitas Ibu Belajar_ }

πŸ“… Rabu, 23 Agustus 2017
⏰ 14.00 WIB - Selesai

Tema: *Manajement Stress pada Anak dan Remaja*

Nara Sumber: *Yirawati. Psikolog*

Profil Nara Sumber:

πŸ‚ Nama lengkap Yirawati, S.Psi. Psikolog
πŸ‚ Nama Panggilan Ira
πŸ‚ TTL : Bondowoso 17 Juli
πŸ‚ Nama Suami Ali Supriantono, ST
πŸ‚ Ibu dari 1 putri dan 2 putra
πŸ‚ Pendidikan terakhir Program Profesi psikologi Untag Surabaya.

Pengalaman profesi:
1. Konsultan psikologi biro citra anda 1998 - 2002

2. Dosen Psikologi Univ. 45 Sby. 2002 - 2008

3. Konsultan swasta utk Diklat Prop. 2001 - 2004

5. Team Asessor  Telkomsel 2002 - 2004

4. Konsultan Psikologi PT People Development Surabaya 2008 - 2011 untuk PT Ajinomoto Indonesia dan Askes Indonesia

5. Konsultan Psikologi LPIT At Taqwa Surabaya divisi anak khusus serta di beberapa sekolah swasta di Surabaya mulai 2011 - sekarang

6. Owner KB/RA Nairdza Menganti Gresik

7. Pemateri dalam Parenting dan training pendidikan disekolah dan instansi swasta serta pengisi Artikel psikologi di Tabloid Nurani dan Narsum Mozaik Radio Suara Muslim FM ( Sham FM )  surabaya

8. Praktisi Neuroparenting untuk seminar dan konseling

Hobi  : Berkebun, Membaca buku, dan mengajar

🌹Moto : Menjadi Istri, ibu dan muslimah yang disayang keluarga dan Allah

Moderator: *Cut Rafiqa Majid*
Co-Moderator: *Welly Suardi*
Notulen: *Hasfiani*
                *Sambadra Dara*

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

πŸŽ™ *Moderator*

Bismillah..
Assalamu'alaikum bunda Ira
Ahlan wa sahlan di Grup Kulwap KOBAR..
Gimana kabar nya Bunda ira?

❤ *Bunda Ira*

Waalaikumsalam wr.wb.
Alhamdulillah sehat dan  baik.

πŸŽ™ *Moderator*

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Alhamdulillaahi rabbil ‘alamiin, wassalaatu wassalaamu’alaa asrafil anbiyaa ii wal mursaliin Muhammadin, wa’ala alihi wa'ashahbihi ajma’in,

Rabbis shrahli shodri wa ya shirli amri wahlul uqdatammil lisaani yafkahu kauli, amma ba’du.

Sebelum nya , perkenalkan saya Cut Rafiqa Majid, Moderator pada hari ini
Sebelumnya Co.moderator bu welly suardi telah bertugas membagikan materi dan menampung pertanyaan, dan nanti setelah kulwap selesai akan kita bagikan resume yang akan di kerjakan oleh peresume handal kita bu hasfiani. Jazaakunnallah khairan.

Yang saya hormati Narasumber yang telah hadir pada siang hari ini untuk berbagi ilmu bersama kami disini.. Bunda Ira Wati.

Yang saya cintai dan saya sayangi para ibu dan untuk calon ibu yang yang sudi kira nya meluangkan waktu untuk ikut belajar bersama di dalam Kuliah Whatsaap (KulWap) KoBar ini, semoga Rahmat tercurah kepada kita semua,

Puji syukur Al-hamdulillah marilah kita senantiasa panjatkan kehadirat Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰
Atas limpahan Rahmat, Taufiq, Hidayah dan Inayyah-Nya pada kita semua,
Yang mana sampai saat ini kita masih diberikan Iman, Islam dan kesehatan,
sehingga pada hari hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam Majelis yang mudah mudahan di Ridhai Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰

Sholawat dan Salam, semoga Allah senantiasa mencurahkan pada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω…    , beserta Keluarga dan Para Sahabatnya, dan orang orang istiqamah berjuang dan mengikuti sunnah Rasulullah hingga akhir zaman.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

     πŸ“šπŸ“š *Materi* πŸ“šπŸ“š

Assalamualaikum wr.wb.

Alhamdulillah hari ini diberi kesempatan Allah bisa berbagi dengan komunitas ibu2 hebat yaitu ibu pembelajar yang bersedia untuk berjibaku dan bekerja keras serta cerdas dan ikhlas untuk mendidik generasi yang lebih baik. Tak lupa Shalawat dan salam selalu tercurahkan untuk Rasullulah tercinta Nabi Muhammad SAW.

Materi kita hari ini adalah tentang managemen stres pada anak dan remaja.

Apa itu Stress ❓
Teori tentang stress banyak sekali disampaikan oleh para pakar namun saya coba definisikan dari beberapa sumber ya bunda hebat 😘

Stress adalah suatu kondisi gangguan emosi dari individu yang mengalami tekanan baik itu fisik maupun psikis dari lingkungannya akibat adanya tuntutan baik dari dalam dirinya sendiri maupun lingkungannya.

Stress bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja,  namun yang berbeda adalah persepsi dan respons dari masing masing kita terhadap stress itu sendiri.
Dan kondisi ini dipengaruhi oleh keyakinan, norma, pola hidup, faktor lingkungan, struktur dan fungsi keluarga,  pengalaman masa lalu dan mekanisme koping.

Stress itu sendiri bisa dibagi mulai dari stress normal, ringan, sedang, berat  hingga sangat berat.

Karena stress bisa terjadi pada siapa saja maka pertanyaannya apakah anak bisa stress ❓
Kan anak belum bekerja dan juga belum dibebani pikiran macam macam. Itu biasanya jawaban dari orang dewasa di sekitar kita.
Penelitian terbaru menyatakan bahwa 1 dari 10 anak berusia 5-16 tahun mengalami gangguan kesehatan mental seperti stress, cemas berlebihan, dan depresi. Satu dari tiga anak yang mengalami kondisi tersebut juga dilaporkan mengalami gejala yang semakin parah.

Pada materi ini saya khususkan manajemen stress pada anak usia dini dulu ya bunda

*Penyebab stres anak*

Stres pada anak dapat terjadi pada berbagai usia, bahkan sejak usia dini, sejak dalam kandungan. Bila ibu yang mengandung mengalami stres, janin yang ada dalam kandungan juga akan merasakannya. Detak jantung janin menjadi tidak teratur, sehingga persediaan oksigen dan sari makanan berkurang.

Sedangkan penyebab stres sendiri terbagi menjadi
1. Pola asuh ortu yang salah
2. Lingkungan keluarga
3. Lingkungan sosial ( sekolah dan teman sebaya )
4. Kurang tidur
5. Nutrisi buruk

Gejala stres dibedakan menjadi 2 yaitu

*Gejala Psikologis*
🌸 Sering menangis, senang menyendiri, rewel, tidak mau berangkat ke sekolah atau suatu tempat
🌸 Membuat kenakalan di sekolah atau di lingkungan tempat bermainnya, penurunan nilai sekolah, tidak patuh.
🌸 Perubahan perilaku lebih agresif, lebih mudah marah dari biasanya
🌸 Ketakutan, sensitifitas terhadap suara keras, hilang minat dalam bermain,
🌸 Cenderung mengembangkan kebiasaan mengupil, bermain dengan rambut atau mengisap jempol

*Gejala  fisik*
🌸 Merasa pusing, mual, diare, gangguan tidur, kelelahan dan masalah buang air, asma yang kambuh dan penyakit kulit, nyeri pada perut dan otot.

Lalu bagaimana untuk mengatasi stress ❓
Nah disinilah kita mengenalnya dengan istilah *management stress* yaitu suatu kemampuan individu untuk mengelola stress dalam kehidupannya  agar tidak berbahaya dan mengancam dirinya sendiri.

*Untuk anak2 manajemen stres itu berfungsi*
1.  Agar mereka dapat menenangkan diri sehingga dapat mengendalikan emosinya
2. Membantu mereka mencari solusi dari persoalan yang dihadapi.

Otomatis karena masih anak2 maka peran orang dewasa sangat dibutuhkan untuk membantu mereka, karena minimnya pengalaman dan belum optimalnya kapasitas otak mereka. 😊

Kemudian management stress untuk anak itu apa saja
🌹 Perbaiki pola asuh dengan bonding yang lebih baik dan buat komunikasi terbuka serta hindari kritikan
🌹Beri waktu yang cukup
🌹 Jangan buat tuntutan yang berlebihan
🌹Bentuk anak menjadi mandiri dan beri ruang ekspresi yang wajar untuk anak
🌹Beri contoh atau keteladanan
🌹Ajarkan relaxaxi pada anak
🌹Batasi technologi
🌹Beri makanan sehat dan tidur yang cukup
🌹Minta bantuan pada ahlinya

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

          *Sesi Tanya Jawab*

*Pertanyaan ke 1*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum*
*Halo Bu Ira yang baik.*
*Harits 8y anaknya sangat mudah menangis. Dari kecil gitu, klo jatuh atau terluka dia gak nangis. Tapi saat dilarang mudah sekali menangis. Perasaannya sensitif ya klo begini?*

*Nah pada saat dia begitu baiknya kita tinggalkan di ruang terpisah atau kita dampingi sampai anak lega?*
*_(Fetania, Bogor)_*

 πŸ’ _Wa'alaikumsalam bunda Fetania_
_Melarangnya bagaimana bun??😊_
_Bisa saja anak sensitif, bisa saja dia terganggu dan tidak suka atau bahkan marah karena kemauannya dilarang._

_Kebutuhan semua anak pada dasarnya adalah melakukan eksplorasi karena kebutuhan rasa ingin tahunya (curiosity) yg luar biasa, dan ini adalah modal yang diberikan Allah SWT untuk tiap manusia agar mereka belajar tentang segala hal._

_Disini saat ibu memberi larangan maka ibu harus perhatikan :_

🌺 _1. Larangan yg diberikan itu untuk yg pertama kali di satu kasus atau berulangkali utk kasus yg sama. Kalau kasusnya sama dan berulang2 berarti anak cari perhatian, berarti disini kita beristighfar ya bunda karena itu ujian kesabaran kita 😊. Tapi kalau dia pertama kali melakukan itu berarti ada kebutuhan eksplorasi curiositynya._

🌺 _2. Cara melarang itu memperhatikan tipikal anaknya bunda apakah dia tipe yg perlu tegas, lemah lembut atau tengah2. Jangan sampai salah perlakuan karena nanti muncul reaksi yg tdk kita harapkan._

🌺 _3. Perhatikan pemilihan kata saat melarang tidak perlu panjang tapi singkat dan jelas serta berikan alasan kenapa dia tidak boleh melakukan hal tersebut._

🌺 _4. Perhatikan usia anak._ _Ingat 3 tahap usia pengasuhan dari Sayyidina Ali. Karena ananda sudah berusia 8 th maka perlakukan dia sebagai tawanan. Dan sebagai tawanan maka beri dia sanksi atau hukuman yang sifatnya mendidik untuk mendisiplinkan anak._

🌺 _5. Bunda dan seisi rumah harus tegas dan konsisten terhadap aturan dan larangan buat ananda. Biasanya kalau kita suka merasa ga tega ya bun,  tapi teruslah berpikir bahwa anak diusia ini harus paham akan adab dan etiket.  Dan benar itu butuh perjuangan ya bun. Akan tetapi anak diusia ini haruslah dipaksa untuk bisa menerima otoritas dari siapapun asal itu benar. Hal ini agar dia kelak mampu menghormati dan menghargai siapapun yang akan berhablum minannas dengannya bahkan terhadap lawannya sekalipun._

🌺 _6. Kembangkan komunikasi terbuka setiap saat dengan anak dan nasehat itu tetap kita berikan padanya terutama saat anak habis makan, sedang bepergian dengan anak (musafir), saat anak sakit dan juga saat mau tidur. Sampaikan pula permintaan maaf bunda atas perbuatan kita yang mungkin tidak membuatnya nyaman dan sampaikan alasannya._

_Saat Harits nangis coba ditanya "kenapa harus nangis?"_

_Pancing agar anak ngomong,  lalu bilang "Sebenarnya tidak perlu nangis kalau merasa tidak suka dengan yg disampaikan dan juga tdk ada anggota tubuh yang sakit kan? Harits anak laki2 harus tangguh, boleh nangis tapi tidak setiap saat, apalagi kalau dinasehatin sebab Harits melanggar aturan jadi ga perlu nangis"._

_Bunda disini coba menggali perasaan ananda ya apakah marah, sedih atau kecewa (pastikah anak sudah terlatih mengenal emosinya). Kalau anak sudah bisa melabel emosinya maka latih untuk memberikan level pada emosinya dari 1-10. Ini perlu latihan intensif mama dan saat anak merasa marah, kesal, sedih dan jengkel atau perasaan tdk nyaman lainnya minta anak untuk hirup udara dalam2 tahan di perut dan hembuskan lewat mulut berulangkali sampai dia agak tenang. Bunda pasti bilang sulit, iya pastinya dan karena itu butuh latihan intensif dan kesabaran mendampingi 😊._

_Kalau dia nangis harus didampingi atau ditinggal kita liat sikonnya ya bunda dan bunda yg tahu tipikal ananda tapi sebagai langkah awal tindakan apapun yang akan bunda lakukan. Ajari anak untuk melabel emosi dan menenangkan diri dulu kemudian kita tanya dia butuh bantuan atau tidak. Karena salah satu prinsip pengasuhan pada anak adalah, anak butuh pengawasan dan arahan bantuan dari orang dewasa disekitarnya sebab kapasitas otak mereka belum berkembang optimal untuk mengatasi masalah secara mandiri._

πŸ’Œ *Cukup jelas dengan jawaban Bu Ira. Saya garis bawahi anak cari perhatian dan sanksi.*

*Padahal rule saya sudah jelas untuk Harits. Tapi dia masih usaha ya menggoyang peraturan yang udah kami sepakati bersama?*.

πŸ’ _Itulah bunda hebatnya anak. Dan sikap teguh pendiriannya dia itu adalah fitrah. Dan disini tugas ortu meluruskan mana yg boleh mana yg tidak. Kalau anak tdk teguh pendirian pasti dia akan mudah menyerah dan gampang putus asa saat belajar. Karena itu kadangkala kita menganggap anak ngeyel saat ingin melakukan sesuatu padahal itu proses belajarnya._

πŸ’Œ *Ah MasyaAllah saya sangat takut Harits masih haus akan perhatian saya. Jadi saya fikir haruskah didampingi saat harits menangis sedih atau marah??.*

πŸ’ _Liat sikon ya Bun utk didampingi atau tdk, karena kadang2 anak butuh proses untuk dibiarkan mandiri mengatasi kesulitannya._

πŸ’Œ *Menanggapi tentang ini bu Ira. Kapan anak di biarkan sendiri dlm menyelesaikan masalahnya dan kapan hrs didampingi Bu??*

πŸ’ _Selama kondisi disekitar anak aman dan anak sudah terlatih untuk mengelola emosinya secara sederhana maka boleh kita tinggal. Tapi disini ninggalnya dengan catatan tetap dalam pengawasan dan kontrol kita ya bun bukan ditinggal sendiri. Jadi bunda bisa nentuin posisi aman dimana anak masih terpantau._

_Nah bagaimana mengajari anak mengelola emosi dibaca lagi penjelasan saya sebelumnya._

πŸ’Œ *Terkait ngeyelan, apakah hal itu sekedar eksplorasi saat belajar, atau kalau ada istilah ngeyelan itu turunan, bagaimana bunda Ira?.*

πŸ’ _Ngeyel itu kalau di anak2 adalah kebutuhan curiosity (rasa ingin tahu Bu). Kalau ngeyel diatas usia 15 tahun yaitu masa taklif berarti keras kepala πŸ˜„._

_Kalaupun terjadi sampai dewasa berarti bermasalah pada kemampuan fleksibelitas pikir dan sikapnya untuk menerima saran, ilmu dan nasihat dari orang lain._

_Jadi disini jangan disangkut pautkan sama keturunan ya Bu sebab sebenarnya lebih kepada pola asuh di awal masa2 pertumbuhan dan perkembangan._

_Jadi yg berkembang selama ini di masyarakat adalah ngeyel turunan πŸ˜… Itu adalah rasionalisasi terhadap orang2 yg keras kepala._

*Pertanyaan ke 2*

πŸ’Œ *Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh Bu Ira*
*🌷1. Bagaimana cara mengetahui sumber stres anak?*
*🌷2. Bentuk relaksasi yang cocok untuk anak itu apa saja?*
_*(Mimin Rukmini, Rancaekek Bandung)*_

πŸ’ _Waalaikumsalam Bunda Mimin._
_🌹1. Cara termudah bertanya langsung pada anak, atau kepada orang2 yg ada disekitar anak baik itu saudara, teman maupun guru kalau anak bersekolah. Saat berdua dengan anak coba bertanya pada anak tentang hal yang disukai atau tidak, atau minta anak bercerita kegiatannya dan perhatikan dengan baik setiap cerita anak untuk menemukan hal2 yang membuatnya tidak nyaman._

_Memperhatikan dengan seksama perubahan mood anak itu terjadi saat apa, kapan, bagaimana dan kenapa. Disini memang harus siap jadi detektif bun dan itu butuh kejelian dan kesabaran._

_Meminta anak menuliskan atau menggambarkan perasaannya kalau dia sudah mampu ya bun untuk hal ini._

_Memperhatikan pola tidur dan nutrisi makanannya._

_🌹2. Cara termudah adalah dengan terapi bermain dan berkomunikasi terbuka sambil diselingi humor pada anak._

_Memberikan coklat atau es cream dan juga kacang almond πŸ˜ƒ Asalkan anak tidak alergi. Disamping makanan yg bernutrisi lainnya ya Bun._

_Membacakan cerita pada anak dan menjadikan diri kita sebagai teman, sahabat terpercaya dan terbaik anak. Namun tetap disampaikan bahwa Allah adalah penjaga dan pelindung terbaik kita._

_Memperhatikan kesukaan anak atau hobby anak apa dan gunakan hobby tersebut sebagai media relaksasi._

_Istirahat dan pola tidur yang cukup serta ajak anak menikmati hiburan yang sifatnya humor dan menyenangkan._

*Pertanyaan ke 3*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum Ibu Ira.*
*Apa penyebab anak memiliki kebiasaan menggigit-gigit kuku?*
*Apakah karena rasa cemas? Bagaimana menghilangkan kebiasaan tersebut?*
*Terima kasih.*
_*(Ibu A, Jakarta)*_

πŸ’ _Wa'alaikumsalam bunda A di Jakarta_
_Anak bisa menggigit kuku karena beberapa alasan, seperti rasa ingin tahu, bosan, menghilangkan stres, atau kebiasaan._

_Menggigit kuku adalah salah satu bentuk *“nervous habit”* atau kebiasaan untuk menghilangkan rasa gugup, yang juga meliputi kebiasaan seperti mengisap jempol, mengupil, memelintir rambut, menarik-narik atau menggemeretakkan gigi, dan biasanya berlanjut sampai dewasa._

_Menggigit kuku adalah salah satu cara menghilangkan ketegangan pada anak-anak. Pada umumnya anak-anak sering merasa gelisah, seperti saat belajar hal-hal baru di sekolah, atau malu saat di acara ramai dan di tempat bermain anak-anak. Jika anak menggigit kuku pada saat-saat tersebut, itu hanyalah cara anak untuk mengatasi stres atau menenangkan diri dan tidak perlu dikhawatirkan. Biasanya anak-anak prasekolah akan berhenti dengan sendirinya, tapi bila kebiasaan ini terus berlanjut atau tidak bisa ditahan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu anak berhenti menggigit kukunya :_

_🌸 1. Atasi kecemasan anak dengan cara bertanya atau memperhatikan sekeliling apakah ada pencetus cemasnya._
_🌸 2. Jangan mengomeli dan menghukum saat anak melakukan kebiasaan tersebut._
_🌸 3. Bantu anak saat ia ingin berhenti._
_🌸 4. Diskusikan bagaimana menghentikan kebiasaan tersebut, akibat dari kebiasaan tersebut dan bagaimana cara menghilangkannya._
_🌸 5. Buat anak menyadari kebiasaannya._

_Mungkin Ibu bisa bicara saat anak mulai menggigit kuku, sepakati dgn anak bahwa Ibu akan memegang lengannya atau beri dia kata sandi atau kata rahasia agar berhenti menggigit kuku, tapi ingat harus sepakat ya agar anak tdk merasa dihukum krn kebiasaannya. Bisa juga mungkin menempelkan plester pada jari atau memberikan aktivitas lain sebagai pengganti saat anak menggigit kukunya.  Misalnya beri dia mainan kalau perempuan mungkin boneka laki2 bola dsb._

_Kapan saya harus mengkhawatirkan kebiasaan menggigit kuku pada anak?_

_Pada kasus yang langka, menggigit kuku dapat menjadi petunjuk kecemasan berlebih pada anak. Konsultasikan pada dokter / psikolog jika anak menggigit kuku dengan berlebihan sehingga tangannya luka atau berdarah, atau jika anak menggigit kuku sambil melakukan perilaku cemas seperti menggaruk kulit, menarik rambut, atau bulu mata, atau pola tidur menjadi tidak teratur._

πŸ’Œ *Apakah kebiasaan menggigit kuku ini bisa dikategorikan mendapatkan perasaan nyaman seperti kebiasan anak memakai bantal atau selimut yg kucel agar bisa tidur nyenyak?*

πŸ’ _Baik Bunda, untuk menggigit kuku ini tdk disamakan dgn kebiasaan untuk anak memakai bantal atau selimut kucel  agar bisa tidur nyaman. Memang fungsinya sama2 untuk mendapatkan perasaan nyaman._

_Tapi yg satu untuk mengatasi kecemasan yg  sumbernya bermacam2 baik itu fisik maupun non fisik. Sedangkan yg satunya karena kebutuhan akan sosok lekat yg membuatnya nyaman ini klo orang Jawa bilang perilaku ngempeng._

_Dan kondisi ini baik anak cemas atau tdk tetap melakukannya karena sudah kebiasaan._

*Pertanyaan ke 4*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum Bu Ira.*
*Apakah cukup satu gejala atau ada berapa gejala pada seorang anak sehingga si anak tergolong sedang mengalami stress?*
_*(Lina, Balikpapan)*_

πŸ’ _Waalaikumsalam Bunda Lina._
_Mau satu gejala atau ada beberapa gejala harus tetap diperhatikan ya Bunda. Dan yang terpenting juga perhatikan frekuensi dan tingkat gejala itu meskipun hanya satu tapi kalau lama, sering, berulang2 dan dalem adanya suatu tanda  maka itu sudah menunjukan gejala stress 😊._

_Dan jangan lupa stress sendiri itu ada tingkatannya mulai dari stress normal, ringan, sedang, berat dan sangat berat. Jadi kalau sudah ada nampak yg ga beres segera aksi cepat ya Bun mumpung masih belum parah istilahnya begitu πŸ˜ƒ._

*Pertanyaan ke 5*

πŸ’Œ *Bismillaah*
*Assalamu'alaikum Bu Ira*
*Mohon pencerahannya,*
*🌷1. Apakah ada kaitannya antara stress dgn perkembangan bicara pada anak (laki2 usia 3,3th) yg saat ini agak gagap dlm mengutarakan kalimatnya??.*
*🌷2. Ibu yang bahagia akan menghasilkan anak yg bahagia pula. Nah, bagaimana dlm pengelolaan stress pada ibu yg terkadang saking banyaknya pekerjaan rumah anak jadi sasaran?*
*Terimakasih*
_*(Ayu-Jakarta)*_

πŸ’ _Wa'alaikumsalam Bunda Ayu._
🌹 _1. Seseorang (khususnya anak-anak) bisa menjadi gagap karena tertekan di lingkungan sosialnya. Gangguan-gangguan seperti dikagetkan tiba-tiba dengan suara keras, baik itu dari benda maupun bentakan. Peristiwa itu bisa membuat seseorang jadi tegang dan khawatir, dan secara tidak sadar hal tersebut terekam dalam memori._

_Berdasarkan penyelidikan tentang  gagap :_
_Banyak dijumpai mulai umur 3-4 tahun, ketika anak mulai belajar berbicara. Incidence pada anak-anak lebih banyak dari pada orang dewasa. Jadi ada kecenderungan menghilang sendiri, meskipun demikian harus diingat bahwa gagap yang sudah berlangsung lama sukar sekali penyembuhannya._

_Frekuensi pada laki-laki lebih banyak dibanding pada perempuan._

 _Faktor keturunan memegang peranan pula, karena ternyata sering didapatkan anak gagap dengan orang tua yang gagap juga pada waktu kecilnya._

_Anak yang gagap sangat sensitif akan cacatnya ini maka dalam menanggapinya kita harus hati-hati, anak jangan sampai dimarahi atau dibentak (walaupun mungkin kita merasa jengkel) karena hal ini akan menambah stres mental bagi si anak, akibatnya anak bersifat defensif, takut, cemas dan kadang anak menjadi agresif terhadap lingkungan yang baru atau situasi yang belum dikenal betul._

_Sebenarnya gagap normal dijumpai pada anak kecil yang baru belajar berbicara tetapi ini segera akan menghilang dengan sendirinya kalau anak sudah dapat berbicara._

_Nah pertanyaan saya utk Bu Ayu apakah pada awal2 tumbuh kembang ananda sebelum bisa bicara ada peristiwa atau sesuatu yg membuat ananda mengalami trauma._

🌹 _2. Ini kita bahas di tema manajemen stress dewasa ya Bun krn cukup panjang ulasannya 😊_

*Pertanyaan ke 6*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum Bu Ira*
*Anak saya (8thn) perempuan (anak kedua), kakaknya laki2 (11thn) dan adiknya laki2 (4thn).*

*Anak sy yg perempuan ini seringkali terlihat emosional. Baik terhadap adiknya atau kakaknya. Tapi emosinya juga cepat sekali berubah. Kadang happy, kadang marah2, kadang sedih. Kadang2 dia bilang, "Ummi, kakak merasa sakit hati. Tapi ngga tau apa". Lalu saya suruh baca Al Fatihah dan surah 3Qul. Beberapa kali dia ngga mau sekolah. Alasannya takut dimarahi guru Al-Qur'an krn blm mencapai target hafalannya.*

*Padahal sudah sy jelaskan sebisanya aja gpp. Menghafal harus gembira. Jangan terpaksa. Di kelas, dia prestasinya bagus. Selalu ranking 1, sekali2 ranking 2. Tapi sy dan suami tdk pernah memberi target, sebenarnya.*

*Hobi anak sy ini craft. Sy sediakan fasilitas utk dia eksplorasi bikin2, krn tau di sekolahnya tdk banyak fokus ke craft.*

*Sejak TK mau masuk SD sy sudah merasa, sepertinya dia tdk cocok di SD ini (SDIT) mengingat dia hobi dan bakatnya di craft, bukan menghafal. Tp mengingat efisiensi pengantaran anak sekolah tetap kami masukkan di sekolah yg sama dgn kakaknya.*

*Pertanyaannya :*
*Kenapa emosi anak sy ini sering berubah2 dg cepat??. Sering marah2 dgn adiknya walaupun adiknya sangat penyayang dgn kakaknya. Memang adiknya sedikit usil. Pernah juga dia sampai mengatakan "Kakak mau bunuh diri aja". Ya Allah 😭😭😭 sesak rasanya dengarnya tp sy berusaha tetap tenang. Utamanya bilang demikian kalau berseteru dgn adiknya dan kami minta dia mengalah. Tidak setiap saat kami minta dia mengalah. Tergantung apa permasalahannya. Kadang2 adiknya yg kami minta mengalah.*

*Ini juga sudah sesuai dgn kesepakatan yg dibuat bersama dgn anak2. Sy bingung menghadapi anak sy ini, Bu. Mohon solusinya dan dimana letak kesalahan saya selama ini 😭😭😭*

*Dan apakah anak sy ini termasuk kategori "stress"?*

*Karena seringkali juga dia terlihat happy. Tapi sy inginnya dia selalu happy. Bukan sekali2. Sejak kelas 1 juga dia minta pindah sekolah. Sy khawatir, krn tdk mengerti perasaannya atau keinginannya bagaimana, di sekolah lain pun dia tdk happy. Jd gambling kalo mau mindahin sekolah.*

*Makanya sampai sekarang blm kami pindahkan. Pesan sy kpdnya "Kita tdk bisa memaksa org lain bersikap spt yg kita inginkan, kak. Dimana pun pasti ada org yg bersikap tdk semestinya. Jd yg penting kita sendiri harus bagaimana. Kita buat sendiri situasi yg membahagiakan."*

*Itu kira2 sy udah bener atau tidak ya??*
_*(Nurul)*_

πŸ’ _Wa'alaikumsalam Bunda Nurul_
_Karena pertanyaan panjang jawaban saya juga panjang agar sepadan dan tdk berat sebelah ya Bun πŸ˜„._

_Putri ibu sebenarnya anak yang cerdas, sayangnya dia cenderung manja. Dia sadar betul posisinya sebagai anak perempuan satu2nya yang dalam pikiran dia harusnya dia bisa dapat apa yang dia mau. Bunda ingat dengan kondisi dia tidak suka pada lingkungan belajarnya dia masih berprestasi itu menunjukkan bahwa dia sebenarnya mampu._

_Usianya sudah 8 tahun ya Bun dan sekarang dia mulai pandai berargumentasi dan menyampaikan pendapat2nya. Dimasa ini anak mulai mengembangkan pemikiran kritisnya._

_Kalau dilihat putri Bunda mengalami stress, iya, tapi masih batas normal, dan melihat kemampuannya saya pribadi berpikir tidak apa2. Namun ada yg harus Ayah Bunda lakukan, support anak ini untuk mencintai tempat belajarnya saat ini, kerjasama dengan guru dan sekolah ya Bun._

_Minta tolong pada guru Al-Qur'an untuk bicara pada ananda bahwa saat ananda tdk bisa menghafal sesuai target tdk ada hukuman, tdk ada dimarahi tapi hanya nilainya saja yang berkurang dan sampaikan utk nilai itu tergantung ananda kalau mau nilai bagus bersungguh2, kalau tidak ya semampunya saja. Tunjukkan pada anak keistimewaan pribadi2 penghafal Qur'an dan bagaimana Allah menyayangi mereka._

_Berikan ruang untuk dia tetap mengeksplorasi hobinya dan saat ini Bunda boleh berdiskusi terus dengan ananda kesulitannya apa dan bagaimana dia harus mengatasinya ini mungkin butuh waktu agak lama ya bun tapi setidaknya kita bisa lebih dekat dengan dia dan dia sadar bahwa kita memperhatikan dan mencintainya._

_Pesan Ibu kepada ananda sudah benar agar nanti dia mampu memahami bahwa tdk semua keinginan itu bisa diperoleh dan dia belajar bertoleransi dan menerima kondisi apapun dengan baik._

_Ajarkan pada ananda kehidupan itu memiliki siklus yg selalu berganti dan kita harus siap menghadapinya dan katakan jangan terlalu banyak mengeluh karena Allah tidak suka. Sampaikan nikmat Allah yg diberikan pada ananda sekecil apapun dan ajarkan bersyukur untuk semua kenikmatan sehingga kita tidak menjadi kufur._

_Oh iya Bun maaf kalau ini agak menyentuh relung hati ibu ya 😁._

_Bunda tadi bilang "sdh tahu sekolah ini tdk cocok dengan anak saya tapi demi efisiensi pengantaran saya masukkan dia kesini"._

_Saya sangat menyesal kenapa Ibu bersikap begini. Harusnya Ibu dengarkan hati nurani Ibu dan perhatikan kesejahteraan emosi putri Ibu diawal tumbuh kembangnya. Agar nantinya dia mencintai proses belajar dan menuntut ilmu. Sebab dia kita gembirakan dengan tempatnya menuntut ilmu. Dan itu akan membuatnya haus untuk belajar. Ya memang nantinya ada pengorbanan lebih tapi emang seharusnya begitu ya bun karena ilmu itu mahal dan tdk ternilai 😍_

_Nanti kapan2 kalau ada perasaan gini istikharoh dulu ya Bun sebelum ambil keputusan 😊_

_Tapi gapapa Bu, semua sudah terjadi, yg penting sekarang ikhtiar dan berjuang sambil tawakal kepada Allah._

_Bunda selalu berdoa dan optimis dalam membersamai anak2 kita. Kita memang wajib bermuhasabah tapi mencari kesalahan diri saat ikhtiar sudah dilakukan itu sia2. Anak2 kita adalah guru terbaik kita untuk membentuk kita lebih taqwa, lebih sabar, lebih bijak dan tidak semua anak sama ya Bu, mereka adalah pribadi unik dengan kelebihan dan kekurangan masing2._

_Semua dari kita para Ibu pasti menginginkan hal2 ideal dari anak anak tapi kalau semuanya sama enak dong ibunya. Lalu kita cari pahalanya dimana??😊. Anak kembar saja beda sifat beda perilaku ya Bun, apalagi ini anak2 kita yg memang satu rahim tapi belum tentu satu sifat. Jadi berbahagialah menghadapi apapun kondisi mereka karena siapa tahu itu cara Allah menambah pahala dan mengangkat derajat kita._


يَΨ§ Ψ£َيُّΩ‡َΨ§ Ψ§Ω„َّΨ°ِΩŠΩ†َ Ψ’Ω…َΩ†ُواْ Ψ§Ψ³ْΨͺَΨΉِΩŠΩ†ُواْ Ψ¨ِΨ§Ω„Ψ΅َّΨ¨ْΨ±ِ وَΨ§Ω„Ψ΅َّΩ„Ψ§َΨ©ِ Ψ₯ِΩ†َّ Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡َ Ω…َΨΉَ Ψ§Ω„Ψ΅َّΨ§Ψ¨ِΨ±ِΩŠΩ†َ ﴿Ω‘Ω₯Ω£﴾


*_"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." ( Al Baqaroh 153)._*

_Intinya Ibu harus berdoa dan bersabar agar anak menjadi shalih shalihah dan qurrota a'yun sebab tidak ada doa yang tertolak._

_Perbanyak syukur agar Allah tambah kenikmatan kita dan satu hal lagi Bu, kita tingkatkan kualitas kita juga dihadapan Allah._

_Kalau saya ya Bun, anak saya menghafal Quran saya juga melakukan hal yg sama tapi saya bilang ke anak saya bahwa karena kondisi saya berbeda dgn dia, maka hafalan saya tdk sama dgn dia tapi saya juga menghafal dan itu saya tunjukkan pada anak saya. Jadi disini berlomba2 untuk fastabiqul khairrat dengan anak dalam hal apapun._

_In Sya Allah nanti Allah akan memberikan kebahagiaan pada kita 😘, dan bahagia itu saat kita bersyukur dan dekat dengan Allah._

πŸ’Œ *Terima kasih Bu Ira atas jawabannya, mengurangi keresahan jiwa saya.*
*Tapi ada satu yg masih mengganjal bagi saya.*

*Mengapa pada wkt sy merasa dia tdk cocok sekolah disitu, namun tetap kami daftarkan, alasan lainnya pada saat itu blm menemukan alternatif lain.*
*Sy baru menemukan sekolah alternatif lain yg cocok dan mengakomodir jiwa "crafter"nya dia baru2 saja.*

*Yg sy masih ragu2, memindahkan sekolah atau tidak. Karena sy blm begitu tau sekolah baru ini. Selain itu ada kekhawatiran jika terjadi hal yg sama, anak sy masih saja tdk bahagia.*

*Apa ikhtiar yg hrs sy lakukan sehingga keputusan sy tepat, setelah istikharah tentunya.*
*Terima kasih Bunda Ira.*

πŸ’ _Cari info sebanyak2nya Bun tentang sekolah tersebut baik kurikulum, gurunya, lingkungan sosial, teman2nya nanti serta output dari sekolah tersebut._

_Kalau ternyata ibu merasa masih ragu2 maka istikharah pada Allah dan saya yakin kok Bu Allah akan menunjukkan yang terbaik dengan cara Allah sehingga nanti Ibu bisa ambil keputusan dengan tepat. Dan saat itu tiba maka yakinlah sebab Ibu sudah melibatkan campur tangan Allah maka berkhusnudzon Bu dan Bismillah itu yang terbaik._

_Bila kemudian Ibu ternyata masih ragu2, beristighfar sebanyak2nya dan mantabkan diri karena saat kita sudah berserah diri pada Allah kemudian yakin dan masih ragu2 berarti setan hadir. Jadi segeralah ambil keputusan terbaik dgn Bismillah._

*Pertanyaan ke 7*

πŸ’Œ  *Assalamualaikum bu ira*
*Bagaimana memulai  komunikasi dengan anak laki2 usia 15th korban perceraian saya dan ayahnya. Anak menyalahkan saya atas kondisi diatas. Saat ini ikut nenek dari pihak ayah atas keinginan sendiri dan saya jarang sekali komunikasi, anaknya pemarah jadi kadang segan komunikasi karena penolakan itu. Makasih*
*_(Nunki, Magelang)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda Nunki_
_Sudah ada penolakan dari anak ya bun pertama berarti banyak berdoa bun dan istighfar pada Allah atas kesalahan kita._
_Kedua bunda harus banyak ngalah dengan sering datang kepada anak untuk menjalin komunikasi memang tidak mudah bun bahkan mungkin sering menangis tapi ini harus. Ibu wajib berjuang untuk mendapatkan cinta anak dan jangan pernah menghitung pengorbanan ibu nantinya, karena nabi Nuh sekalipun sampai akhir hayatnya masih berjuang untuk mendapatkan kepercayaan dari anak maka ibu juga harus begitu. Saya yakin kok bu Allah dengan Maha Rahman dan RahimNya sudah mencatat dan menilai dan nanti tawakal saja pada Allah untuk hasilnya._
_Ibu harus sering berkunjung untuk melihat kondisinya langsung karena bila ibu menjauh dia akan semakin jauh dari ibu._

_Dan mungkin perlu saya kirim ya sebuah postingan bagus untuk ibu disini dari hasil copas wa juga_

Jangan dilewatkan.......

*_Kisah Manjurnya Doa Ibu_*

_Dr Fauzia Addabbus, seorang psikolog yang amat populer di Kuwait pernah menulis di  Twitter  tentang rahasia-rahasia doa seorang Ibu jika tiap malam ia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari twitter itu  telah mengubah jalan hidup banyak orang........_
_Isi twitternya sebagai berikut:_

_"Aku menyumpahmu demi Allah wahai setiap Ibu, agar jangan tidur tiap malam sebelum engkau memohon pertolongan Allah dan mengabariNya bahwa engkau Ridho atas anak-anakmu seridho-ridhonya, dan aku menyumpahmu demi Allah agar engkau tidak menghijab/menghalangi RidhoNya kepada anak-anakmu._

_Dan aku memintamu wahai para ibu agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridho atas mereka masing-masing._ _Begini doanya:_

Ψ§Ω„Ω„Ω‡Ω… Ψ₯Ω†ΩŠ Ψ£ُΨ΄Ω‡Ψ―Ωƒ Ψ£Ω†ΩŠ راآية ΨΉΩ† Ψ₯Ψ¨Ω†ΩŠ/Ψ₯Ψ¨Ω†Ψͺي (.....) ΨͺΩ…Ψ§Ω… Ψ§Ω„Ψ±ΨΆΨ§ ΩˆΩƒΩ…Ψ§Ω„ Ψ§Ω„Ψ±ΨΆΨ§ ΩˆΩ…Ω†ΨͺΩ‡ΩŠ Ψ§Ω„Ψ±ΨΆΨ§
 ΩΨ§Ω„Ω„Ω‡Ω… Ψ§Ω†Ψ²Ω„ Ψ±ΨΆΩˆΨ§Ω†Ωƒ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡Ω… برآائي ΨΉΩ†Ω‡Ω…                                                                     
_"Allahumma innii usyhiduka annii roodhiyah 'an ibnii/ibnatii (sebut nama anak-anakmu satu persatu) tamaamarridho wa kamaalarridho wa muntahayirridho. Fallahumma anzil ridhwaanaka 'alaihim biridhooii 'anhum"_

_(Ya allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridho kepada anak2ku (....) dengan ridho paripurna, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkan ya Allah keridhoanMu kepada mereka demi ridhoku kepada mereka)._

_Kemudian setelah berselang beberapa minggu setelah Twitter tersebut tiba-tiba aku dikejutkan oleh seorang ibu yang berkata bahwa aku telah mengubah kehidupannya secara total, dan sekarang dia merasa dalam kenikmatan yang tak terlukiskan karena akibat doa itu terhadap dia dan anak laki-lakinya yang berumur 22 tahun._

_Maka berceritalah si Ibu itu:_

_Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya. Dia tak pernah sholat dan bahkan jarang mandi , dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tak menghormatiku, walaupun sudah sering aku mendoakannya. Maka ketika membaca twittermu aku berkata : mungkinkah omongan ini benar ?  Tampaknya masuk akal?? Dan seterusnya dan akhirnya kuputuskan untuk mencoba anjuranmu walaupun aku tak yakin bahkan mentertawaimu._

_Lalu setelah seminggu mulai berubah nada suara putraku kepadaku, dan pertamakali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian, dan didalam diriku ada sedikit syak? Dan kemudian kudapati putraku mandi, padahal aku tak menyuruhnya..._

_Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai anjuranmu, ia membukakan pintu untukku dan menyapaku "Apa kabar ibu?" dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu._

_Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali. 4 jam kemudian aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya : "Bu, .....aku disamping masjid dan aku baru akan sholat waktu ibu menelponku….”_

_Maka akupun tak mampu menahan tangisku, bagaimana mungkin ia yang tak pernah sholat, mulai sholat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar??_

_Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai sholat ? Jawabnya; “Aku sendiri tak tahu Bu, waktu aku didekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk sholat……………….”_

_Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat ,.... dan anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku._

_Tak pernah aku mengalami kebahagian seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian….._

_Ibu adalah harta karun yang seharusnya tdk kita sia-siakan. Betapa tidak ? Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu melupakan doa untuk anak-anaknya, sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya. Padahal justru Doa Ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya di dunia dan akhirat._

_Jangan pernah bilang : "Ah anakku masih kecil, ngapain didoakan? Bagaimana jika engkau menunggu mereka makin besar dan dewasa, dan menjadi tua, disaat mereka lebih butuh akan doa-doamu, padahal mungkin waktu itu engkau sudah di haribaan Ilahi ?_

_Jadi doakan mereka mulai sekarang, dan jadilah orang yang bermurah hati dengan doa-doamu untuk mereka. Allah telah mengkaruniai kita para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak kita dalam hubungan mereka dengan Allah melalui doa-doa kita untuk mereka._
_Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau, dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau indan Allah tak pernah mengantuk dan tdk pernah tidur......_

~ Sheikha Shaheeda Jannah ~


*Pertanyaan ke 8*

πŸ’Œ *Assalamualaikum bu Ira*
🌷 *1. Apakah yang orang tua sebaiknya lakukan untuk support ke anak (12th) yang mengalami tekanan/ stress dalam pelajaran sekolahnya?*
*Karena kita semua tahu, bahwa pelajaran sekolah anak sekarang jauh lebih berat daripada kita dulu*
*🌷2. Bagaimana mengajarkan anak (anak sy usia 7th) untuk mengendalikan emosinya?*
*Terima kasih, wassalamualaikum...*
*_(Danti, Cibubur)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda danti cibubur
🌷 *_1. Bila stress pemicunya adalah beban pelajaran yang berlebihan, maka orang tua seharusnya melakukan komunikasi dengan pihak sekolahan, berdiskusi dengan guru kelasnya guna mendapatkan solusinya, mungkin ada tambahan perhatian dan tambahan les khusus yang porsinya sesuai dengan kondisi anak._

_Dalam hal ini orang tua harus realistis dan menerima kenyataan , bila ternyata kemampuan anaknya jauh tidak seimbang dengan tuntutan sekolah yang memiliki target tinggi._

_Maka, pindah sekolah pada sekolahan yang tuntutannya sesuai dengan kemampuan anak adalah solusi yang bijak, dan ini jalan terakhir bila memang anak benar-benar tidak mampu mengikutinya._

🌷*_2. Mengajarkan emosi pada anak sebenarnya paling tepat saat anak berusia 2 - 7 tahun. Kalau sekarang usia 7 th berarti bunda harus kenalkan bentuk2 emosi dulu._
 _Untuk jawaban selanjutnya sama dg pertanyaan no 1 bagaimana melatih emosi anak ya bun_ 😊

*Pertanyaan ke 9*

πŸ’Œ *Testimoni dulu bu*
*Anak laki2 sy 16thn,mondok di solo, wkt awal masuk thn lalu setiap mengikuti kegiatan sapala(santri pencinta alam), yg waktunya dari pukul 22.00(malam) s/d pukul 10.00 pagi, mungkin awalnya dia merasa tertekan dengan kegiatan tsb, karena kalau sudah kelelahan dadanya sesak, dokter bilang gejala asma, tapi setelah cek up dan test darah tidak ada penykit apa2*

*Apakah ini termasuk gejala stres y bu, namun akhir2 ini sudah tidak pernah kambuh lagi sesaknya, apa masih perlu penanganan lebih lanjut ya bu, karena jarak antara orangtua dan anak cukup jauh, mohon pencerahannya.*
*_(Erniwati, Lampung)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda erni pada awalnya emang iya ananda stress yg akhirnya menyerang fisiknya yaitu kena asma apalagi dia beradaptasi dengan lingkungan yang sama sekali tidak dikenalnya... Tapi ternyata mungkin support lingkungan sosial bagus dari teman guru maupun orang2 disekitar pondok ananda mampu bertahan dan mengembangkan mekanisme pertahanan diri yang bagus dan membantunya mengatasi hal tersebut._

_Untuk saat ini yg bunda lakukan menjaga komunikasi dengan ananda sebaik mungkin baik dari segi kualitas dan kuantitasnya._
 _Pastikan bahwa ananda merasa tetap dicintai dan diperhatikan jangan lupa juga jalin komunikasi dengan orang2 yg dekat hubungannya  dipesantren anada_

_Kalau untuk ananda dikunjungi atau tidak monggo dibicarakan dan disepakati bersama ya bun agar saling terbangun pengertian dan ananda juga paham alasan2 dibalik keputusan ayah bundanya. Tapi tetap diupayakan bu utk hadir secara fisik ya, agar bisa terap terjaga silahturahimnya dan bisa menjaga bounding secara emosi dengan ananda_ 😘

*Pertanyaan ke 10*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum, Apa Kabar Ibu Ira? Ini ada beberapa pertanyaan:*
🌷 *1. Saya pernah mendengar, anak yang suka menangis, tergolong anak yang pintar, apakah benar demikian?*
🌷 *2. Berpengaruhkah terhadap anak yang cepat dimasukkan kesekolah dengan kondisi kejiwaannya, umpama mudah stress?*
*_(NN, Banda Aceh)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda NN_
🌷 _1. Saya kok belum pernah tahu ya bun masalah ini. Dan selama ini juga belum ada riset terkait hal ini._ 😊
_Sepertinya ini hanya mitos ya bu.. wallahua'llam_

🌷 _2. Banyak pakar  psikolog ( termasuk bunda elly dan pak andriano rusfi ) dan pakar  pendidikan mengatakan untuk tidak terburu2 memasukkan anak sekolah kenapa karena ada banyak  tuntutan yg akan diemban oleh anak2 saat mereka memasuki Sekolah dasar dan juga untuk tingkat selanjutnya, dan hal ini kurang diperhatikan oleh ortu. Kondisi ini sangat rentan terjadi stress sebab anak dipaksa matang ( secara kognitif,  emosi dan tanggung jawab sosial juga ) sebelum waktunya padahal tugas2 perkembangan normal sesuai usia kronologisnya belum tuntas dan selesai._

_Penelitian terbaru menyatakan bahwa 1 dari 10 anak berusia 5-16 tahun mengalami gangguan kesehatan mental seperti stress, cemas berlebihan, dan depresi. Satu dari tiga anak yang mengalami kondisi tersebut juga dilaporkan mengalami gejala yang semakin parah_

*Pertanyaan ke 11*

πŸ’Œ  *Assalamu'alaikum*
*Bu, mohon solusinya anak sy cewek 5 th akhir2 ini suka membantah bahkan cenderung suka membentak, apakah ini tanda stres juga ya bu?Dekat rumah memang ada anak tetangga yang perilakunya kasar begitu...Terus bagaimana menghadapinya?*
*_(Hariyani , Jogja)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda hariyani_
_Kalau anak 5 tahun suka bentak2 karena ada anak tetangga yang begitu, bisa jadi di awal putri bunda mengalami kaget sosial dan mengalami kebingungan untuk kondisi tersebut sayangnya hal ini ternyata tidak direspons dengan cepat oleh lingkungan untuk menetralisir kondisi tersebut. Nah dari sini akhirnya ananda melihat pola yang berulang dari lingkungan terdekat maka berlakulah hukum "Anak mungkin salah mendengar, tapi mereka tidak pernah salah meniru."_

_Kesimpulanya mereka peniru ulung bunda atau istilah kekiniannya imitator sejati._
_Kalau anak umur 5 tahun suka membantah coba melihat dari sisi yang lain agar kita bisa tersenyum dan tidak marah ( berpikir wah anakku sekarang tambah pandai bicara berarti kosakatanya meningkat, memorinya bertambah, kemampuan bahasanya semakin baik, argumentasi terasah dll ). Dengan melihat anak dari sisi yang berbeda ini membuat kita bisa lebih baik dan lebih sabar memahami anak. Dan bunda harus ingat di usia 5 tahun anak mulai mengembangkan yang namanya sikap autonomi yaitu tdk suka diperintah , suka berdebat dan ngeyel_ πŸ˜…

_Disini bunda harus bijak ya memahaminya dan menasehati agar anak nurut_
_Menghadapinya segera ajak anak untuk banyak berdiskusi tentang cara bicara yg baik dan sampaikan berulang2._
_Katakan bahwa saat anak bicara sambil membentak bilang bahwa Allah tdk suka,  seisi rumah tidak suka dan kita yg diajak bicara tdk akan meladeni bila ananda bicaranya kasar dan membentak. Ada sebuah pendapat mengatakan untuk membentuk kebiasaan baru dan benar itu butuh waktu minimal 300 x instruksi atau arahan jadi jalau misal baru sebulan dua bulan tiga bulan belum bisa sabaaaaar ya bun. Dan sayangnya untuk merubah  perilaku buruk menjadi baik dibutuhkan min 6000 x instruksi πŸ˜“πŸ˜“ jadi effortnya lebih besaar. Dan bila kita tdk bersabar pupuslah semua._

_Disamping itu kita kenalkan ananda tokoh2 baik melalui cerita terutama Rasululah, keluarga dan sahabatnya. Disini peran cerita juga sangat luar biasa membentuk karakter anak bila caranya dan medianya benar serta konsisten dalam penerapannya sebagai salah satu bagian dari kurikulum keluarga muslim._

_Terutama pula kita harus menjadi teladan anak di rumah,  sehingga mereka dapat meniru dan melihat kebaikan kita._

_Berikan reward dan pujian saat anak tidak melakukan hal2 negatif yang kita larang serta kembangkan komunikasi yang sifatnya pendek dan sederhana._

_Namun janganlah kita berputus asa tentang keajaiban doa dan shodaqoh,  jika memang anak kita sudah terlanjur bersikap buruk maka segeralah istighfar banyak doa dan shodaqoh khususan ananda. Dan yg terpenting perbaiki kualitas diri dan ibadah kita pada Allah semoga percepat nanti prosesnya oleh Allah_

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

πŸŽ™ *Moderator*

Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Narasumber; untuk para ibu , dan calon ibu baik yang bertanya dan menyimak serta menanggapi, semoga tercerahkan , semoga setiap ilmu yang kita dapat bisa kita amalkan dengan sebaik baik nya ..

Semoga Allah menjadikan kita orangtua yang mampu menjaga dan mendidik amanah dari Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰ .

Saya selaku moderator undur diri, mohon maaf jika ada kekurangan .. sesungguh nya Hanya Allah yang maha Benar.

Saya tutup dengan sama sama kita bacakan doa kaffaratul majelis.

_Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa’atubu ilaik_

_(Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih)_

Jazaakunallahu khairan katsiran.

Wassalam

❤ *Bunda Ira*

Alhamdulillah atas nikmat dan rejeki kebersamaan kita hari ini . Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar dan sebagai ibu belajar dilakukan seumur hidup karena tugas pengasuhan untuk mendidik anak2 kita sampai akhir hayat dikandung badan. Akhirul kalam mohon maaf atas segala salah dan khilaf serta jazakillah khoir atas ukhuwah ini.

πŸŽ™ *Moderator*

Wa jazaakillahu khairan Bunda Ira..

Terimakasih banyak atas waktu dan ilmu nya..

Semoga Allah memberkahi dari setiap ilmu yang telah di sampaikan..

Aamiin Aamiin.. Wa jazaakunnallah Khairan ibu ibu semua

0 comments:

Posting Komentar