31/08/17

Kulwap Parenting KOBAR ke 18

Bismillahirrahmanirrahim

πŸŽ€ *Resume Kulwap Parenting KOBAR ke 18* πŸŽ€
{ _Komunitas Ibu Belajar_ }

πŸ“… Selasa, 23 Mei 2017
⏰ 19.30 WIB - Selesai

Tema: *Tangki Cinta Dalam Keluarga*

Nara Sumber: *Rosyidah Carum, M.Psi*

Profil Nara Sumber:

Nama : Rosyidah Carum, M.Psi, psikolog

Alamat : Jl. AH Nasution Perum Panorama Alam Parahyangan G 16 Kel Sukamiskin Kec Arcamanik kota Bandung

Pendidikan :
- S1 profesi psikologi klinis
- S2 magister psikologi profesi pendidikan

Pengalaman kerja :
- Psikolog SDIT al auliya 1 balikpapan
- Psikolog PKBI balikpapan
- Pokja psikolog CIBI balikpapan
- Psikolog pendamping dibeberapa sekolah di kaltim ( balikpapan, samarinda, paser, nunukan, berau)
- Ketua divisi psikologi di lembaga advokasi korban kdrt dan trackfiking KPB di balikpapan
- Psikolog pendamping program akselerasi dan rsbi di sdn 1, smp 1 dan sma 1 balikpapan
- Pengisi parenting di beberapa sekolah TK dan SD di bandung dll.

Aktivitas :
- Psikolog, konselor, psikoterapis, trainer, konsultan pendidikan di BIRO PSIKOLOGI PROGRESS
- Psikolog dan konselor di P2TP2A Prop. Jabar
- Pemateri Parenting di beberapa lembaga dan sekolah di Bandung
- Psikolog Pendamping di beberapa sekolah di Bandung

Status : Menikah (4 anak)

Moderator: *Cut Rafiqa Majid*
Co-Moderator: *Welly Suardi*
Notulen: *Hasfiani*

🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱

🎀 *Moderator*

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh buRosyidah 😊
Ahlan wa sahlan di Group Kulwap KOBAR (Komunitas Ibu Belajar). Terimakasih sebelumnya kepada Narasumber kita Bu Ida yang berkenan meluangkan waktu nya untuk berbagi Ilmu bersama kami disini.

_Bismillahirrahmanirrahim_

Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu Wana’udzubiillah minsyurruri ‘anfusinaa waminsayyi’ati ‘amaalinnaa Manyahdihillah falah mudhillalah Wa man yudhlil falaa haadiyalah Wa asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh.

Selawat dan salam kepada Nabiyullah kita Muhammad Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω… , kepada keluarga nya, para sahabat san orang orang yang istiqamah menjalankan sunnah Rasulullah hingga Akhir zaman..

Sebelumnya, Izinkan kami memperkenalkan diri:
Saya Cut Rafiqa Majid selaku pengelola Group KOBAR.
Berikut perkenalkan Para Admint KOBAR yang Capable di Bidangnya :

1. Welly Suardi
2. Primaretta Elsya
3. Intannia Murti Rabianti
4. Hasfiani
5. Vina Yuthadiana
6. Hertina
7. Balqis Bararah
8. Niken Pratiwi
9. Ruvina Hakim
10. Cut Syarifah Aini Majid
11. Yulia Andrea Nasution
12. Dilla Novianda
13. Ina Karlina

Terikasih kepada narasumber dan ibu ibu yang sudah berkenan hadir disni untuk mengikuti Kuliah Whatsaap Parenting KoBar.

Ada yang ingin Bu ida sampaikan sebelum masuk ke pertanyaan?

πŸŽ™ *Ibu Rosyidah*

Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh buFiqa 😊
Salam kenal ya... Silahkan boleh panggil saya ida, klu teman2 ada yg panggil bu ida, mba ida, teh ida.... Mangga..

Sebuah kehormatan bagi saya diperkenankan untuk sharing dg ibu2 di group ini. Hanya rahmat Allahlah yang membuat kita bisa bersilaturahim via wa..πŸ™πŸΌπŸ˜˜

Mungkin diantara ibu2 sudah pernah mendapatkan materi ini. Namun saya memang tawarkan karena materi ini selalu uptodate sampai usia berapapun manusia itu membutuhkan cinta. Tidak hanya anak2 tapi orang tua juga membutuhkan cinta.

Agar orang tua bisa mengisi tangki cinta anak dengan bahasa cinta yang sesuai dengan tiap anak yg berbeda2 personalitinya (pikir, bahasa, rasa dan laku) maka tentu saja orang tua harus lebih dulu mengisi tangki cintanya jangan sampai kering. Ibarat tangki air... kan tidak bisa mengalirkan air ke kran2 ke sekelilingnya.
Jadi bagaimana orang tua akan mampu mengisi tangki cinta anak jika tangkinya kosong dari cinta yg mengelora untuk didistribusikan pada keluarganya.

☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘

πŸ“šπŸ“š *MATERI* πŸ“šπŸ“š

             *Tangki Cinta*

*Prolog*

_Anda mungkin sungguh-sungguh mencintai anak anda, tetapi apabila ia tidak merasakan hal itu, apabila anda tidak berbicara dalam bahasa cintanya sewaktu menyampaikan cinta anda kepadanya, ia tidak akan pernah merasa di cintai._
_Cinta adalah dasar untuk memastikan bahwa seorang anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang penuh kasih dan suka memberi. Semua aspek perkembangan seorang anak harus didasari oleh cinta_
_Seorang psikolog Dr. Gary Chapman, dalam bukunya "Lima Bahasa Cinta" mengatakan kita semua memiliki tangki cinta psikologis yang harus diisi, lebih tepatnya jika anak maka orangtuanya yang sebaiknya mengisi._

🌸 *APA YANG SEBENARNYA DIMAKSUD DENGAN TANGKI CINTA* 🌸

Adalah Tangki Emosional, tempat kekuatan emosional yang dapat memberinya bahan bakar saat melalui hari-hari penuh tantangan pada masa kanak-kanak dan masa remajanya. Didalamnya terdapat 3 kebutuhan emosional anak.

Jika kita ingin memotivasi mereka, sebaiknya kita pahami dulu emosi yang mengendalikan mereka dan memanfaatkannya untuk mengarahkan perilaku dan pemikiran yang lebih memperdayakan.

Tangki cinta pada anak bisa diibaratkan seperti tangki air, perlu terus diisi untuk memenuhi kebutuhan. Dengan berbicara dalam bahasa cintanya, anda dapat mengisi "tangki emosionalnya" dengan cinta.

Seorang anak dapat memiliki lebih dari satu tangki cinta. Yang pasti ada dua tangki cinta pokok dari ayah dan ibu. Saat dia besar, tangki cinta akan bertambah dengan adanya sahabat, kekasih, anak, dsb.

🌸 *Bagaimana cara mengisi tangki cinta?* 🌸

πŸ’– *5 Bahasa Cinta* πŸ’–

1⃣ *Words Of Affirmation (Kata-kata Pujian)*

• Berikan pujian sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan, paling baik diungkapkan secara verbal singkat dan langsung: "Kamu cantik sekali pakai baju itu", " Papa dan Mama sayang kamu nak"
• Ada berbagai macam ungkapan afirmasi:
√ Kata-kata yang membesarkan hati.
√ Ungkapan dengan nada suara yang lembut.
√ Permintaan dengan kerendahan hati.
√ Pujian (fisik, prestasi, bantuan)
• Bila sulit untuk bicara langsung, ungkapan dengan surat, kartu, sms, email.
• Ingat, tujuannya adalah menyenangkan pasangan, orangtua atau anak kita, bukan memenuhi kebutuhan pribadi.

2⃣ *Quality Time (Berikan waktu yang berkualitas)*

Sempatkan waktu bermain dengan mereka, ataupun ikut nimbrung dengan aktifitas yang sedang mereka lakukan.
Waktu berkualitas tidak selalu menghabiskan waktu sehari penuh, bahkan bisa hanya 5 atau 10 menit saja, tapi lakukan dengan sepenuh perhatian, misalnya dengan memberi kontak mata yang intens dengan mereka saat berbicara.

3⃣ *Receiving Gifts (Memberikan hadiah)*

Lakukan pemberian hadiah ini sebagai ungkapan cinta anda dan bukan sebagai "sogokan" agar mereka tidak ngambek atau marah.

Hadiah ini tidak selalu berkonotasi mainan atau barang yang dibeli dari toko, tapi lebih bermakna bila anda memberi bunga yang anda petik dari halaman, atau batu-batu tertentu yang anda temui di pantai yang berbentuk unik.

Pastikan hadiah tersebut memang disukai anak anda.

4⃣ *Acts of Service (Memberikan Pelayanan)*

Memberikan pelayanan, bukan berarti harus melakukan sesuatu 100% bagi orang lain. Kata pelayanan disini artinya kita mau membantu orang yang kita cintai melakukan suatu tindakan yang sebelumnya tidak kita lakukan.

Berikan pelayanan seperti memasak khusus untuk mereka, menemani mereka tidur, menyisirkan rambut mereka, membacakan cerita, atau memandikan mereka, dan pelayanan lain yang membuat mereka merasa dicintai dan dilayani.

Dalam memberikan pelayanan dengan menyesuaikan dengan umur dan kesenangan mereka.

5⃣ *Physical Touch (Perbanyak sentuhan)*

• Sentuhan fisik seperti merangkul, membelai, menepuk punggung dan lengan ataupun sekedar bergandengan tangan, secara emosional dapat meningkatkan kualitas hubungan cinta anda.
• Adapun jenis bahasa cinta yang paling dipahami anak, ia butuh ungkapan cinta itu diucapkan dengan satu cara, yang tanpa syarat.
• Cinta yang tanpa syarat memperlihatkan cinta terhadap anak tanpa memperdulikan seperti apa anak itu, tanpa memperdulikan potensi, kekurangan ataupun cacat apa saja yang dimilikinya; tanpa memperdulikan apa yang kita harapkan darinya; dan yang paling sulit yakni tanpa memperdulikan perilakunya.
• Tetapi bukan berarti kita menyukai semua perilakunya. Pendidikan dan pendisiplinan baru dapat dilakukan secara efektif apabila tangki emosional anak sudah terisi.

🌸 *Bagaimana Cara Mengetahui Bahasa Cinta Utama / Dominan Anak Anda* 🌸

1⃣ *Amati Cara Anak Mengungkapkan Cintanya ke Anda Sebagai Orangtuanya*

Anak kecil cenderung mengungkapkan cintanya dengan bahasa cinta yang paling diinginkannya (0-5 thn semua bahasa cinta)

Apabila anak berusia 5 hingga 8 tahun sering mengucapkan kata-kata penghargaan seperti, "Ibu, saya senang sekali dengan makan malamnya" atau "Ayah, terima kasih ya atas bantuannya mengerjakan PR ku" atau "Mama, saya sayang mama". Anda boleh menduga dengan tepat bahwa bahasa cinta utamanya adalah kata-kata pendukung.

Metode indentifikasi ini agak kurang efektif pada anak usia 12 tahun keatas, terutama dengan mereka yang pernah berhasil memanipulasi yaitu anak mengetahui bahwa orangtua cenderung mengikuti kehendaknya bila dia mengucapkan kata-kata manis ke orangtuanya. Itu sebabnya metide ini paling baik digunakan pada anak berusia 5 hingga 10 tahun.

2⃣ *Amati Cara Anak Mengungkapkan Cintanya kepada Orang Lain*

Apabila anak kelas satu selalu ingin memberi gurunya sesuatu (dari keinginan anak sendiri, bukan suruhan kita sebagai orangtua), hal ini mungkin menandakan bahwa bahasa cinta utamanya adalah menerima hadiah.

Seorang anak yang bahasa cintanya adalah hadiah, akan senang luar biasa sewaktu ia menerima hadiah dan ingin orang lain juga menikmati kesenangan yang sama.

3⃣ *Mendengarkan Permintaan yang Paling Sering diajukan Anak*

• Apabila anak anda seringkali mengajak anda bermain dengannya, mengajak anda berjalan-jalan bersama atau duduk dan membacakannya sebuah cerita, berarti ia sedang meminta waktu berkualitas.
• Apabila banyak permintaan yang cocok dengan pola ini, kemungkinan besar bahasa cintanya adalah *Waktu Berkualitas*
• Memang semua anak butuh perhatian dari orangtuanya, tetapi bagi anak yang bahasa cintanya adalah *Waktu Berkualitas*, jumlah permintaannya akan waktu bersama akan jauh lebih banyak daripada permintaan lain.

4⃣ *Perhatikan Keluhan yang Paling Sering Disampaikan oleh Anak*

• Jika anak sering mengeluh tidak menerima sesuatu dari orangtuanya seperti "Ibu/Ayah tidak pernah punya waktu buat saya" atau "Ibu selalu harus merawat bayi" atau "Kita tidak pernah pergi bersama-sama", kemungkinan bahasa cintanya adalah *Waktu Berkualitas*
• Setiap anak kadang kala memang lagi suka mengeluh, tetapi bila pola keluhannya konsisten, itu dapat menjadi petunjuk dari bahasa cintanya.

5⃣ *Membiarkan Anak Memilih Satu dari Antara Dua*

• Sebagai contoh, seorang ayah mungkin berkata ke anaknya yang berusia sepuluh tahun " Budi, ayah akan pulang lebih awal kamis sore, kita bisa pergi mancing bersama atau membantumu memilih sepatu basket baru. Mana yang Kau sukai?" Anak mempunyai pilihan di antara Waktu Berkualitas dan Hadiah.
• Seorang ibu bisa mengatakan kepada putrinya "Sore ini Ibu punya waktu luang, kita bisa jalan-jalan bersama atau memperbaiki rok barumu. Mana yang lebih Kau sukai?" Pilihan ini jelas adalah antara Waktu Berkualitas dan Layanan.

🌸 *Bagaimana Cara Mengetahui Bahasa Cinta Utama Anak Anda* 🌸

• Berikan beberapa pilihan selama beberapa minggu dan catatlah pilihan si anak. Apabila sebagian pilihannya konsisten di salah satu bahasa cinta, kemungkinan besar anda telah menemukan bahasa cinta anak anda.
• Jika anak anda tidak menginginkan kedua pilihan anda, coba lagi dengan pilihan lain. Dengan waktu dan ketekunan, anda akan menemukan pola yang konsisten ini.

🌸 *Seberapa Parah Dampak Kebocoran / Kekosongan Tangki Cinta?* 🌸

• Seperti halnya tangki air, tangki cinya pada anak pun bisa mengalami kebocoran. Penyebabnya beragam, misalnya saat terjadi perkelahian, adu mulut, malu, merasa tidak disayang, diejek, dll. Dari faktor orangtua bisa juga terjadi saat nelihat orangtuanya bertengkar, bercerai ataupun pola didik yang mungkin tidak sesuai.
• Bisa dibayangkan bila tangki cinta anak kita bocor dan tidak terpenuhi, sementara orangtua tidak menyadari, maka hati dan jiwa anak akan kering dan merana. Dampaknya bisa pada perubahan perilaku dan tidak terpenuhinya 3 kebutuhan emosional anak.

🌸 *Dampak Kebocoran / Kekosongan Tangki Cinta* 🌸

1⃣ *Hilangnya Rasa Aman >< Kebutuhan untuk Merasa Aman*

Salah satu kebutuhan terkuat yang dibutuhkan seorang anak adalah rasa aman. Aman didalam diri dan lingkungannya.

Anak yang tangki cintanya kosong maka akan membenci dirinya sendiri, gelisah dan ketakutan. Hal ini dapat diartikan sebagai anak yang tidak berbahagia dan tidak memiliki "inner" motivasi.

2⃣ *Perasaan ditolak dan tidak dicintai >< Kebutuhan akan pengakuan (merasa penting) dan di terima atau dicintai*

• Jarang sekali orangtua membuat anak-anak mereka merasa penting dan diakui dirumah. Sebaliknya banyak orangtua  yang membuat anak mereka merasa kecil dan tidak berarti dengan ancaman.
• Keinginan seorang anak untuk diakui dan inhin dicintai begitu kuat, sehingga mereka akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Jika tangki cinta kosong dari kebutuhan dari penerimaan maka anak akan mendapatkannya ditempat dan cara yang salah.
• *WARNING* *_Jika anak-anak tidak merasa dicintai dan di terima oleh orangtua, mereka akan terdorong untuk mencarinya disemua tempat yang salah_*

3⃣ *Kurang Mandiri dan Mudah terpengaruh >< Kebutuhan untuk mengontrol*

• Seiring pertumbuhan anak, sembari mencari identitas diri dan sambil belajar membangun kemandirian dari orangtua. Proses ini menciptakan kebutuhan emosional untuk bebas dan mandiri. Jadi itu sebabnya anak tidak mau didikte untuk apa yang harus dilakukan.
• Mereka merasa tidak "gaul" mendengarkan orangtua. Dengan mendengarkan nasihat  orangtua mereka seakan diperlakukan seperti anak kecil. Ini menjelaskan mengapa anak lebih mendengarkan teman mereka dan om atau tante (paman atau bibi) yang masih muda daripada orangtuanya sendiri.
πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–

❓✅ *Sesi Tanya Jawab* ✅❓

1⃣ Assalamualaikum
Kenapa saya mudah sekali emosi terhadap kesalahan atau kekurangan suami? Sering kali setiap ada masalah, bahkan diluar permasalahan keluarga, suami kena imbas dari emosi saya.. Terimakasih banyak.
-Nur Rohmah, Temanggung-

πŸŽ™ Wa'alaikumsalam
Ibu Nur rohmah memang sangat penting melatih ketrampilan mengelola emosi. Mudah marah itu karena amygdala sudah membajang peran pfc sehingga emosi rasional tidak berfungsi. Biasanya kan klu ada stimukus ---- langsung respon (lihat kesalahan suami langsung marah). Maka ibu bisa melatih jeda sebelum berespon. Saat jeda itu tarik nafas melalui hidung dan hembuskan secara perlahan sambil membayangkan udara itu mengalir ke otak (relaksasi mental). Jeda ini akan menghambat otak emosi/amygdala meneruskan rasa kemarahan ibu. Saat jeda ibu pikirkan lah 2 hal yg bisa jadi pilihan :
1. Mau marah ? Kenapa?. 2. Apakah dengan marah efektif? Masalah jadi selesai?
Dg latihan2 ini insya Allah akan melatih ibu menunda reaksi dan akhirnya akan jadi habit. ✅

Tanggapan:
BuFitri ⏩ Kalau suami 1 sosok ya, klu anak lebih dari satu emosi kadang beda2 menghadapinya, kalau saya masih PR menahan emosi terhadap anak2 ☺
↪ Caranya sama bu, lakukan jeda dulu sebelum berespon. Ttg jeda ini islam mengajarkan bisa dgn berwudhu, shalat atau duduk diatas kursi tapi kaki tidak menyentuh tanah.
Jadi ibu harus mengenali dulu tanda2 pada dirinya bila mau marah lebih dulu. Cari jeda dengan yg diajarkan islam tadi.
Dengan duduk kaki menggantung, berwudhu akan membuat otak emosi tdk aktif dan nyambung hingga marah terhanti. Jika ibu sdh tenang, baru nyatakan ketidak sukaan atau apa yg ibu rasakan ke anaknya pada saat yg tepat saat anak sedang fokus.
⏩ Terima kasih bu ida πŸ™πŸ»

BuHernita ⏩ Betul bu,  hal ini sudah beberapa kali saya lakukan dan mulai jadi habit "apakah marah menjadi solusi ", namun tetap saja untuk beberapa hal tertentu menjadi suatu yg berulang terjadi. Sampai terkadang saya malah mengacuhkannya.
Contoh : suami sering tidur larut malam karena asyik dg komputernya.
Apakah hal tersebut "benar" saya lakukan Bu Ida?
↪ Misalnya apa yg berulang bu
⏩ Contohnya : weekend suami sering tidur larut malam karena asyik dg komputernya bu. Entah browsing dsb..
↪ Klu ibu sudah melakukan jeda. Tetep harus sampaikan ketidaksukaan / yg dirasakan ibu ttg hal yg membuat ibu marah kepada subyek yg melakukan. Cari waktu yg tepat misalnya setelah suami makan malam. Jadi bila sumber stress juga tidak ditangani maka memungkinkan bisa membangkitkan rasa marah lagi. Jadi tdk hanya mengelola jeda tp juga mengkomunikasikan ke sumber yg membuat marah.
Insya Allah bila disampaikan setelah ibu melayani suami akan tersampaikan dg jelas dan tanggapan suami jg akan lbh baik. Krn scr psikologis bila suami sdh mendapatkan ketenangan krn sudah dilayani keperluannya pfc ( bagian otak rasio dan nilai) akan bekerja bukan amygdala/emosi yg merespon.
Ini biasa sy lakukan ke anak2 maupun ke suami. Apalagi dg bahas cinta yg pas. Biasanya mereka akan memeluk atau meminta maaf dan janji tdk mengulangi.
⏩ Baik Bu Ida. Insya Allah akan dicoba.
↪ Dgn mencoba ibu juga akan merasakan pengalaman tersendiri.
⏩ Tentunya bu, syukron atas arahannya.  πŸ™
↪ Waiyyakum

2⃣ Bismillah
Assalamualaikum bu Rosyidah
Saya suka sekali dg gambaran tangki cinta.
Yg mau saya tanyakan bagaimana cara pasangan suami & istri bisa mengisi tangki cinta bila majelis Ilmu yg mereka hadiri berbeda???
Sedangkan anak2 lebih condong ke majelis Ilmu si ibu dan hal ini membuat si ayah merasa tdk "mengimami" dlm rumah tangga.
Mohon pencerahanny. Syukron
-Ita, Jakarta-

πŸŽ™ Ibu ita salam kenal..
Bukan masalah bila masing2 bisa hadirnya msg2 dlm majlis berbeda. Ibu bisa membuat majlis ilmu dirumah dengan menggabungkan imu yg ibu dan ayah peroleh. Jadwalkan satu bulan sekali minimal forum keluarga utk membahas ttg format pengasuhan yg akan diberikan ke anak2nya. Cari waktu yg tepat misalnya setelah shalat maghrib berjamaah. Buat dulu berdua kemudian sosialisasikan ke anak2 ttg keinginan, harapan dan aturan yg ingin diterapkan. Rencanakan realisasinya. Dg sosialisasi menunjukkan ke anak bahwa ayah-ibu punya visi dan misi yg sama. Bila sdh bersepakat mk kedua ortu akan saling mengisi tangki cinta. Gak harus bersamaan tp saling mendukung dan melengkapi dalam mengisinya. ✅
▶ Insyaallah saran ini bisa saya sampaikn kpd suami & berharap beliau mau menerima & kami sama2 istiqomah dlm menjalankannya.

Tanggapan:
Ummu Kayla ⏩ Jika banyak kekecewaan kita pada suami..
Bagaimana caranya agar kita jatuh cinta lg sm suami dan sayang lagi..
↪ Ada bbrp langkah...
1. Pikirkan kembali tujuan atau niat awal mau menikah dgn pasangannya
2. Fokus pada kebaikan2nya
3. Renungkan dan pikirkan apakah kekecewaan itu hanya ibu yg mengalami atau suami ibu juga mengalami.
4. Coba utarakan bagaimana perasaan ibu ke suami dan prilakunya. Sdh kah pernah diutarakan dari hati kehati tanpa emosi dan menyudutkan
Mmg sulit dilakukan namun bila sdh menetapkan pilihan tentu harus menyadari dan siap menanggung konsekuensinya.
Klu saya orangnya sgt asertif shg sy utarakan apa yg saya rasakan.
5. Isi tangki cinta dg berpergian berdua atau honeymoon dan berdua. Kelelahan dan kebosanan bisa menurunkan fungsi pfc shg kendali nilai dan nalar tdk berfungsi. Yg bekerja adalah otak emosi sehingga cenderung mencari sisi negatifnya saja.
Allahu A'lam
⏩ Syukran bu..
Alhamdulillah dapat pencerahan..
Sepertinya msh butuh bnyk lg pencerahan dr ibu..
↪ Sama2 ayo kita saling belajar dan berbagi

3⃣ Assalamualaikum bu
Suami sy profesi guru honorer dan pebisnis online. Selama hampir 4tahun menikah saya yg memiliki usaha kontrakan rumah selalu membantu modal dan support suami dlm bisnis nya yg jatuh bangun. Dan terkadang menutupi hutang nya yg sudah jatuh tempo. Suami saya orgnya gk tegaan (kalau ada yg pinjem uang lgsg kasi aja, nah giliran dia mau pinjem ke yg hutang dia mikir2 mgkin org nya blum pnya uang/gk ada tggapan dri yg ngutang).
Yg mau sya tanyakan. Bgmana cara agar hubungan keluarga kami ini ttp harmonis dan syaithon gk merayu saya utk berfikir yg buruk ttg suami saya?
Selama ini saya selalu mengalah dengan memberikan simpanan tabungan saya. Saya gk tegaan juga lihat suami melas2 pinjam uang untuk modal nya.
Bukan karena pelit atau perhitungan. Tapi Krn sikap nya ini blum bisa saya ubah spya bisa tegas nagih uang yg dipinjamkan teman nya.. Apa adakah saran untuk saya dan suami? 
Terima kasih
-FT, Banda Aceh-

πŸŽ™ Bu FT yg penyabar. Semoga Allah memudahkan segala urusannya dan tetap mengokohkan rumah tangganya.
Nampaknya ibu dan bapak sama2 orang yang tidak tegaan jika ada yg memerlukan bantuan.
Bapak dan ibu harus melatih sikap assertif. Asertif itu "say yes if you want to say yes dan sebaliknya".
Rasa tidak enak itu hanyalah persepsi bapak saja saja belum tentu kenyataanya begitu maka harus dibuktikan. Kenapa? Karena sikap ini bisa mengganggu kondisi psikis bapak. Sebenarnya ada rasa tidak nyaman, bisa mudah galau istilah psikolpgisnya free floating anxiety. Makanya harus dilatih mulai dari ayah ibu ato ayah ke anak saat berkomunikasi. Nyatakan apa yang ingin dikatakan, bila dilakukan maka akan muncul perasaan lega dan nyaman. Jangan berpikir ke dampaknya karena belum tentu akan ada dampak seperti yg ditakutkan terjadi. Kmdn jangan lakukan pembenaran jk apa yg dikhawatirkan jika dilakukan mmg terjadi krn itu kerja amygdala. Sikap asertif membuat hubungan dg oranglain nyaman dan perasaan diri juga aman. ✅

4⃣ Assalamu'alaikum bu Rosyidah
Bagaimana mempertahankan tangki cinta kita sebagai seorang Istri juga sebagai Ibu agar slalu terjalin keharmonisan di lingkungan keluarga?
-Nita, Tanggerang Selatan-

πŸŽ™ Bu nita di tangsel...
Tangki cinta itu harus selalu dirawat dan dijaga agar tetap terisi terus. Selalu sediakan waktu utama utk berdua atau bersama keluarga.
Bila dg suami bisa umroh berdua, makan2 berdua, olahraga bersama dll. Bahkan selalu berhubungan via hp meski hanya menyapa. Sering2 lah ungkapkan kata sayang dan cinta ke suami.
Dg anak2 juga gitu sesuai dg bahasa cinta msg2 anak. Sgt perlu diagendakan selain bersama2 juga msg2 individu.
Utk anak yg bahasa cintanya time, maka sediakan waktu utk sesekali mengantar sekolah atau mengajak ke mall beli sepatu/keperluanya secara suprise. Utk anak yg bahasa cintanya touching maka sering2 lah dipeluk dan dielus sambil dibisikkan ditelinganya ungkapan perasaan ibu spt betapa sayangnya ibu ke dia, betapa khawatirnya ibu akan keselamatannya dll. ✅

Tanggapan:
BuSyafleni ⏩ Terkadang rencana dan keinginan qt tdk berbalas alias bertepuk sebelah tangan bu ida, awalnya sehari dua hari berjalan lancar sesuai kesepakatan mis, kirim sms cinta dan telfon. Tp type suami suka lupa (katanya), hari hari berikutnya mandeg... nah, terjadi lah "kekeringan" lg tangkinya. Gmn tipsnya ya bu, spy terus mjd kebiasaan?
↪ Bu Syafleni...
Bila kita berbuat baik dan berharap balasan yg sama, mmg akan menyakitkan bila ternyata pasangan tdk melakukan sesuai yg diharapkan.
Tetaplah lakukan perbuatan baik karena itu akan mengokohkan perasaan pasangan yg tidak harus dikatakan.
Mmg bisa dipahami dan wajar saja bila menginginkan pasangan juga melakukan yang sama. Tapi kadang laki2 itu mmg gak suka banyak menyatakan inginnya merasakan. Padahal wanita akan lebih tenang bila perasaan yg sama dari pasangan juga dikatakan. Yg penting diwujudkan dalam tindakan yg mmg penuh kasih sayang dan cinta.
⏩ Berarti qt jgn bosan tuk terus lakukan rencana yg dh disepakati bersama ya bu...
Terkadang emang kesel kalau suami gk feed back, apalagi kalau sdng capek...☺
Trima kasih bu ida pencerahannya
↪ Nah itu, kan sedang capek? Klu orang sdg capek maka pasangannya harus memberi empati bukan menuntut...
Tunggu sampai capainya hilang kemudian katakan lagi perasaan ibu, biasanya akan direspon dg lebih baik...
Pengalaman saya gitu bu....☺πŸ˜‰
Betul bu leni harus istiqomah, itulah dinamika rumah tangga ada pasang surut, ada semangat terkadang mengendor. Tp harus tetap dikawal..
Maka jika ada kelelahan atau kebosanan lakukan treatmen dengan piknik atau rekreasi...

5⃣ Bismillah...
Bu, apa megancam anak itu dpt merusak / bukan komunikasi menyampailan cinta yg baik?
Misalnya si anak selalu main tdk mau di kemaskan lagi, padahal udah buat komitmen dari awal bermain, kalau sudah seesai harus di kemaskan. Saya mengancam kalau tidak di kemas, mainannya ummi simpan gak boleh main lagi.
Mohon penjelasannya komunikasi yg baik untuk ttp tampak menyayanginya seperti apa supaya anak paham dan mau menjalani komitmen.
-Dayang Ratna, Singkawang-

πŸŽ™ Mungkin yang dimaksud ibu aturan ya...
Apa yg ingin ibu latih itu adalah kedisplinan.
Maka bila anak msh usia dibawah 5 tahun lakukan bersama2 dgn ibu untuk mengemasi barang. Komunikasi dg anak dibawah 7 tahun posisikan ibu setinggi anak dan tatap matanya lalu sampaikan apa yang ibu inginkan. Tp jangan suruh anak usia dibawah 5 tahun untuk membereskannya sendiri. Agar aturan itu tidak bernada ancaman maka perhatikan intonasi dan mimik wajah ibu.
Intonasi dan mimik wajah tidak nampak galak dan marah.
Gunakan bahasa cinta anak bu...
Bila anak ibu bahasanya dengan gift maka katakan " nak, kalau ingin terus bermain maka setelah selesai masukan kedalam kotak ya seperti ini atau nanti katakan ke ibu kalau sudah selesai sehingga kita bisa bersama2 merapihkannya. Dgn mimik wajah yang ramah anak akan memahami. Tp bila dg intonasi tinggi dan mimik kesal mk anak justru gak mendengarkan tapi ketakutan shg bukan membereskan tapi lari ato mengabaikan. ✅
▶ MasyaAllah, tetap bisa tenang yaaa bu, ambil jeda supaya tdk langsung merespon marah. Gak ada gunanya ya marah dgn anak d bawah 7 thn.
Jadi ttp harus dgn kalimat2 positif dan ttp jaga kewarasan yaaa bu....
MasyaAllah....
belajar sabar lagiiiii...
↪ Betul bu harus belajar sabar lagi... maka orang tua harus belajar mengelola emosi agar terjaga..
▶ Jadi, kalimat megancam itu tidak efektif yaaa bu?
↪ Sangat tidak efektif karena anak mau melakukannya hanya karena takut bukan kesadaran. Nantinya terkait dg perintah ibadah anak akan melakukan nya karena itu bisa menyenangkan orang tua atau agar tidak dihukum. Ancaman hanya akan membuat anak seperti robot patuh tapi bukan karena kesadaran dan merasakan manfaatnya.
▶ Syukron wa jazakillah kharan bu... yg di perbaiki diri ini dlu...😘😊☺
↪ Waiyyakuma bu dayang...
Sy juga terus belajar dan belajar terus. Terus memperbaiki diri dan meperbaiki keluarga...

6⃣ Assalamu'alaikum ibu Rosyidah...
Kalau anak suka buat tulisan sayang ayah dan bunda, bunda terhebat dan sejenisnya, apakah menandakan tangki cintanya kurang diisi bu?
Trus kalau saya peluk dan cium mereka malu malu kucing..
Padahal sy sering kasih pelukan ke anak2.
Apa krn faktor usia anak2?
Anak sy laki-laki usianya jalan 9 th dan 6th.
Kalau yg perempuan msh 1,7 th paling suka sy peluk dan dikeloni.
Anak2 jg sering mnta ikut kalau sy atau ayahnya pergi keluar rumah.
Sy jadi berfikir apakah sikap anak2 sebagai reaksi dr keinginan mrk?
Jazakumullah khairan katsir atas jawabannya ya bu..
-NN, Medan-

πŸŽ™ Bu Nn dimedan...
Yg dilakukan ananda justru sedang mengekspresikan rasa sayangnya dg bahasa cintanya. Ini berarti tangki cinta anak mulai dan sedang terpenuhi. Anak akan mudah mengekspresikan sesuatu bila merasakannya.
Kalau anak usia 9 tahunan mmg sudah mulai ada rasa malu bila dipeluk orang tua apalagi tempat umum krn ke aku annya sudah tumbuh. Maka ekspresikan dengan bahasa cintanya yg sesuai.
Betul bu NN sikap anak2 itu ekspresi dari apa yg dirasakan dan dibutuhkan. Anak yg suka menunggu oleh2 atau hadiah dari irang tua itu kan berati menekspresikan ungkapan perasaannya dg hadiah (bahasa cinta) ✅

7⃣ Assalamualaikum wr wb.
Selamat malam buRos.... wah.. share materinya luar biasa buRos.. langsung kena... Bahasa  Cinta menjadi kebutuhan dasar ya bu. 
BuRos....saya mau tanya.
1. Apakah pemberian bahasa cinta ini tiap rentang usia berbeda beda? Tadi saya baca ada yang untuk anak usia 5 - 10 th.
2. Bagaimana untuk usia di atas itu bu? Anak saya bungsu 9th (laki laki), ke -2   11th (perempuan) dan ke-1   14th (laki laki)
3. Lalu bagaimana dengan anak yang misal dia secara usia masih muda, tapi tuntutan posisi dia atau kelas dia sudah lebih tinggi dibanding usianya. Apakah kita mengikuti usia sebenarnya, ataukah kita mengikuti bahasa cinta yang disesuaikan dengan kelas dia saat ini ?
Trimakasih sebelumnya buRos...
-Lintang, Tasikmalaya-

πŸŽ™ Bu Lintang di tasik...
1. Betul bu kalau jenis bahasa cinta sama tapi penyampaianya berbeda2 utk tiap usia.
2. Untuk anak usia diatas 7 tahun bisa menggunakan komunikasi yang dialogis krn di usia ini fokus pengasuhan itu 50 persen mengembang kan nalar berpikir.
Jadi jika mau mengisi tangki cinta anak itu dg bahasa yg bisa diterima nalar anak.
Misal: bila ibu mau menyampaikan rasa khawatir ibu akan pergaulan anaknya yg bahasa cintanya touching maka cari waktu tepat saat ia bugar misal mau brkt kesekolah maka peluk anak saat salaman dan katakan ibu tidak melarang kamu bergaul namun begitu sayangnya ibu pada kamu sehingga takut kamu terjerumus pada pergaulan bebas. Makanya ibu meminta kamu agar tidak pulang setelah maghrib atau meminta kamu berpakaian yg menutup aurat
3. Anak akselerasi ya bu?
Yg harus diperhatikan adalah usia mentalnya bukan posisi atau tingkatannya.
Bahasa cintanya sesuai dengan dirinya namun caranya disesuaikan dg usia perkembangannya.

Apalagi pada anak2 akselerasi ibu... sy pengalaman pendampingan dan pada anak sy sendiri. Pd anak2 yg cerdas kognisi itu memiliki masalah dalam mengelola emosi. Kenapa krn pada anak aksel yg sering diasah adalah otak hippocampus ( berpikir) shg otak emosi kurang dilatih.
Saran saya saatnya ibu banyak menstimulasi emosi positif dg membantu melatih mengelola emosinya. Salah satunya dg cara jeda yg sdh saya berikan diatas.
Saat di bpp sy ikut mendampingi anak2, guru dan ortu anak gifted dan menjumpai2 masalah kematangan emosi pd anak tsb. ✅

πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€

🎀 *Moderator*

Menarik juga membahas anak anak gifted.. penasaran bagaimana tingkat kecerdasan IQ dan EQ nya. Dan seperti nya harus di perkuat dgn SQ kah Bu? Mgkn Besok ibu bisa menjawab lebih detail ☺

πŸŽ™ *Ibu Rosyidah*

Baik bu fiqa... smg bermanfaat. Selamat istirahat.. moga bsk lebih bugar saat bangun.
Ingat self talk dulu sebelum tidur.... dialog dg badan agar sehat... sehat dan bangun lbh sehat.

🎀 Boleh ajarkan bagaimana selftalk nya bu?

πŸŽ™ Ntar disesi lain... sederhananya... sentuh bagian2 tubuh yg terasa sakit atau capek. Ato seluruh badan dan katakan wahai tubuhku... saya tahu engkau sudah lama menemani aku. Trimaksih ya... maka bsk saat bangun dalam keadaan sehat dan segar. Itu mengeluarkan hormon dopamin... shg menyongsong hari dg penuh rasa syukur.

🎀 Dopamin hormon bahagia ya bu. Memberi rasa senang. Alhamdulillah atas nikmat Allah.

πŸŽ™ Betul... bersyukur dg nikmat itu mewujudkan ketenangan.

Menjadi ibu itu sebuah anugrah terbesar sekaligus penuh tanggung jawab. Karena akan diminta pertanggung jawabannya kelak. Oleh karena itu rawat kesabaran, keuletan dan keikhlasan. Bukankah keluarga kita adalah aset kebaikan saat ketika kembali pada Allah. Semoga kita semua dikuatkan punggung dan langkah untuk membentuk anak2 yang rabbani... yg dirindukan umat. Aamiin

πŸŽ™ Aamiin, Aamiin, Ya Rabbal 'alamiin..
baraakallahufiik Bu Ida.. terimakasih atas nasehat nya..

🎀 Wa fiikumbarokallahu

πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€

❓✅ *Sesi Tanya Jawab ke 2* ✅❓

8⃣ Ibu saya khawatir dengan tangki cinta anak saya yang bocor karena kadang supaya cepat beres saya suka menggunakan ancaman. Pola pikir apa yang harus saya ubah agar tidak menggunakan ancaman lagi. Dan bagaimana memperbaiki tangki cinta anak? Terima kasih.
-A-

πŸŽ™ Ibu A.. salam kenal
Kalau tentang efek ancaman sdh dibahas dipertanyaan sebelumnya. Ancaman sesungguhnya keinginan dr orang tua agar anak tunduk pada perintah orang tua. Maka ganti dg contoh prilaku utk anak usia 0-6 tahun. Utk usia 7-14 tahun gunakan komunikasi dialogis.
Terapkan pola asuh autoritatif ato istilah umi disebut demokratis. Seimbangkan antara penerimaan/acceptance (kasing sayang) dengan kontrol. Seringnya orangtua lupa kontrol.
Dalam kontrol ada evaluasi ttg pelanggaran.
Utk anak remaja pola komunikasi spt ini tepat... krn mrk sdh jd pribadi yg otak penalarannya (pfc dan hypocampus) nya sdh berkembang sempurna.
Bila merasa khawatir tangkinya bolong2 maka tambal dg bahasa cinta masing2 anak dg cara sesuai usianya. Otak itu plastis makanya ada neuroplastisitas, adanya pembiasaan baru akan membentuk prilaku baru.
Artinya jika ada yg terlewat dlm suatu masa utk mengisi tangki cinta maka lakukan sekarang... maka akan menambal kebocoran tangki sebelumnya. ✅
▶ Contoh komunikasi dialogis seperti apa ya bu?
↪ Komunikasi dialogis itu dua arah orangtua tidak mendominasi tapi banyak mendengar juga. Berbicara saat anak mendengarkan dan mendengarkan saat anak bicara.
Misal dg anak usia 14 tahun merasa orangtuanya banyak menuntut dan menganggap nasehat adalah ceramah maka katakan dgn bahasa cintanya. Bila bhs cintanya touching maka peluk dia dan katakan nak bunda sgt syg pd ade... bunda nggak rela kalau ada laki2 yg menggangu ade mknya bunda minta ade utk hati2 dan tdk bebas bergaul dg laki2 yg bukan muhrim.
▶ Alhamdulillah. Terima kasih Bu.

9⃣ Assalamualaikum
Saya mau tanya bu, kalau anak 5 tahun mudah sekali ikut teman sepertinya dia berperilaku menyerupai teman2 agar merasa diterima dan bagian dari teman2nya, itu wajar atau bagian dari tangki bocor ya bu? Soalnya perilaku tidak baik juga ditirunya padahal sudah diberitahu bahwa itu tidak baik. Bagaimana cara menambal kebocoran itu ya bu, jika itu adalah kebocoran.
Terimakasih
-Va, Jakarta-

πŸŽ™ Bu Va di jkt
Anak usia 0-6 tahun itu cara belajarnya mmg dg meniru/imitasi. Mknya ortu hrs hati2 dg perkataan dan tindakannya. Pd usia itu anak belajar via image/kesan dr prilaku oranglain dan blm punya saringan nilai. Krn stimulasi nilai siap diberikan ke anak usia 7 tahun keatas. Mknya anak akan meniru apa sj yg dilakukan atau dikatakan orang disekelilingnya tanpa disertai kemampuan menyaring mana yg boleh dan tidak. Tugas orang tua untuk menjelaskannya dgn komunikasi.
Komunikasi dgn jalin kontak mata dan usap kepalanya dan tuntun anak untuk membedakan mana yg boleh dan tidak.
Apkh Sdh terjawab bu Va.. Jd orang tualah yg harus tetep mengimbangi dgn stimulasi emosi dan bicara yg positif. ✅

πŸ”Ÿ Bismillah
1. Apakah ada efek negatif terhadap perkembangan anak, jika kita sering mengeluhkan kekurangan anak (seperti mudah cengeng, sedikit sabarnya) langsung pada anak tsb saat kondsi tenang. Dengan maksud agar bs berubah..
Syukran, Jazaakumullahu khoiran
-Zakiya, Sumbawa-

πŸŽ™ Bu zakiya di sumbawa..
Jelas ada efeknya bu. Keluhan negatif apalagi bila sering menggunakan kata " kamu itu selalu... biasanya... dll.. itu adalah labeling.
Dgn label itu akan membuat anak berprilaku sesuai yg dilabelkan. Otak itu pabrikasinya prilaku. Maka bila sudah ada label maka otak akan memproduksi prilaku sesuai yg dilabelkan. Kan info yg diterima otak akan diteruskan ke syaraf sensorik dan menggerakkan motoriknya untuk menggerakan prilaku sesuai yg didengar.
Maka berhati2 lah dg label bila sudah terjadi ulang/reinstall lagi dr awal. ✅

Tanggapan:
BuNur ⏩ Reinstall dari awal spt apa bu?
↪ Mengisi kembali apa yg terlewat atau belum diberikan pada fase perkembangan sebelumnya. Kan terkadang kita baru tahu ilmunya setelah anak kita besar atau terlewat tdk distimulasi.
BuZakiya ▶ Bagaimana contoh riilnya buIda?
↪ Apa yg ingin ibu ulang? Itu yg harus ibu tanamkan kembali. Jk ibu merasa selama ini bonding dg anak kurang saat usia 0-6 tahun... perbaiki hubungan dan lbh memperhatikan anak saat skrg dg bahasa cinta anak dan cara yang sesuai dg umurnya ( sdh dijelaskan sbelumnya)
⏩ Jika sdh terlanjur label?
↪ Bisa dihilangkan dengan
1. Ajak anak bicara pada saat sdh fresh ya... dan minta maaf bila selama ini sering mengatakan hal tsb.
2. Katakan ttg sayangnya ibu kpd anak dan ungkapkan mmg krg tepat dan menyakitkan ya kata2 tsb ( tunjukkan empati ibu akan perasaan anak)
3. Janji tdk akan mengulangi dan minta kerjasama dg anak utk bersama2 berubah.
Jk dilakukan dg bahasa cinta yg sesuai insya Allah, anak akan memaafkan dan berusaha utk memperbaiki prilakunya juga.
BuYola ➡ Apa berlaku untuk anak dibawah 5 tahun bu?
↪ Kalau utk anak usia 5 tahun kebawah malah lbh mudah. Caranya dg merubah mimik wajah dan memberikan contoh positif dlm ekspresi emosi, dlm berkomunikasi dan berespon. Krn mental imaging anak sdh berkembang sempurna. Di usia 5 tahun mah kurangi kata2 dan banyakin contoh.

BuLintang ⏩ Bagaimana kalau maksud dari labeling itu untuk membakar semangat. Berharap si anak bangkit. Bangkit karena ada kata kata yang tidak enak. Paksu menanggapinya seperti itu bu. Beliau berkaca pada diri sendiri.. yang bangkit saat ada orang yang menghina. Jadi kuat mentalnya.
Bagaimana bu ?
↪ Bagaimana anak tahu kalau maksudnya orang tua itu baik jika kata2 nya negatif????
Itu kan bahasa yg diinginkan orang tuanya. Otak itu hanya akan menangkap informasi yg dikatakan secara jelas.
Knp tidak memakai kata positif bukankah lebih bagus dan langsung di coding otak dan diwujudkan dlm prilaku sesuai yg dilabelkan.
Jika perkataannya: ayo nak harus bersemangat agar tidak tertinggal. Kamu pasti bisa koq. Mama akan bantu.
Kata2 itu jelas dicoding otak utk diteruskan syaraf sensorik utk melakukan tindakan sesuai label positifnya.
⏩ Ayahnya bilang sendiri bu ke anaknya. Ayahnya bilang ke anak saya yang besar ya bu yang SMA. Hidup di luar sana berat... kamu harus kuat.... ayah dulu gitu... makanya ayah bisa kuat seperti sekarang. Pemahaman saya mentah bu. Karena ayahnya secara keberhasilan dan perjuangan lebih baikkkk dari saya.
↪ Perkataan sya bgmn anak tahu itu maksudnya bila kata2 nya negatif maka akan sulit dipahami anak maksud orang tua itu positif. Krn pemaknaan dibalik kata itu baru berkembang diusia dewasa.
Klu perkataan spt ini berarti positif bu.
⏩ Paksu memberikan contoh2 keberhasilan ke anak saya bu. Bagaimana ia, dan teman2nya kuliah yang dulu di hina hina akhirnya berhasil. Ayah harus katakan tegas kekurangan kamu.. supaya kamu bisa memperbaiki. Intropeksi.
Kedengarannya keras bu... tapi saya kan ngga bisa lakukan apa apa karena kan kita harus 1 suara ya bu. Walau hati kecil saya nolak.
↪ Klu mengatakan kekurangan anak boleh tapi dalam situasi yg tepat dan tidak merendahkan mental anak dg kata2. Klu mau mengkoreksi perilaku anak katakan dlm situasi anak nyaman dan tdk merasa diadili.
Ajak anak duduk berdekatan dan sentuh punggungnya... nak ayah mau bicara... ayah cermati kamu mudah (mis putus asa)... ayah khawatir klu keterusan... yok diperbaiki... mau kan.
Cara2 demikian akan lbh diterima anak krn sifatnya ajakan bukan kritik.
⏩ Terima kasih bu πŸ™πŸΌ

1⃣1⃣ Assalamualaikum bunda...
Saya ingin bertanya mengenai bagaimana cara mempertahankan tangki cinta antara saya dan orang tua saya agar selalu penuh...
Saya tinggal bersama ortu saya dan dalam keseharian beda sekali prinsip dan cara pemikirannya.
Untuk pindah tidak memungkinkan karena ortu sudah tua dan sering sakit2n dan saya juga anak tunggal.
Karena saat ini saya sudah berkeluarga dan punya anak kadang suka ada komunikasi yg buruk dgn mereka.
Orang tua saya ini cenderung mengatur di segala aspek baik juga pengasuhan, sehingga saya kesulitan membuat aturan buat anak2.
Saya sudah berusaha terus berkomunikasi kepada mereka saat mereka santai agar  jangan suka keras kepada anak saya seperti membentak, mencubit  (umur 3thn) walau saya tau niatnya untuk mendisiplinkan atau mengajari anak agar nurut lah istilahnya.
Tapi sepertinya tidak ada efek2 apa, ortu tidak pernah mendengarkan bahkan saya sempat agak tegas ke beliau tapi yg ada malah kami  bertengkar.
Saya adalah orang yang agak ekpresif, jika saya masih memendam dalam hati saya akan sangat tertekan, sementara jika menyampaikan tidak ada hasilnya malah muncul konflik nanti. Bagaimana ya bu tips buat saya untuk mengisi tangki cinta saya sendiri dan tangki cinta untuk kedua orang tua.. Terima kasih
-NN, Babel-

πŸŽ™ Bu NN di babel.
Utk menyamakan visi pengasuhan mmg perlu MOU dulu. Pd usia sarang burung (orang tua usia 60 keatas) mmg sgt sulit merubah watak (maaf) krn otak sdh nggak plastis lagi.
Ibu bisa mengisinya dgn menjaga silaturahim berkala dg berkunjung ato via hp.
Hindari sumber pertengkaran, jika ttg anak2 ibu maka hindari perbincangan ttg ini dgn orang tua ibu. Kan tinggalnya berjauhan kan. Bila mau berkunjung ke orang tua... beri anak2 rambu2 nya atau evaluasi saat pulang ttg sikap neneknya. Evaluasi thd setiap kejadian buat anak adalah hal yg penting. Dgn evaluasi anak akan mampu membedakan mana yg sebaiknya dilakukan dan mana yg harus dihindari.
Dgn evaluasi anak akan bisa memahami sikap sesungguhnya orang tuanya. ✅
▶ Jika kita serumah bagaimana bu? Karena ada hal2 yg agak menyulitkan buat mandiri.
↪ Ya itu tantangannya. Itu mmg side efeknya. Maka lakukan hal yg paling mungkin utk dilakukan dan tidak memunculkan pertengkaran dgn mengarahkan ke anak2 utk menghindari hal2 yg membuat neneknya marah. Dgn demikian sikap nenek yg dikhawatirkan efeknya ke anak2 berkurang munculnya. Sambil bersabar dan memohon kepada Allah diberi kemudahan untuk mendapat tempat tinggal sendiri.

1⃣2⃣ Assalamu'alaikum bu ida
Semalam ada bahas masalah asertis, menurutku aku termasuk org yg asertis..
Tp suamiku type org yg gak enakan jd apa ngikut aja apa mauku jd terkesan aku yg otoriter, yg ujung2nya kalau terjadi sesuatu yg tdk di harapkan bisa diblg aku yg di salahin, pdhl aku termasuk org yg demokratis yg bisa menerima masukan jika memang itu lebih baik. Tapi aku gak dpt itu dri suami dan ujung2nya kesel dan marah deh.. 😬
Cara ngadepin type suami seperti itu gmna ya...? Biar visi n misi tujuan bisa sama dan kalau terjadi sesuatu bisa di hadapi bersama dan menjadi team yg solid, krna aku pny kesulitan berhadapan sm org yg apa2 gak enakan dan ga mau cari ribut

πŸŽ™ Mhn maaf ya bu...
Biasanya sikap tidak enakan atau tidak tegaan suami itu karena pernah ada kejadian yg membuat ia merasa bersalah karena memutuskan sendiri. Btw Agar bisa asertif maka:
1. Tegaskan suami untuk mengutarakan pendapatnya.
2. Katakan ibu tdk ingin disalahkan jika sesuatu dilakukan hanya karena suami hanya nurut ide ibu.
3. Yakinkan suami kalau ibu tidak akan marah bila suami punya ide lain
4. Satukan pendapat ambil jalan tengah dgn menganalisa manfaat, kemudahan, tantangan dan efek negatifnya bersama2..
Insya Allah akan muncul sepakat.
Bila terjadi masalah krn kesepakatan bersama maka akan solid mencari solusinya bersama. allahu A'lam
Ini pengalamanku juga ✅

1⃣3⃣ Bismillah
Assalamu'alaykum bu rosyidah...
Fulanah sdh menikah selama 7 thn, namun cinta nya terhadap suami spt nya masih sedikit sekali. Pdhl suami nya sering mengungkapkan cinta nya kpd si istri (baik dengan tulisan, lisan, sentuhan)
Dengan perasaan istri yg menganggap dia sedikit mencintai suami nya, apakah ini menandakan tangki cinta si istri ini kosong bu?
Istri menganggap dia hanya sedikit mencintai suami, krn mungkin si suami sering sekali melakukan hal yg tidak disenangi oleh istri, si istri sering berfikir (mungkin kalo udah kehilangan suami(meninggal) baru deh kamu merasa bagaimana kamu mencintai suami mu)
Lalu jika sdh dtg fikiran2 spt itu, baru lah si istri segera me refresh otak nya kembali, lalu dia berusaha utk berkhidmat pd suami dengan baik.
Mohon nasehat nya bu kepada fulanah, apakah sikap nya benar.
Lalu jika memang benar bahwa tangki cinta si istri tersebut kosong, bgmn cara mengisi nya? (Lbh spesifik, apa yg harus dilakukan si istri?)
Barokallahu fiik
-Amatullah, Banda Aceh-

πŸŽ™ Sbnarnya tangkinya nggak kosong. Cuma si istri menafikannya krn ada perasaan spt itu yg tanpa disadari sdh jadi image dlm pikirannya. Bila sudah terbentuk image spt itu maka pemaknaannya juga akan lain meski curahan cinta suami diberikan. Itu amygdala sbg otak emosi sdh dibajak sehingga rasa dan nalar tidak digunakan.
Jangan dibiarkan... meski sulit tumbuhkan cinta krn Allah. Coba hayati kisah seorang ulama tampan yg dilamar gadis buruk rupa, buta dan cacat. Ulama itu selalu bersabar akan dgn kehadiran istri yg spt itu hanya berharap ridho Allah. Dr kesabarannya lahirlah anak yg kemudian hari jadi imam madzab yg terkenal. Cinta bisa ditumbuhkan jk karena Allah.
Itu lintasan2 fikiran negatif yg harus dijauhi bu.

Jika muncul latih dg thought stopping... mengatakan pada diri dari stop berpikir kearah itu dan ganti dgn dzikir. Bayangin sisi positif suaminya dan syukuri. ✅

1⃣4⃣ Gmn ya bu menumbuhkan ksh syg sm anak2 sy yg kdg suka berantem sampai nangis2, agar nanti  jd sayang sm saudaranya? Rasanya susah sekali menerapkan kesabaran sy supaya selalu tdk marah ketika mereka sedang tdk akur
-Fajriah, Banda Aceh-

πŸŽ™ Bu fajriah di banda aceh.
Sebelum mengisi tangki cinta anak maka tangki cinta orang tua juga harus sdh terisi penuh.
Sejatinya orang tua hrs belajar mengelola emosi sblum menangani masalah anak.
Caranya :
1. Kenali tanda2 nya bila mau muncul.
Misal: intonasi makin tinggi, nafas tdk beraturan, mata melotot.
Tiap org beda2 tanda2nya... bila muncul sadari klu diri mulai marah.
2. Ambil jeda sblum berespon dan pikirkan - alasan knp sy hrs marah? - apkh dg marah itu efektif
3. Bila sdh jeda... maka menghindar dulu dgn duduk dg kaki nggantung, wudhu ato sholat sunnah. Tindakan ini akn meredakan amygdala.
4. Jk tlh reda maka datangi anak dan evaluasi pd saat anak jg sdg fokus.
5. Ajak anak bicara berhadapan : nak , nampaknya kalian koq srg bertengkar knp?
Bukankah lbh baik bila saling membantu dan menolong.
Coba katakan apa yg kamu rasakan thd saudaramu? Lbh utama mana persaudaraan ato benda yg diinginkan.
Cara demikian adalah komunikasi dialogis... terhindar dr rasa menyudutkan dan disalahkan
Allahu A'lam smg bermanfaat.

1⃣5⃣ Bagaimana cara healing seorang anak yg terlanjur pernah di labeli "bodoh" oleh neneknya. Sy sdh coba kasi pengertian dan semangat, akan tetapi rasanya masih mengganjal di hati anak sy R (6th).
Jazakumulullahu khair πŸ’
-Bu K, Batam-

πŸŽ™ Bu fiqa..pertanyaan bu itu mirip dg bbrp pertanyaan sblumnya. Jd monggo di scroll dulu. Ada langkah2 nya koq


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–

πŸŽ™ *Ibu Rosyidah*

Kita akhiri ya... Karena sudah maghrib. Sy mhn diri ya ibu2 sholihah. Semoga bermanfaat. Kekurangan dari jawabannya itu menunjukkan sy hanya seorang hamba yg dhaif dan kelebihanya milik Allah hanya dgn izinnya kita bisa mengenal hikmah dari ilmunya.
Allahu A'lam.
Waalaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.

🎀 *Moderator*

Alhamdulillah
Jazaakillah khayran Bu Ida atas kesediaan Waktu nya untuk berbagi ilmu yg sangaat bermamfaat kepada kami.. Allah sebaik baik pembalas kebaikan Ibu..

πŸŽ™ Aamiin... doakan saya agar ilmunya berkah dan bermanfaat.. sy suka sekali sharing.. tp mmg skrg lagi banyak kerjaan di p2tp2a juga lagi banyak kasus pelecehan anak usia dini yg membuat saya kadang bisa menangis.

🎀 Subhanallah.. semoga lain kali berkenan untuk sharing lagi bersmaa kami dsini ya bu.

Jazaakunnallahu Khayran untuk semua Ibu Ibu pembelajar yang setia menanti lanjutan Kulwap nya sampai tuntas.. semoga setiap ilmu nya sama sama bisa kita di aplikasikan ya..

Ibu ibu shaliha..
Sejati nya belajar pengasuhan itu sampai akhir hayat Kita.. agar kelak kita mampu mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah akan amanah yang telah di titipkan nya kepada kita, sungguh berlelah lelah mengasuh dan memelihara amanah nya adalah ikhtiar kita agar nantinya kita mampu meraih kesuksesan yang hakiki, yaitu ketika kita sekeluarga berkumpul di Jannah NYA. Baraakallahufikunna ummahat Fillah..

Ψ³ُΨ¨ْΨ­َΨ§Ω†َΩƒَ Ψ§Ω„Ω„َّΩ‡ُΩ…َّ وَΨ¨ِΨ­َΩ…ْΨ―ِΩƒَ Ψ£َΨ΄ْΩ‡َΨ―ُ Ψ£َΩ†ْ Ω„Ψ§َ Ψ₯ِΩ„Ω‡َ Ψ₯ِΩ„Ψ§َّ Ψ£َΩ†ْΨͺَ Ψ£َΨ³ْΨͺَΨΊْفِΨ±ُΩƒَ وَΨ£َΨͺُوْΨ¨ُ Ψ₯ِΩ„َيْΩƒَ

Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.

(Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.)
Wasalam

0 comments:

Posting Komentar