31/08/17

Kulwap Parenting KOBAR ke 19

Bismillahirrahmanirrahim

πŸŽ€ *Resume Kulwap Parenting KOBAR ke 19* πŸŽ€
{ _Komunitas Ibu Belajar_ }

πŸ“… Rabu, 23 Agustus 2017
⏰ 14.00 WIB - Selesai

Tema: *Manajement Stress pada Anak dan Remaja*

Nara Sumber: *Yirawati. Psikolog*

Profil Nara Sumber:

πŸ‚ Nama lengkap Yirawati, S.Psi. Psikolog
πŸ‚ Nama Panggilan Ira
πŸ‚ TTL : Bondowoso 17 Juli
πŸ‚ Nama Suami Ali Supriantono, ST
πŸ‚ Ibu dari 1 putri dan 2 putra
πŸ‚ Pendidikan terakhir Program Profesi psikologi Untag Surabaya.

Pengalaman profesi:
1. Konsultan psikologi biro citra anda 1998 - 2002

2. Dosen Psikologi Univ. 45 Sby. 2002 - 2008

3. Konsultan swasta utk Diklat Prop. 2001 - 2004

5. Team Asessor  Telkomsel 2002 - 2004

4. Konsultan Psikologi PT People Development Surabaya 2008 - 2011 untuk PT Ajinomoto Indonesia dan Askes Indonesia

5. Konsultan Psikologi LPIT At Taqwa Surabaya divisi anak khusus serta di beberapa sekolah swasta di Surabaya mulai 2011 - sekarang

6. Owner KB/RA Nairdza Menganti Gresik

7. Pemateri dalam Parenting dan training pendidikan disekolah dan instansi swasta serta pengisi Artikel psikologi di Tabloid Nurani dan Narsum Mozaik Radio Suara Muslim FM ( Sham FM )  surabaya

8. Praktisi Neuroparenting untuk seminar dan konseling

Hobi  : Berkebun, Membaca buku, dan mengajar

🌹Moto : Menjadi Istri, ibu dan muslimah yang disayang keluarga dan Allah

Moderator: *Cut Rafiqa Majid*
Co-Moderator: *Welly Suardi*
Notulen: *Hasfiani*
                *Sambadra Dara*

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

πŸŽ™ *Moderator*

Bismillah..
Assalamu'alaikum bunda Ira
Ahlan wa sahlan di Grup Kulwap KOBAR..
Gimana kabar nya Bunda ira?

❤ *Bunda Ira*

Waalaikumsalam wr.wb.
Alhamdulillah sehat dan  baik.

πŸŽ™ *Moderator*

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Alhamdulillaahi rabbil ‘alamiin, wassalaatu wassalaamu’alaa asrafil anbiyaa ii wal mursaliin Muhammadin, wa’ala alihi wa'ashahbihi ajma’in,

Rabbis shrahli shodri wa ya shirli amri wahlul uqdatammil lisaani yafkahu kauli, amma ba’du.

Sebelum nya , perkenalkan saya Cut Rafiqa Majid, Moderator pada hari ini
Sebelumnya Co.moderator bu welly suardi telah bertugas membagikan materi dan menampung pertanyaan, dan nanti setelah kulwap selesai akan kita bagikan resume yang akan di kerjakan oleh peresume handal kita bu hasfiani. Jazaakunnallah khairan.

Yang saya hormati Narasumber yang telah hadir pada siang hari ini untuk berbagi ilmu bersama kami disini.. Bunda Ira Wati.

Yang saya cintai dan saya sayangi para ibu dan untuk calon ibu yang yang sudi kira nya meluangkan waktu untuk ikut belajar bersama di dalam Kuliah Whatsaap (KulWap) KoBar ini, semoga Rahmat tercurah kepada kita semua,

Puji syukur Al-hamdulillah marilah kita senantiasa panjatkan kehadirat Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰
Atas limpahan Rahmat, Taufiq, Hidayah dan Inayyah-Nya pada kita semua,
Yang mana sampai saat ini kita masih diberikan Iman, Islam dan kesehatan,
sehingga pada hari hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam Majelis yang mudah mudahan di Ridhai Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰

Sholawat dan Salam, semoga Allah senantiasa mencurahkan pada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω…    , beserta Keluarga dan Para Sahabatnya, dan orang orang istiqamah berjuang dan mengikuti sunnah Rasulullah hingga akhir zaman.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

     πŸ“šπŸ“š *Materi* πŸ“šπŸ“š

Assalamualaikum wr.wb.

Alhamdulillah hari ini diberi kesempatan Allah bisa berbagi dengan komunitas ibu2 hebat yaitu ibu pembelajar yang bersedia untuk berjibaku dan bekerja keras serta cerdas dan ikhlas untuk mendidik generasi yang lebih baik. Tak lupa Shalawat dan salam selalu tercurahkan untuk Rasullulah tercinta Nabi Muhammad SAW.

Materi kita hari ini adalah tentang managemen stres pada anak dan remaja.

Apa itu Stress ❓
Teori tentang stress banyak sekali disampaikan oleh para pakar namun saya coba definisikan dari beberapa sumber ya bunda hebat 😘

Stress adalah suatu kondisi gangguan emosi dari individu yang mengalami tekanan baik itu fisik maupun psikis dari lingkungannya akibat adanya tuntutan baik dari dalam dirinya sendiri maupun lingkungannya.

Stress bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja,  namun yang berbeda adalah persepsi dan respons dari masing masing kita terhadap stress itu sendiri.
Dan kondisi ini dipengaruhi oleh keyakinan, norma, pola hidup, faktor lingkungan, struktur dan fungsi keluarga,  pengalaman masa lalu dan mekanisme koping.

Stress itu sendiri bisa dibagi mulai dari stress normal, ringan, sedang, berat  hingga sangat berat.

Karena stress bisa terjadi pada siapa saja maka pertanyaannya apakah anak bisa stress ❓
Kan anak belum bekerja dan juga belum dibebani pikiran macam macam. Itu biasanya jawaban dari orang dewasa di sekitar kita.
Penelitian terbaru menyatakan bahwa 1 dari 10 anak berusia 5-16 tahun mengalami gangguan kesehatan mental seperti stress, cemas berlebihan, dan depresi. Satu dari tiga anak yang mengalami kondisi tersebut juga dilaporkan mengalami gejala yang semakin parah.

Pada materi ini saya khususkan manajemen stress pada anak usia dini dulu ya bunda

*Penyebab stres anak*

Stres pada anak dapat terjadi pada berbagai usia, bahkan sejak usia dini, sejak dalam kandungan. Bila ibu yang mengandung mengalami stres, janin yang ada dalam kandungan juga akan merasakannya. Detak jantung janin menjadi tidak teratur, sehingga persediaan oksigen dan sari makanan berkurang.

Sedangkan penyebab stres sendiri terbagi menjadi
1. Pola asuh ortu yang salah
2. Lingkungan keluarga
3. Lingkungan sosial ( sekolah dan teman sebaya )
4. Kurang tidur
5. Nutrisi buruk

Gejala stres dibedakan menjadi 2 yaitu

*Gejala Psikologis*
🌸 Sering menangis, senang menyendiri, rewel, tidak mau berangkat ke sekolah atau suatu tempat
🌸 Membuat kenakalan di sekolah atau di lingkungan tempat bermainnya, penurunan nilai sekolah, tidak patuh.
🌸 Perubahan perilaku lebih agresif, lebih mudah marah dari biasanya
🌸 Ketakutan, sensitifitas terhadap suara keras, hilang minat dalam bermain,
🌸 Cenderung mengembangkan kebiasaan mengupil, bermain dengan rambut atau mengisap jempol

*Gejala  fisik*
🌸 Merasa pusing, mual, diare, gangguan tidur, kelelahan dan masalah buang air, asma yang kambuh dan penyakit kulit, nyeri pada perut dan otot.

Lalu bagaimana untuk mengatasi stress ❓
Nah disinilah kita mengenalnya dengan istilah *management stress* yaitu suatu kemampuan individu untuk mengelola stress dalam kehidupannya  agar tidak berbahaya dan mengancam dirinya sendiri.

*Untuk anak2 manajemen stres itu berfungsi*
1.  Agar mereka dapat menenangkan diri sehingga dapat mengendalikan emosinya
2. Membantu mereka mencari solusi dari persoalan yang dihadapi.

Otomatis karena masih anak2 maka peran orang dewasa sangat dibutuhkan untuk membantu mereka, karena minimnya pengalaman dan belum optimalnya kapasitas otak mereka. 😊

Kemudian management stress untuk anak itu apa saja
🌹 Perbaiki pola asuh dengan bonding yang lebih baik dan buat komunikasi terbuka serta hindari kritikan
🌹Beri waktu yang cukup
🌹 Jangan buat tuntutan yang berlebihan
🌹Bentuk anak menjadi mandiri dan beri ruang ekspresi yang wajar untuk anak
🌹Beri contoh atau keteladanan
🌹Ajarkan relaxaxi pada anak
🌹Batasi technologi
🌹Beri makanan sehat dan tidur yang cukup
🌹Minta bantuan pada ahlinya

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

          *Sesi Tanya Jawab*

*Pertanyaan ke 1*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum*
*Halo Bu Ira yang baik.*
*Harits 8y anaknya sangat mudah menangis. Dari kecil gitu, klo jatuh atau terluka dia gak nangis. Tapi saat dilarang mudah sekali menangis. Perasaannya sensitif ya klo begini?*

*Nah pada saat dia begitu baiknya kita tinggalkan di ruang terpisah atau kita dampingi sampai anak lega?*
*_(Fetania, Bogor)_*

 πŸ’ _Wa'alaikumsalam bunda Fetania_
_Melarangnya bagaimana bun??😊_
_Bisa saja anak sensitif, bisa saja dia terganggu dan tidak suka atau bahkan marah karena kemauannya dilarang._

_Kebutuhan semua anak pada dasarnya adalah melakukan eksplorasi karena kebutuhan rasa ingin tahunya (curiosity) yg luar biasa, dan ini adalah modal yang diberikan Allah SWT untuk tiap manusia agar mereka belajar tentang segala hal._

_Disini saat ibu memberi larangan maka ibu harus perhatikan :_

🌺 _1. Larangan yg diberikan itu untuk yg pertama kali di satu kasus atau berulangkali utk kasus yg sama. Kalau kasusnya sama dan berulang2 berarti anak cari perhatian, berarti disini kita beristighfar ya bunda karena itu ujian kesabaran kita 😊. Tapi kalau dia pertama kali melakukan itu berarti ada kebutuhan eksplorasi curiositynya._

🌺 _2. Cara melarang itu memperhatikan tipikal anaknya bunda apakah dia tipe yg perlu tegas, lemah lembut atau tengah2. Jangan sampai salah perlakuan karena nanti muncul reaksi yg tdk kita harapkan._

🌺 _3. Perhatikan pemilihan kata saat melarang tidak perlu panjang tapi singkat dan jelas serta berikan alasan kenapa dia tidak boleh melakukan hal tersebut._

🌺 _4. Perhatikan usia anak._ _Ingat 3 tahap usia pengasuhan dari Sayyidina Ali. Karena ananda sudah berusia 8 th maka perlakukan dia sebagai tawanan. Dan sebagai tawanan maka beri dia sanksi atau hukuman yang sifatnya mendidik untuk mendisiplinkan anak._

🌺 _5. Bunda dan seisi rumah harus tegas dan konsisten terhadap aturan dan larangan buat ananda. Biasanya kalau kita suka merasa ga tega ya bun,  tapi teruslah berpikir bahwa anak diusia ini harus paham akan adab dan etiket.  Dan benar itu butuh perjuangan ya bun. Akan tetapi anak diusia ini haruslah dipaksa untuk bisa menerima otoritas dari siapapun asal itu benar. Hal ini agar dia kelak mampu menghormati dan menghargai siapapun yang akan berhablum minannas dengannya bahkan terhadap lawannya sekalipun._

🌺 _6. Kembangkan komunikasi terbuka setiap saat dengan anak dan nasehat itu tetap kita berikan padanya terutama saat anak habis makan, sedang bepergian dengan anak (musafir), saat anak sakit dan juga saat mau tidur. Sampaikan pula permintaan maaf bunda atas perbuatan kita yang mungkin tidak membuatnya nyaman dan sampaikan alasannya._

_Saat Harits nangis coba ditanya "kenapa harus nangis?"_

_Pancing agar anak ngomong,  lalu bilang "Sebenarnya tidak perlu nangis kalau merasa tidak suka dengan yg disampaikan dan juga tdk ada anggota tubuh yang sakit kan? Harits anak laki2 harus tangguh, boleh nangis tapi tidak setiap saat, apalagi kalau dinasehatin sebab Harits melanggar aturan jadi ga perlu nangis"._

_Bunda disini coba menggali perasaan ananda ya apakah marah, sedih atau kecewa (pastikah anak sudah terlatih mengenal emosinya). Kalau anak sudah bisa melabel emosinya maka latih untuk memberikan level pada emosinya dari 1-10. Ini perlu latihan intensif mama dan saat anak merasa marah, kesal, sedih dan jengkel atau perasaan tdk nyaman lainnya minta anak untuk hirup udara dalam2 tahan di perut dan hembuskan lewat mulut berulangkali sampai dia agak tenang. Bunda pasti bilang sulit, iya pastinya dan karena itu butuh latihan intensif dan kesabaran mendampingi 😊._

_Kalau dia nangis harus didampingi atau ditinggal kita liat sikonnya ya bunda dan bunda yg tahu tipikal ananda tapi sebagai langkah awal tindakan apapun yang akan bunda lakukan. Ajari anak untuk melabel emosi dan menenangkan diri dulu kemudian kita tanya dia butuh bantuan atau tidak. Karena salah satu prinsip pengasuhan pada anak adalah, anak butuh pengawasan dan arahan bantuan dari orang dewasa disekitarnya sebab kapasitas otak mereka belum berkembang optimal untuk mengatasi masalah secara mandiri._

πŸ’Œ *Cukup jelas dengan jawaban Bu Ira. Saya garis bawahi anak cari perhatian dan sanksi.*

*Padahal rule saya sudah jelas untuk Harits. Tapi dia masih usaha ya menggoyang peraturan yang udah kami sepakati bersama?*.

πŸ’ _Itulah bunda hebatnya anak. Dan sikap teguh pendiriannya dia itu adalah fitrah. Dan disini tugas ortu meluruskan mana yg boleh mana yg tidak. Kalau anak tdk teguh pendirian pasti dia akan mudah menyerah dan gampang putus asa saat belajar. Karena itu kadangkala kita menganggap anak ngeyel saat ingin melakukan sesuatu padahal itu proses belajarnya._

πŸ’Œ *Ah MasyaAllah saya sangat takut Harits masih haus akan perhatian saya. Jadi saya fikir haruskah didampingi saat harits menangis sedih atau marah??.*

πŸ’ _Liat sikon ya Bun utk didampingi atau tdk, karena kadang2 anak butuh proses untuk dibiarkan mandiri mengatasi kesulitannya._

πŸ’Œ *Menanggapi tentang ini bu Ira. Kapan anak di biarkan sendiri dlm menyelesaikan masalahnya dan kapan hrs didampingi Bu??*

πŸ’ _Selama kondisi disekitar anak aman dan anak sudah terlatih untuk mengelola emosinya secara sederhana maka boleh kita tinggal. Tapi disini ninggalnya dengan catatan tetap dalam pengawasan dan kontrol kita ya bun bukan ditinggal sendiri. Jadi bunda bisa nentuin posisi aman dimana anak masih terpantau._

_Nah bagaimana mengajari anak mengelola emosi dibaca lagi penjelasan saya sebelumnya._

πŸ’Œ *Terkait ngeyelan, apakah hal itu sekedar eksplorasi saat belajar, atau kalau ada istilah ngeyelan itu turunan, bagaimana bunda Ira?.*

πŸ’ _Ngeyel itu kalau di anak2 adalah kebutuhan curiosity (rasa ingin tahu Bu). Kalau ngeyel diatas usia 15 tahun yaitu masa taklif berarti keras kepala πŸ˜„._

_Kalaupun terjadi sampai dewasa berarti bermasalah pada kemampuan fleksibelitas pikir dan sikapnya untuk menerima saran, ilmu dan nasihat dari orang lain._

_Jadi disini jangan disangkut pautkan sama keturunan ya Bu sebab sebenarnya lebih kepada pola asuh di awal masa2 pertumbuhan dan perkembangan._

_Jadi yg berkembang selama ini di masyarakat adalah ngeyel turunan πŸ˜… Itu adalah rasionalisasi terhadap orang2 yg keras kepala._

*Pertanyaan ke 2*

πŸ’Œ *Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh Bu Ira*
*🌷1. Bagaimana cara mengetahui sumber stres anak?*
*🌷2. Bentuk relaksasi yang cocok untuk anak itu apa saja?*
_*(Mimin Rukmini, Rancaekek Bandung)*_

πŸ’ _Waalaikumsalam Bunda Mimin._
_🌹1. Cara termudah bertanya langsung pada anak, atau kepada orang2 yg ada disekitar anak baik itu saudara, teman maupun guru kalau anak bersekolah. Saat berdua dengan anak coba bertanya pada anak tentang hal yang disukai atau tidak, atau minta anak bercerita kegiatannya dan perhatikan dengan baik setiap cerita anak untuk menemukan hal2 yang membuatnya tidak nyaman._

_Memperhatikan dengan seksama perubahan mood anak itu terjadi saat apa, kapan, bagaimana dan kenapa. Disini memang harus siap jadi detektif bun dan itu butuh kejelian dan kesabaran._

_Meminta anak menuliskan atau menggambarkan perasaannya kalau dia sudah mampu ya bun untuk hal ini._

_Memperhatikan pola tidur dan nutrisi makanannya._

_🌹2. Cara termudah adalah dengan terapi bermain dan berkomunikasi terbuka sambil diselingi humor pada anak._

_Memberikan coklat atau es cream dan juga kacang almond πŸ˜ƒ Asalkan anak tidak alergi. Disamping makanan yg bernutrisi lainnya ya Bun._

_Membacakan cerita pada anak dan menjadikan diri kita sebagai teman, sahabat terpercaya dan terbaik anak. Namun tetap disampaikan bahwa Allah adalah penjaga dan pelindung terbaik kita._

_Memperhatikan kesukaan anak atau hobby anak apa dan gunakan hobby tersebut sebagai media relaksasi._

_Istirahat dan pola tidur yang cukup serta ajak anak menikmati hiburan yang sifatnya humor dan menyenangkan._

*Pertanyaan ke 3*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum Ibu Ira.*
*Apa penyebab anak memiliki kebiasaan menggigit-gigit kuku?*
*Apakah karena rasa cemas? Bagaimana menghilangkan kebiasaan tersebut?*
*Terima kasih.*
_*(Ibu A, Jakarta)*_

πŸ’ _Wa'alaikumsalam bunda A di Jakarta_
_Anak bisa menggigit kuku karena beberapa alasan, seperti rasa ingin tahu, bosan, menghilangkan stres, atau kebiasaan._

_Menggigit kuku adalah salah satu bentuk *“nervous habit”* atau kebiasaan untuk menghilangkan rasa gugup, yang juga meliputi kebiasaan seperti mengisap jempol, mengupil, memelintir rambut, menarik-narik atau menggemeretakkan gigi, dan biasanya berlanjut sampai dewasa._

_Menggigit kuku adalah salah satu cara menghilangkan ketegangan pada anak-anak. Pada umumnya anak-anak sering merasa gelisah, seperti saat belajar hal-hal baru di sekolah, atau malu saat di acara ramai dan di tempat bermain anak-anak. Jika anak menggigit kuku pada saat-saat tersebut, itu hanyalah cara anak untuk mengatasi stres atau menenangkan diri dan tidak perlu dikhawatirkan. Biasanya anak-anak prasekolah akan berhenti dengan sendirinya, tapi bila kebiasaan ini terus berlanjut atau tidak bisa ditahan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu anak berhenti menggigit kukunya :_

_🌸 1. Atasi kecemasan anak dengan cara bertanya atau memperhatikan sekeliling apakah ada pencetus cemasnya._
_🌸 2. Jangan mengomeli dan menghukum saat anak melakukan kebiasaan tersebut._
_🌸 3. Bantu anak saat ia ingin berhenti._
_🌸 4. Diskusikan bagaimana menghentikan kebiasaan tersebut, akibat dari kebiasaan tersebut dan bagaimana cara menghilangkannya._
_🌸 5. Buat anak menyadari kebiasaannya._

_Mungkin Ibu bisa bicara saat anak mulai menggigit kuku, sepakati dgn anak bahwa Ibu akan memegang lengannya atau beri dia kata sandi atau kata rahasia agar berhenti menggigit kuku, tapi ingat harus sepakat ya agar anak tdk merasa dihukum krn kebiasaannya. Bisa juga mungkin menempelkan plester pada jari atau memberikan aktivitas lain sebagai pengganti saat anak menggigit kukunya.  Misalnya beri dia mainan kalau perempuan mungkin boneka laki2 bola dsb._

_Kapan saya harus mengkhawatirkan kebiasaan menggigit kuku pada anak?_

_Pada kasus yang langka, menggigit kuku dapat menjadi petunjuk kecemasan berlebih pada anak. Konsultasikan pada dokter / psikolog jika anak menggigit kuku dengan berlebihan sehingga tangannya luka atau berdarah, atau jika anak menggigit kuku sambil melakukan perilaku cemas seperti menggaruk kulit, menarik rambut, atau bulu mata, atau pola tidur menjadi tidak teratur._

πŸ’Œ *Apakah kebiasaan menggigit kuku ini bisa dikategorikan mendapatkan perasaan nyaman seperti kebiasan anak memakai bantal atau selimut yg kucel agar bisa tidur nyenyak?*

πŸ’ _Baik Bunda, untuk menggigit kuku ini tdk disamakan dgn kebiasaan untuk anak memakai bantal atau selimut kucel  agar bisa tidur nyaman. Memang fungsinya sama2 untuk mendapatkan perasaan nyaman._

_Tapi yg satu untuk mengatasi kecemasan yg  sumbernya bermacam2 baik itu fisik maupun non fisik. Sedangkan yg satunya karena kebutuhan akan sosok lekat yg membuatnya nyaman ini klo orang Jawa bilang perilaku ngempeng._

_Dan kondisi ini baik anak cemas atau tdk tetap melakukannya karena sudah kebiasaan._

*Pertanyaan ke 4*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum Bu Ira.*
*Apakah cukup satu gejala atau ada berapa gejala pada seorang anak sehingga si anak tergolong sedang mengalami stress?*
_*(Lina, Balikpapan)*_

πŸ’ _Waalaikumsalam Bunda Lina._
_Mau satu gejala atau ada beberapa gejala harus tetap diperhatikan ya Bunda. Dan yang terpenting juga perhatikan frekuensi dan tingkat gejala itu meskipun hanya satu tapi kalau lama, sering, berulang2 dan dalem adanya suatu tanda  maka itu sudah menunjukan gejala stress 😊._

_Dan jangan lupa stress sendiri itu ada tingkatannya mulai dari stress normal, ringan, sedang, berat dan sangat berat. Jadi kalau sudah ada nampak yg ga beres segera aksi cepat ya Bun mumpung masih belum parah istilahnya begitu πŸ˜ƒ._

*Pertanyaan ke 5*

πŸ’Œ *Bismillaah*
*Assalamu'alaikum Bu Ira*
*Mohon pencerahannya,*
*🌷1. Apakah ada kaitannya antara stress dgn perkembangan bicara pada anak (laki2 usia 3,3th) yg saat ini agak gagap dlm mengutarakan kalimatnya??.*
*🌷2. Ibu yang bahagia akan menghasilkan anak yg bahagia pula. Nah, bagaimana dlm pengelolaan stress pada ibu yg terkadang saking banyaknya pekerjaan rumah anak jadi sasaran?*
*Terimakasih*
_*(Ayu-Jakarta)*_

πŸ’ _Wa'alaikumsalam Bunda Ayu._
🌹 _1. Seseorang (khususnya anak-anak) bisa menjadi gagap karena tertekan di lingkungan sosialnya. Gangguan-gangguan seperti dikagetkan tiba-tiba dengan suara keras, baik itu dari benda maupun bentakan. Peristiwa itu bisa membuat seseorang jadi tegang dan khawatir, dan secara tidak sadar hal tersebut terekam dalam memori._

_Berdasarkan penyelidikan tentang  gagap :_
_Banyak dijumpai mulai umur 3-4 tahun, ketika anak mulai belajar berbicara. Incidence pada anak-anak lebih banyak dari pada orang dewasa. Jadi ada kecenderungan menghilang sendiri, meskipun demikian harus diingat bahwa gagap yang sudah berlangsung lama sukar sekali penyembuhannya._

_Frekuensi pada laki-laki lebih banyak dibanding pada perempuan._

 _Faktor keturunan memegang peranan pula, karena ternyata sering didapatkan anak gagap dengan orang tua yang gagap juga pada waktu kecilnya._

_Anak yang gagap sangat sensitif akan cacatnya ini maka dalam menanggapinya kita harus hati-hati, anak jangan sampai dimarahi atau dibentak (walaupun mungkin kita merasa jengkel) karena hal ini akan menambah stres mental bagi si anak, akibatnya anak bersifat defensif, takut, cemas dan kadang anak menjadi agresif terhadap lingkungan yang baru atau situasi yang belum dikenal betul._

_Sebenarnya gagap normal dijumpai pada anak kecil yang baru belajar berbicara tetapi ini segera akan menghilang dengan sendirinya kalau anak sudah dapat berbicara._

_Nah pertanyaan saya utk Bu Ayu apakah pada awal2 tumbuh kembang ananda sebelum bisa bicara ada peristiwa atau sesuatu yg membuat ananda mengalami trauma._

🌹 _2. Ini kita bahas di tema manajemen stress dewasa ya Bun krn cukup panjang ulasannya 😊_

*Pertanyaan ke 6*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum Bu Ira*
*Anak saya (8thn) perempuan (anak kedua), kakaknya laki2 (11thn) dan adiknya laki2 (4thn).*

*Anak sy yg perempuan ini seringkali terlihat emosional. Baik terhadap adiknya atau kakaknya. Tapi emosinya juga cepat sekali berubah. Kadang happy, kadang marah2, kadang sedih. Kadang2 dia bilang, "Ummi, kakak merasa sakit hati. Tapi ngga tau apa". Lalu saya suruh baca Al Fatihah dan surah 3Qul. Beberapa kali dia ngga mau sekolah. Alasannya takut dimarahi guru Al-Qur'an krn blm mencapai target hafalannya.*

*Padahal sudah sy jelaskan sebisanya aja gpp. Menghafal harus gembira. Jangan terpaksa. Di kelas, dia prestasinya bagus. Selalu ranking 1, sekali2 ranking 2. Tapi sy dan suami tdk pernah memberi target, sebenarnya.*

*Hobi anak sy ini craft. Sy sediakan fasilitas utk dia eksplorasi bikin2, krn tau di sekolahnya tdk banyak fokus ke craft.*

*Sejak TK mau masuk SD sy sudah merasa, sepertinya dia tdk cocok di SD ini (SDIT) mengingat dia hobi dan bakatnya di craft, bukan menghafal. Tp mengingat efisiensi pengantaran anak sekolah tetap kami masukkan di sekolah yg sama dgn kakaknya.*

*Pertanyaannya :*
*Kenapa emosi anak sy ini sering berubah2 dg cepat??. Sering marah2 dgn adiknya walaupun adiknya sangat penyayang dgn kakaknya. Memang adiknya sedikit usil. Pernah juga dia sampai mengatakan "Kakak mau bunuh diri aja". Ya Allah 😭😭😭 sesak rasanya dengarnya tp sy berusaha tetap tenang. Utamanya bilang demikian kalau berseteru dgn adiknya dan kami minta dia mengalah. Tidak setiap saat kami minta dia mengalah. Tergantung apa permasalahannya. Kadang2 adiknya yg kami minta mengalah.*

*Ini juga sudah sesuai dgn kesepakatan yg dibuat bersama dgn anak2. Sy bingung menghadapi anak sy ini, Bu. Mohon solusinya dan dimana letak kesalahan saya selama ini 😭😭😭*

*Dan apakah anak sy ini termasuk kategori "stress"?*

*Karena seringkali juga dia terlihat happy. Tapi sy inginnya dia selalu happy. Bukan sekali2. Sejak kelas 1 juga dia minta pindah sekolah. Sy khawatir, krn tdk mengerti perasaannya atau keinginannya bagaimana, di sekolah lain pun dia tdk happy. Jd gambling kalo mau mindahin sekolah.*

*Makanya sampai sekarang blm kami pindahkan. Pesan sy kpdnya "Kita tdk bisa memaksa org lain bersikap spt yg kita inginkan, kak. Dimana pun pasti ada org yg bersikap tdk semestinya. Jd yg penting kita sendiri harus bagaimana. Kita buat sendiri situasi yg membahagiakan."*

*Itu kira2 sy udah bener atau tidak ya??*
_*(Nurul)*_

πŸ’ _Wa'alaikumsalam Bunda Nurul_
_Karena pertanyaan panjang jawaban saya juga panjang agar sepadan dan tdk berat sebelah ya Bun πŸ˜„._

_Putri ibu sebenarnya anak yang cerdas, sayangnya dia cenderung manja. Dia sadar betul posisinya sebagai anak perempuan satu2nya yang dalam pikiran dia harusnya dia bisa dapat apa yang dia mau. Bunda ingat dengan kondisi dia tidak suka pada lingkungan belajarnya dia masih berprestasi itu menunjukkan bahwa dia sebenarnya mampu._

_Usianya sudah 8 tahun ya Bun dan sekarang dia mulai pandai berargumentasi dan menyampaikan pendapat2nya. Dimasa ini anak mulai mengembangkan pemikiran kritisnya._

_Kalau dilihat putri Bunda mengalami stress, iya, tapi masih batas normal, dan melihat kemampuannya saya pribadi berpikir tidak apa2. Namun ada yg harus Ayah Bunda lakukan, support anak ini untuk mencintai tempat belajarnya saat ini, kerjasama dengan guru dan sekolah ya Bun._

_Minta tolong pada guru Al-Qur'an untuk bicara pada ananda bahwa saat ananda tdk bisa menghafal sesuai target tdk ada hukuman, tdk ada dimarahi tapi hanya nilainya saja yang berkurang dan sampaikan utk nilai itu tergantung ananda kalau mau nilai bagus bersungguh2, kalau tidak ya semampunya saja. Tunjukkan pada anak keistimewaan pribadi2 penghafal Qur'an dan bagaimana Allah menyayangi mereka._

_Berikan ruang untuk dia tetap mengeksplorasi hobinya dan saat ini Bunda boleh berdiskusi terus dengan ananda kesulitannya apa dan bagaimana dia harus mengatasinya ini mungkin butuh waktu agak lama ya bun tapi setidaknya kita bisa lebih dekat dengan dia dan dia sadar bahwa kita memperhatikan dan mencintainya._

_Pesan Ibu kepada ananda sudah benar agar nanti dia mampu memahami bahwa tdk semua keinginan itu bisa diperoleh dan dia belajar bertoleransi dan menerima kondisi apapun dengan baik._

_Ajarkan pada ananda kehidupan itu memiliki siklus yg selalu berganti dan kita harus siap menghadapinya dan katakan jangan terlalu banyak mengeluh karena Allah tidak suka. Sampaikan nikmat Allah yg diberikan pada ananda sekecil apapun dan ajarkan bersyukur untuk semua kenikmatan sehingga kita tidak menjadi kufur._

_Oh iya Bun maaf kalau ini agak menyentuh relung hati ibu ya 😁._

_Bunda tadi bilang "sdh tahu sekolah ini tdk cocok dengan anak saya tapi demi efisiensi pengantaran saya masukkan dia kesini"._

_Saya sangat menyesal kenapa Ibu bersikap begini. Harusnya Ibu dengarkan hati nurani Ibu dan perhatikan kesejahteraan emosi putri Ibu diawal tumbuh kembangnya. Agar nantinya dia mencintai proses belajar dan menuntut ilmu. Sebab dia kita gembirakan dengan tempatnya menuntut ilmu. Dan itu akan membuatnya haus untuk belajar. Ya memang nantinya ada pengorbanan lebih tapi emang seharusnya begitu ya bun karena ilmu itu mahal dan tdk ternilai 😍_

_Nanti kapan2 kalau ada perasaan gini istikharoh dulu ya Bun sebelum ambil keputusan 😊_

_Tapi gapapa Bu, semua sudah terjadi, yg penting sekarang ikhtiar dan berjuang sambil tawakal kepada Allah._

_Bunda selalu berdoa dan optimis dalam membersamai anak2 kita. Kita memang wajib bermuhasabah tapi mencari kesalahan diri saat ikhtiar sudah dilakukan itu sia2. Anak2 kita adalah guru terbaik kita untuk membentuk kita lebih taqwa, lebih sabar, lebih bijak dan tidak semua anak sama ya Bu, mereka adalah pribadi unik dengan kelebihan dan kekurangan masing2._

_Semua dari kita para Ibu pasti menginginkan hal2 ideal dari anak anak tapi kalau semuanya sama enak dong ibunya. Lalu kita cari pahalanya dimana??😊. Anak kembar saja beda sifat beda perilaku ya Bun, apalagi ini anak2 kita yg memang satu rahim tapi belum tentu satu sifat. Jadi berbahagialah menghadapi apapun kondisi mereka karena siapa tahu itu cara Allah menambah pahala dan mengangkat derajat kita._


يَΨ§ Ψ£َيُّΩ‡َΨ§ Ψ§Ω„َّΨ°ِΩŠΩ†َ Ψ’Ω…َΩ†ُواْ Ψ§Ψ³ْΨͺَΨΉِΩŠΩ†ُواْ Ψ¨ِΨ§Ω„Ψ΅َّΨ¨ْΨ±ِ وَΨ§Ω„Ψ΅َّΩ„Ψ§َΨ©ِ Ψ₯ِΩ†َّ Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡َ Ω…َΨΉَ Ψ§Ω„Ψ΅َّΨ§Ψ¨ِΨ±ِΩŠΩ†َ ﴿Ω‘Ω₯Ω£﴾


*_"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." ( Al Baqaroh 153)._*

_Intinya Ibu harus berdoa dan bersabar agar anak menjadi shalih shalihah dan qurrota a'yun sebab tidak ada doa yang tertolak._

_Perbanyak syukur agar Allah tambah kenikmatan kita dan satu hal lagi Bu, kita tingkatkan kualitas kita juga dihadapan Allah._

_Kalau saya ya Bun, anak saya menghafal Quran saya juga melakukan hal yg sama tapi saya bilang ke anak saya bahwa karena kondisi saya berbeda dgn dia, maka hafalan saya tdk sama dgn dia tapi saya juga menghafal dan itu saya tunjukkan pada anak saya. Jadi disini berlomba2 untuk fastabiqul khairrat dengan anak dalam hal apapun._

_In Sya Allah nanti Allah akan memberikan kebahagiaan pada kita 😘, dan bahagia itu saat kita bersyukur dan dekat dengan Allah._

πŸ’Œ *Terima kasih Bu Ira atas jawabannya, mengurangi keresahan jiwa saya.*
*Tapi ada satu yg masih mengganjal bagi saya.*

*Mengapa pada wkt sy merasa dia tdk cocok sekolah disitu, namun tetap kami daftarkan, alasan lainnya pada saat itu blm menemukan alternatif lain.*
*Sy baru menemukan sekolah alternatif lain yg cocok dan mengakomodir jiwa "crafter"nya dia baru2 saja.*

*Yg sy masih ragu2, memindahkan sekolah atau tidak. Karena sy blm begitu tau sekolah baru ini. Selain itu ada kekhawatiran jika terjadi hal yg sama, anak sy masih saja tdk bahagia.*

*Apa ikhtiar yg hrs sy lakukan sehingga keputusan sy tepat, setelah istikharah tentunya.*
*Terima kasih Bunda Ira.*

πŸ’ _Cari info sebanyak2nya Bun tentang sekolah tersebut baik kurikulum, gurunya, lingkungan sosial, teman2nya nanti serta output dari sekolah tersebut._

_Kalau ternyata ibu merasa masih ragu2 maka istikharah pada Allah dan saya yakin kok Bu Allah akan menunjukkan yang terbaik dengan cara Allah sehingga nanti Ibu bisa ambil keputusan dengan tepat. Dan saat itu tiba maka yakinlah sebab Ibu sudah melibatkan campur tangan Allah maka berkhusnudzon Bu dan Bismillah itu yang terbaik._

_Bila kemudian Ibu ternyata masih ragu2, beristighfar sebanyak2nya dan mantabkan diri karena saat kita sudah berserah diri pada Allah kemudian yakin dan masih ragu2 berarti setan hadir. Jadi segeralah ambil keputusan terbaik dgn Bismillah._

*Pertanyaan ke 7*

πŸ’Œ  *Assalamualaikum bu ira*
*Bagaimana memulai  komunikasi dengan anak laki2 usia 15th korban perceraian saya dan ayahnya. Anak menyalahkan saya atas kondisi diatas. Saat ini ikut nenek dari pihak ayah atas keinginan sendiri dan saya jarang sekali komunikasi, anaknya pemarah jadi kadang segan komunikasi karena penolakan itu. Makasih*
*_(Nunki, Magelang)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda Nunki_
_Sudah ada penolakan dari anak ya bun pertama berarti banyak berdoa bun dan istighfar pada Allah atas kesalahan kita._
_Kedua bunda harus banyak ngalah dengan sering datang kepada anak untuk menjalin komunikasi memang tidak mudah bun bahkan mungkin sering menangis tapi ini harus. Ibu wajib berjuang untuk mendapatkan cinta anak dan jangan pernah menghitung pengorbanan ibu nantinya, karena nabi Nuh sekalipun sampai akhir hayatnya masih berjuang untuk mendapatkan kepercayaan dari anak maka ibu juga harus begitu. Saya yakin kok bu Allah dengan Maha Rahman dan RahimNya sudah mencatat dan menilai dan nanti tawakal saja pada Allah untuk hasilnya._
_Ibu harus sering berkunjung untuk melihat kondisinya langsung karena bila ibu menjauh dia akan semakin jauh dari ibu._

_Dan mungkin perlu saya kirim ya sebuah postingan bagus untuk ibu disini dari hasil copas wa juga_

Jangan dilewatkan.......

*_Kisah Manjurnya Doa Ibu_*

_Dr Fauzia Addabbus, seorang psikolog yang amat populer di Kuwait pernah menulis di  Twitter  tentang rahasia-rahasia doa seorang Ibu jika tiap malam ia mendoakan anak-anaknya, dan ternyata efek dari twitter itu  telah mengubah jalan hidup banyak orang........_
_Isi twitternya sebagai berikut:_

_"Aku menyumpahmu demi Allah wahai setiap Ibu, agar jangan tidur tiap malam sebelum engkau memohon pertolongan Allah dan mengabariNya bahwa engkau Ridho atas anak-anakmu seridho-ridhonya, dan aku menyumpahmu demi Allah agar engkau tidak menghijab/menghalangi RidhoNya kepada anak-anakmu._

_Dan aku memintamu wahai para ibu agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu sambil menyebut satu persatu nama anak-anakmu dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridho atas mereka masing-masing._ _Begini doanya:_

Ψ§Ω„Ω„Ω‡Ω… Ψ₯Ω†ΩŠ Ψ£ُΨ΄Ω‡Ψ―Ωƒ Ψ£Ω†ΩŠ راآية ΨΉΩ† Ψ₯Ψ¨Ω†ΩŠ/Ψ₯Ψ¨Ω†Ψͺي (.....) ΨͺΩ…Ψ§Ω… Ψ§Ω„Ψ±ΨΆΨ§ ΩˆΩƒΩ…Ψ§Ω„ Ψ§Ω„Ψ±ΨΆΨ§ ΩˆΩ…Ω†ΨͺΩ‡ΩŠ Ψ§Ω„Ψ±ΨΆΨ§
 ΩΨ§Ω„Ω„Ω‡Ω… Ψ§Ω†Ψ²Ω„ Ψ±ΨΆΩˆΨ§Ω†Ωƒ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡Ω… برآائي ΨΉΩ†Ω‡Ω…                                                                     
_"Allahumma innii usyhiduka annii roodhiyah 'an ibnii/ibnatii (sebut nama anak-anakmu satu persatu) tamaamarridho wa kamaalarridho wa muntahayirridho. Fallahumma anzil ridhwaanaka 'alaihim biridhooii 'anhum"_

_(Ya allah aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridho kepada anak2ku (....) dengan ridho paripurna, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit. Maka turunkan ya Allah keridhoanMu kepada mereka demi ridhoku kepada mereka)._

_Kemudian setelah berselang beberapa minggu setelah Twitter tersebut tiba-tiba aku dikejutkan oleh seorang ibu yang berkata bahwa aku telah mengubah kehidupannya secara total, dan sekarang dia merasa dalam kenikmatan yang tak terlukiskan karena akibat doa itu terhadap dia dan anak laki-lakinya yang berumur 22 tahun._

_Maka berceritalah si Ibu itu:_

_Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya. Dia tak pernah sholat dan bahkan jarang mandi , dia sering berdebat panjang denganku, dan tak jarang dia membentakku dan tak menghormatiku, walaupun sudah sering aku mendoakannya. Maka ketika membaca twittermu aku berkata : mungkinkah omongan ini benar ?  Tampaknya masuk akal?? Dan seterusnya dan akhirnya kuputuskan untuk mencoba anjuranmu walaupun aku tak yakin bahkan mentertawaimu._

_Lalu setelah seminggu mulai berubah nada suara putraku kepadaku, dan pertamakali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian, dan didalam diriku ada sedikit syak? Dan kemudian kudapati putraku mandi, padahal aku tak menyuruhnya..._

_Minggu kedua dan aku terus mendoakannya sesuai anjuranmu, ia membukakan pintu untukku dan menyapaku "Apa kabar ibu?" dengan suara lembut yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu._

_Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali. 4 jam kemudian aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan nada yang berbeda dari biasanya : "Bu, .....aku disamping masjid dan aku baru akan sholat waktu ibu menelponku….”_

_Maka akupun tak mampu menahan tangisku, bagaimana mungkin ia yang tak pernah sholat, mulai sholat dan dengan lembut menanyaiku apa kabar??_

_Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai sejak kapan engkau mulai sholat ? Jawabnya; “Aku sendiri tak tahu Bu, waktu aku didekat masjid mendadak hatiku tergerak untuk sholat……………….”_

_Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat ,.... dan anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku dan sangat menghormatiku._

_Tak pernah aku mengalami kebahagian seperti ini walaupun aku sebelumnya sering hadir di majelis-majelis zikir dan pengajian-pengajian….._

_Ibu adalah harta karun yang seharusnya tdk kita sia-siakan. Betapa tidak ? Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu melupakan doa untuk anak-anaknya, sering juga dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi adalah jalan lebih baik untuk perkembangan anak-anaknya. Padahal justru Doa Ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya di dunia dan akhirat._

_Jangan pernah bilang : "Ah anakku masih kecil, ngapain didoakan? Bagaimana jika engkau menunggu mereka makin besar dan dewasa, dan menjadi tua, disaat mereka lebih butuh akan doa-doamu, padahal mungkin waktu itu engkau sudah di haribaan Ilahi ?_

_Jadi doakan mereka mulai sekarang, dan jadilah orang yang bermurah hati dengan doa-doamu untuk mereka. Allah telah mengkaruniai kita para ibu sebagai wasilah bagi anak-anak kita dalam hubungan mereka dengan Allah melalui doa-doa kita untuk mereka._
_Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau, dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau indan Allah tak pernah mengantuk dan tdk pernah tidur......_

~ Sheikha Shaheeda Jannah ~


*Pertanyaan ke 8*

πŸ’Œ *Assalamualaikum bu Ira*
🌷 *1. Apakah yang orang tua sebaiknya lakukan untuk support ke anak (12th) yang mengalami tekanan/ stress dalam pelajaran sekolahnya?*
*Karena kita semua tahu, bahwa pelajaran sekolah anak sekarang jauh lebih berat daripada kita dulu*
*🌷2. Bagaimana mengajarkan anak (anak sy usia 7th) untuk mengendalikan emosinya?*
*Terima kasih, wassalamualaikum...*
*_(Danti, Cibubur)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda danti cibubur
🌷 *_1. Bila stress pemicunya adalah beban pelajaran yang berlebihan, maka orang tua seharusnya melakukan komunikasi dengan pihak sekolahan, berdiskusi dengan guru kelasnya guna mendapatkan solusinya, mungkin ada tambahan perhatian dan tambahan les khusus yang porsinya sesuai dengan kondisi anak._

_Dalam hal ini orang tua harus realistis dan menerima kenyataan , bila ternyata kemampuan anaknya jauh tidak seimbang dengan tuntutan sekolah yang memiliki target tinggi._

_Maka, pindah sekolah pada sekolahan yang tuntutannya sesuai dengan kemampuan anak adalah solusi yang bijak, dan ini jalan terakhir bila memang anak benar-benar tidak mampu mengikutinya._

🌷*_2. Mengajarkan emosi pada anak sebenarnya paling tepat saat anak berusia 2 - 7 tahun. Kalau sekarang usia 7 th berarti bunda harus kenalkan bentuk2 emosi dulu._
 _Untuk jawaban selanjutnya sama dg pertanyaan no 1 bagaimana melatih emosi anak ya bun_ 😊

*Pertanyaan ke 9*

πŸ’Œ *Testimoni dulu bu*
*Anak laki2 sy 16thn,mondok di solo, wkt awal masuk thn lalu setiap mengikuti kegiatan sapala(santri pencinta alam), yg waktunya dari pukul 22.00(malam) s/d pukul 10.00 pagi, mungkin awalnya dia merasa tertekan dengan kegiatan tsb, karena kalau sudah kelelahan dadanya sesak, dokter bilang gejala asma, tapi setelah cek up dan test darah tidak ada penykit apa2*

*Apakah ini termasuk gejala stres y bu, namun akhir2 ini sudah tidak pernah kambuh lagi sesaknya, apa masih perlu penanganan lebih lanjut ya bu, karena jarak antara orangtua dan anak cukup jauh, mohon pencerahannya.*
*_(Erniwati, Lampung)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda erni pada awalnya emang iya ananda stress yg akhirnya menyerang fisiknya yaitu kena asma apalagi dia beradaptasi dengan lingkungan yang sama sekali tidak dikenalnya... Tapi ternyata mungkin support lingkungan sosial bagus dari teman guru maupun orang2 disekitar pondok ananda mampu bertahan dan mengembangkan mekanisme pertahanan diri yang bagus dan membantunya mengatasi hal tersebut._

_Untuk saat ini yg bunda lakukan menjaga komunikasi dengan ananda sebaik mungkin baik dari segi kualitas dan kuantitasnya._
 _Pastikan bahwa ananda merasa tetap dicintai dan diperhatikan jangan lupa juga jalin komunikasi dengan orang2 yg dekat hubungannya  dipesantren anada_

_Kalau untuk ananda dikunjungi atau tidak monggo dibicarakan dan disepakati bersama ya bun agar saling terbangun pengertian dan ananda juga paham alasan2 dibalik keputusan ayah bundanya. Tapi tetap diupayakan bu utk hadir secara fisik ya, agar bisa terap terjaga silahturahimnya dan bisa menjaga bounding secara emosi dengan ananda_ 😘

*Pertanyaan ke 10*

πŸ’Œ *Assalamu'alaikum, Apa Kabar Ibu Ira? Ini ada beberapa pertanyaan:*
🌷 *1. Saya pernah mendengar, anak yang suka menangis, tergolong anak yang pintar, apakah benar demikian?*
🌷 *2. Berpengaruhkah terhadap anak yang cepat dimasukkan kesekolah dengan kondisi kejiwaannya, umpama mudah stress?*
*_(NN, Banda Aceh)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda NN_
🌷 _1. Saya kok belum pernah tahu ya bun masalah ini. Dan selama ini juga belum ada riset terkait hal ini._ 😊
_Sepertinya ini hanya mitos ya bu.. wallahua'llam_

🌷 _2. Banyak pakar  psikolog ( termasuk bunda elly dan pak andriano rusfi ) dan pakar  pendidikan mengatakan untuk tidak terburu2 memasukkan anak sekolah kenapa karena ada banyak  tuntutan yg akan diemban oleh anak2 saat mereka memasuki Sekolah dasar dan juga untuk tingkat selanjutnya, dan hal ini kurang diperhatikan oleh ortu. Kondisi ini sangat rentan terjadi stress sebab anak dipaksa matang ( secara kognitif,  emosi dan tanggung jawab sosial juga ) sebelum waktunya padahal tugas2 perkembangan normal sesuai usia kronologisnya belum tuntas dan selesai._

_Penelitian terbaru menyatakan bahwa 1 dari 10 anak berusia 5-16 tahun mengalami gangguan kesehatan mental seperti stress, cemas berlebihan, dan depresi. Satu dari tiga anak yang mengalami kondisi tersebut juga dilaporkan mengalami gejala yang semakin parah_

*Pertanyaan ke 11*

πŸ’Œ  *Assalamu'alaikum*
*Bu, mohon solusinya anak sy cewek 5 th akhir2 ini suka membantah bahkan cenderung suka membentak, apakah ini tanda stres juga ya bu?Dekat rumah memang ada anak tetangga yang perilakunya kasar begitu...Terus bagaimana menghadapinya?*
*_(Hariyani , Jogja)_*

πŸ’ _Waalaikumsalam bunda hariyani_
_Kalau anak 5 tahun suka bentak2 karena ada anak tetangga yang begitu, bisa jadi di awal putri bunda mengalami kaget sosial dan mengalami kebingungan untuk kondisi tersebut sayangnya hal ini ternyata tidak direspons dengan cepat oleh lingkungan untuk menetralisir kondisi tersebut. Nah dari sini akhirnya ananda melihat pola yang berulang dari lingkungan terdekat maka berlakulah hukum "Anak mungkin salah mendengar, tapi mereka tidak pernah salah meniru."_

_Kesimpulanya mereka peniru ulung bunda atau istilah kekiniannya imitator sejati._
_Kalau anak umur 5 tahun suka membantah coba melihat dari sisi yang lain agar kita bisa tersenyum dan tidak marah ( berpikir wah anakku sekarang tambah pandai bicara berarti kosakatanya meningkat, memorinya bertambah, kemampuan bahasanya semakin baik, argumentasi terasah dll ). Dengan melihat anak dari sisi yang berbeda ini membuat kita bisa lebih baik dan lebih sabar memahami anak. Dan bunda harus ingat di usia 5 tahun anak mulai mengembangkan yang namanya sikap autonomi yaitu tdk suka diperintah , suka berdebat dan ngeyel_ πŸ˜…

_Disini bunda harus bijak ya memahaminya dan menasehati agar anak nurut_
_Menghadapinya segera ajak anak untuk banyak berdiskusi tentang cara bicara yg baik dan sampaikan berulang2._
_Katakan bahwa saat anak bicara sambil membentak bilang bahwa Allah tdk suka,  seisi rumah tidak suka dan kita yg diajak bicara tdk akan meladeni bila ananda bicaranya kasar dan membentak. Ada sebuah pendapat mengatakan untuk membentuk kebiasaan baru dan benar itu butuh waktu minimal 300 x instruksi atau arahan jadi jalau misal baru sebulan dua bulan tiga bulan belum bisa sabaaaaar ya bun. Dan sayangnya untuk merubah  perilaku buruk menjadi baik dibutuhkan min 6000 x instruksi πŸ˜“πŸ˜“ jadi effortnya lebih besaar. Dan bila kita tdk bersabar pupuslah semua._

_Disamping itu kita kenalkan ananda tokoh2 baik melalui cerita terutama Rasululah, keluarga dan sahabatnya. Disini peran cerita juga sangat luar biasa membentuk karakter anak bila caranya dan medianya benar serta konsisten dalam penerapannya sebagai salah satu bagian dari kurikulum keluarga muslim._

_Terutama pula kita harus menjadi teladan anak di rumah,  sehingga mereka dapat meniru dan melihat kebaikan kita._

_Berikan reward dan pujian saat anak tidak melakukan hal2 negatif yang kita larang serta kembangkan komunikasi yang sifatnya pendek dan sederhana._

_Namun janganlah kita berputus asa tentang keajaiban doa dan shodaqoh,  jika memang anak kita sudah terlanjur bersikap buruk maka segeralah istighfar banyak doa dan shodaqoh khususan ananda. Dan yg terpenting perbaiki kualitas diri dan ibadah kita pada Allah semoga percepat nanti prosesnya oleh Allah_

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

πŸŽ™ *Moderator*

Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Narasumber; untuk para ibu , dan calon ibu baik yang bertanya dan menyimak serta menanggapi, semoga tercerahkan , semoga setiap ilmu yang kita dapat bisa kita amalkan dengan sebaik baik nya ..

Semoga Allah menjadikan kita orangtua yang mampu menjaga dan mendidik amanah dari Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰ .

Saya selaku moderator undur diri, mohon maaf jika ada kekurangan .. sesungguh nya Hanya Allah yang maha Benar.

Saya tutup dengan sama sama kita bacakan doa kaffaratul majelis.

_Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa’atubu ilaik_

_(Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih)_

Jazaakunallahu khairan katsiran.

Wassalam

❤ *Bunda Ira*

Alhamdulillah atas nikmat dan rejeki kebersamaan kita hari ini . Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar dan sebagai ibu belajar dilakukan seumur hidup karena tugas pengasuhan untuk mendidik anak2 kita sampai akhir hayat dikandung badan. Akhirul kalam mohon maaf atas segala salah dan khilaf serta jazakillah khoir atas ukhuwah ini.

πŸŽ™ *Moderator*

Wa jazaakillahu khairan Bunda Ira..

Terimakasih banyak atas waktu dan ilmu nya..

Semoga Allah memberkahi dari setiap ilmu yang telah di sampaikan..

Aamiin Aamiin.. Wa jazaakunnallah Khairan ibu ibu semua

Kulwap Parenting KOBAR ke 18

Bismillahirrahmanirrahim

πŸŽ€ *Resume Kulwap Parenting KOBAR ke 18* πŸŽ€
{ _Komunitas Ibu Belajar_ }

πŸ“… Selasa, 23 Mei 2017
⏰ 19.30 WIB - Selesai

Tema: *Tangki Cinta Dalam Keluarga*

Nara Sumber: *Rosyidah Carum, M.Psi*

Profil Nara Sumber:

Nama : Rosyidah Carum, M.Psi, psikolog

Alamat : Jl. AH Nasution Perum Panorama Alam Parahyangan G 16 Kel Sukamiskin Kec Arcamanik kota Bandung

Pendidikan :
- S1 profesi psikologi klinis
- S2 magister psikologi profesi pendidikan

Pengalaman kerja :
- Psikolog SDIT al auliya 1 balikpapan
- Psikolog PKBI balikpapan
- Pokja psikolog CIBI balikpapan
- Psikolog pendamping dibeberapa sekolah di kaltim ( balikpapan, samarinda, paser, nunukan, berau)
- Ketua divisi psikologi di lembaga advokasi korban kdrt dan trackfiking KPB di balikpapan
- Psikolog pendamping program akselerasi dan rsbi di sdn 1, smp 1 dan sma 1 balikpapan
- Pengisi parenting di beberapa sekolah TK dan SD di bandung dll.

Aktivitas :
- Psikolog, konselor, psikoterapis, trainer, konsultan pendidikan di BIRO PSIKOLOGI PROGRESS
- Psikolog dan konselor di P2TP2A Prop. Jabar
- Pemateri Parenting di beberapa lembaga dan sekolah di Bandung
- Psikolog Pendamping di beberapa sekolah di Bandung

Status : Menikah (4 anak)

Moderator: *Cut Rafiqa Majid*
Co-Moderator: *Welly Suardi*
Notulen: *Hasfiani*

🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱

🎀 *Moderator*

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh buRosyidah 😊
Ahlan wa sahlan di Group Kulwap KOBAR (Komunitas Ibu Belajar). Terimakasih sebelumnya kepada Narasumber kita Bu Ida yang berkenan meluangkan waktu nya untuk berbagi Ilmu bersama kami disini.

_Bismillahirrahmanirrahim_

Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu Wana’udzubiillah minsyurruri ‘anfusinaa waminsayyi’ati ‘amaalinnaa Manyahdihillah falah mudhillalah Wa man yudhlil falaa haadiyalah Wa asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh.

Selawat dan salam kepada Nabiyullah kita Muhammad Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω… , kepada keluarga nya, para sahabat san orang orang yang istiqamah menjalankan sunnah Rasulullah hingga Akhir zaman..

Sebelumnya, Izinkan kami memperkenalkan diri:
Saya Cut Rafiqa Majid selaku pengelola Group KOBAR.
Berikut perkenalkan Para Admint KOBAR yang Capable di Bidangnya :

1. Welly Suardi
2. Primaretta Elsya
3. Intannia Murti Rabianti
4. Hasfiani
5. Vina Yuthadiana
6. Hertina
7. Balqis Bararah
8. Niken Pratiwi
9. Ruvina Hakim
10. Cut Syarifah Aini Majid
11. Yulia Andrea Nasution
12. Dilla Novianda
13. Ina Karlina

Terikasih kepada narasumber dan ibu ibu yang sudah berkenan hadir disni untuk mengikuti Kuliah Whatsaap Parenting KoBar.

Ada yang ingin Bu ida sampaikan sebelum masuk ke pertanyaan?

πŸŽ™ *Ibu Rosyidah*

Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh buFiqa 😊
Salam kenal ya... Silahkan boleh panggil saya ida, klu teman2 ada yg panggil bu ida, mba ida, teh ida.... Mangga..

Sebuah kehormatan bagi saya diperkenankan untuk sharing dg ibu2 di group ini. Hanya rahmat Allahlah yang membuat kita bisa bersilaturahim via wa..πŸ™πŸΌπŸ˜˜

Mungkin diantara ibu2 sudah pernah mendapatkan materi ini. Namun saya memang tawarkan karena materi ini selalu uptodate sampai usia berapapun manusia itu membutuhkan cinta. Tidak hanya anak2 tapi orang tua juga membutuhkan cinta.

Agar orang tua bisa mengisi tangki cinta anak dengan bahasa cinta yang sesuai dengan tiap anak yg berbeda2 personalitinya (pikir, bahasa, rasa dan laku) maka tentu saja orang tua harus lebih dulu mengisi tangki cintanya jangan sampai kering. Ibarat tangki air... kan tidak bisa mengalirkan air ke kran2 ke sekelilingnya.
Jadi bagaimana orang tua akan mampu mengisi tangki cinta anak jika tangkinya kosong dari cinta yg mengelora untuk didistribusikan pada keluarganya.

☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘

πŸ“šπŸ“š *MATERI* πŸ“šπŸ“š

             *Tangki Cinta*

*Prolog*

_Anda mungkin sungguh-sungguh mencintai anak anda, tetapi apabila ia tidak merasakan hal itu, apabila anda tidak berbicara dalam bahasa cintanya sewaktu menyampaikan cinta anda kepadanya, ia tidak akan pernah merasa di cintai._
_Cinta adalah dasar untuk memastikan bahwa seorang anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang penuh kasih dan suka memberi. Semua aspek perkembangan seorang anak harus didasari oleh cinta_
_Seorang psikolog Dr. Gary Chapman, dalam bukunya "Lima Bahasa Cinta" mengatakan kita semua memiliki tangki cinta psikologis yang harus diisi, lebih tepatnya jika anak maka orangtuanya yang sebaiknya mengisi._

🌸 *APA YANG SEBENARNYA DIMAKSUD DENGAN TANGKI CINTA* 🌸

Adalah Tangki Emosional, tempat kekuatan emosional yang dapat memberinya bahan bakar saat melalui hari-hari penuh tantangan pada masa kanak-kanak dan masa remajanya. Didalamnya terdapat 3 kebutuhan emosional anak.

Jika kita ingin memotivasi mereka, sebaiknya kita pahami dulu emosi yang mengendalikan mereka dan memanfaatkannya untuk mengarahkan perilaku dan pemikiran yang lebih memperdayakan.

Tangki cinta pada anak bisa diibaratkan seperti tangki air, perlu terus diisi untuk memenuhi kebutuhan. Dengan berbicara dalam bahasa cintanya, anda dapat mengisi "tangki emosionalnya" dengan cinta.

Seorang anak dapat memiliki lebih dari satu tangki cinta. Yang pasti ada dua tangki cinta pokok dari ayah dan ibu. Saat dia besar, tangki cinta akan bertambah dengan adanya sahabat, kekasih, anak, dsb.

🌸 *Bagaimana cara mengisi tangki cinta?* 🌸

πŸ’– *5 Bahasa Cinta* πŸ’–

1⃣ *Words Of Affirmation (Kata-kata Pujian)*

• Berikan pujian sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan, paling baik diungkapkan secara verbal singkat dan langsung: "Kamu cantik sekali pakai baju itu", " Papa dan Mama sayang kamu nak"
• Ada berbagai macam ungkapan afirmasi:
√ Kata-kata yang membesarkan hati.
√ Ungkapan dengan nada suara yang lembut.
√ Permintaan dengan kerendahan hati.
√ Pujian (fisik, prestasi, bantuan)
• Bila sulit untuk bicara langsung, ungkapan dengan surat, kartu, sms, email.
• Ingat, tujuannya adalah menyenangkan pasangan, orangtua atau anak kita, bukan memenuhi kebutuhan pribadi.

2⃣ *Quality Time (Berikan waktu yang berkualitas)*

Sempatkan waktu bermain dengan mereka, ataupun ikut nimbrung dengan aktifitas yang sedang mereka lakukan.
Waktu berkualitas tidak selalu menghabiskan waktu sehari penuh, bahkan bisa hanya 5 atau 10 menit saja, tapi lakukan dengan sepenuh perhatian, misalnya dengan memberi kontak mata yang intens dengan mereka saat berbicara.

3⃣ *Receiving Gifts (Memberikan hadiah)*

Lakukan pemberian hadiah ini sebagai ungkapan cinta anda dan bukan sebagai "sogokan" agar mereka tidak ngambek atau marah.

Hadiah ini tidak selalu berkonotasi mainan atau barang yang dibeli dari toko, tapi lebih bermakna bila anda memberi bunga yang anda petik dari halaman, atau batu-batu tertentu yang anda temui di pantai yang berbentuk unik.

Pastikan hadiah tersebut memang disukai anak anda.

4⃣ *Acts of Service (Memberikan Pelayanan)*

Memberikan pelayanan, bukan berarti harus melakukan sesuatu 100% bagi orang lain. Kata pelayanan disini artinya kita mau membantu orang yang kita cintai melakukan suatu tindakan yang sebelumnya tidak kita lakukan.

Berikan pelayanan seperti memasak khusus untuk mereka, menemani mereka tidur, menyisirkan rambut mereka, membacakan cerita, atau memandikan mereka, dan pelayanan lain yang membuat mereka merasa dicintai dan dilayani.

Dalam memberikan pelayanan dengan menyesuaikan dengan umur dan kesenangan mereka.

5⃣ *Physical Touch (Perbanyak sentuhan)*

• Sentuhan fisik seperti merangkul, membelai, menepuk punggung dan lengan ataupun sekedar bergandengan tangan, secara emosional dapat meningkatkan kualitas hubungan cinta anda.
• Adapun jenis bahasa cinta yang paling dipahami anak, ia butuh ungkapan cinta itu diucapkan dengan satu cara, yang tanpa syarat.
• Cinta yang tanpa syarat memperlihatkan cinta terhadap anak tanpa memperdulikan seperti apa anak itu, tanpa memperdulikan potensi, kekurangan ataupun cacat apa saja yang dimilikinya; tanpa memperdulikan apa yang kita harapkan darinya; dan yang paling sulit yakni tanpa memperdulikan perilakunya.
• Tetapi bukan berarti kita menyukai semua perilakunya. Pendidikan dan pendisiplinan baru dapat dilakukan secara efektif apabila tangki emosional anak sudah terisi.

🌸 *Bagaimana Cara Mengetahui Bahasa Cinta Utama / Dominan Anak Anda* 🌸

1⃣ *Amati Cara Anak Mengungkapkan Cintanya ke Anda Sebagai Orangtuanya*

Anak kecil cenderung mengungkapkan cintanya dengan bahasa cinta yang paling diinginkannya (0-5 thn semua bahasa cinta)

Apabila anak berusia 5 hingga 8 tahun sering mengucapkan kata-kata penghargaan seperti, "Ibu, saya senang sekali dengan makan malamnya" atau "Ayah, terima kasih ya atas bantuannya mengerjakan PR ku" atau "Mama, saya sayang mama". Anda boleh menduga dengan tepat bahwa bahasa cinta utamanya adalah kata-kata pendukung.

Metode indentifikasi ini agak kurang efektif pada anak usia 12 tahun keatas, terutama dengan mereka yang pernah berhasil memanipulasi yaitu anak mengetahui bahwa orangtua cenderung mengikuti kehendaknya bila dia mengucapkan kata-kata manis ke orangtuanya. Itu sebabnya metide ini paling baik digunakan pada anak berusia 5 hingga 10 tahun.

2⃣ *Amati Cara Anak Mengungkapkan Cintanya kepada Orang Lain*

Apabila anak kelas satu selalu ingin memberi gurunya sesuatu (dari keinginan anak sendiri, bukan suruhan kita sebagai orangtua), hal ini mungkin menandakan bahwa bahasa cinta utamanya adalah menerima hadiah.

Seorang anak yang bahasa cintanya adalah hadiah, akan senang luar biasa sewaktu ia menerima hadiah dan ingin orang lain juga menikmati kesenangan yang sama.

3⃣ *Mendengarkan Permintaan yang Paling Sering diajukan Anak*

• Apabila anak anda seringkali mengajak anda bermain dengannya, mengajak anda berjalan-jalan bersama atau duduk dan membacakannya sebuah cerita, berarti ia sedang meminta waktu berkualitas.
• Apabila banyak permintaan yang cocok dengan pola ini, kemungkinan besar bahasa cintanya adalah *Waktu Berkualitas*
• Memang semua anak butuh perhatian dari orangtuanya, tetapi bagi anak yang bahasa cintanya adalah *Waktu Berkualitas*, jumlah permintaannya akan waktu bersama akan jauh lebih banyak daripada permintaan lain.

4⃣ *Perhatikan Keluhan yang Paling Sering Disampaikan oleh Anak*

• Jika anak sering mengeluh tidak menerima sesuatu dari orangtuanya seperti "Ibu/Ayah tidak pernah punya waktu buat saya" atau "Ibu selalu harus merawat bayi" atau "Kita tidak pernah pergi bersama-sama", kemungkinan bahasa cintanya adalah *Waktu Berkualitas*
• Setiap anak kadang kala memang lagi suka mengeluh, tetapi bila pola keluhannya konsisten, itu dapat menjadi petunjuk dari bahasa cintanya.

5⃣ *Membiarkan Anak Memilih Satu dari Antara Dua*

• Sebagai contoh, seorang ayah mungkin berkata ke anaknya yang berusia sepuluh tahun " Budi, ayah akan pulang lebih awal kamis sore, kita bisa pergi mancing bersama atau membantumu memilih sepatu basket baru. Mana yang Kau sukai?" Anak mempunyai pilihan di antara Waktu Berkualitas dan Hadiah.
• Seorang ibu bisa mengatakan kepada putrinya "Sore ini Ibu punya waktu luang, kita bisa jalan-jalan bersama atau memperbaiki rok barumu. Mana yang lebih Kau sukai?" Pilihan ini jelas adalah antara Waktu Berkualitas dan Layanan.

🌸 *Bagaimana Cara Mengetahui Bahasa Cinta Utama Anak Anda* 🌸

• Berikan beberapa pilihan selama beberapa minggu dan catatlah pilihan si anak. Apabila sebagian pilihannya konsisten di salah satu bahasa cinta, kemungkinan besar anda telah menemukan bahasa cinta anak anda.
• Jika anak anda tidak menginginkan kedua pilihan anda, coba lagi dengan pilihan lain. Dengan waktu dan ketekunan, anda akan menemukan pola yang konsisten ini.

🌸 *Seberapa Parah Dampak Kebocoran / Kekosongan Tangki Cinta?* 🌸

• Seperti halnya tangki air, tangki cinya pada anak pun bisa mengalami kebocoran. Penyebabnya beragam, misalnya saat terjadi perkelahian, adu mulut, malu, merasa tidak disayang, diejek, dll. Dari faktor orangtua bisa juga terjadi saat nelihat orangtuanya bertengkar, bercerai ataupun pola didik yang mungkin tidak sesuai.
• Bisa dibayangkan bila tangki cinta anak kita bocor dan tidak terpenuhi, sementara orangtua tidak menyadari, maka hati dan jiwa anak akan kering dan merana. Dampaknya bisa pada perubahan perilaku dan tidak terpenuhinya 3 kebutuhan emosional anak.

🌸 *Dampak Kebocoran / Kekosongan Tangki Cinta* 🌸

1⃣ *Hilangnya Rasa Aman >< Kebutuhan untuk Merasa Aman*

Salah satu kebutuhan terkuat yang dibutuhkan seorang anak adalah rasa aman. Aman didalam diri dan lingkungannya.

Anak yang tangki cintanya kosong maka akan membenci dirinya sendiri, gelisah dan ketakutan. Hal ini dapat diartikan sebagai anak yang tidak berbahagia dan tidak memiliki "inner" motivasi.

2⃣ *Perasaan ditolak dan tidak dicintai >< Kebutuhan akan pengakuan (merasa penting) dan di terima atau dicintai*

• Jarang sekali orangtua membuat anak-anak mereka merasa penting dan diakui dirumah. Sebaliknya banyak orangtua  yang membuat anak mereka merasa kecil dan tidak berarti dengan ancaman.
• Keinginan seorang anak untuk diakui dan inhin dicintai begitu kuat, sehingga mereka akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Jika tangki cinta kosong dari kebutuhan dari penerimaan maka anak akan mendapatkannya ditempat dan cara yang salah.
• *WARNING* *_Jika anak-anak tidak merasa dicintai dan di terima oleh orangtua, mereka akan terdorong untuk mencarinya disemua tempat yang salah_*

3⃣ *Kurang Mandiri dan Mudah terpengaruh >< Kebutuhan untuk mengontrol*

• Seiring pertumbuhan anak, sembari mencari identitas diri dan sambil belajar membangun kemandirian dari orangtua. Proses ini menciptakan kebutuhan emosional untuk bebas dan mandiri. Jadi itu sebabnya anak tidak mau didikte untuk apa yang harus dilakukan.
• Mereka merasa tidak "gaul" mendengarkan orangtua. Dengan mendengarkan nasihat  orangtua mereka seakan diperlakukan seperti anak kecil. Ini menjelaskan mengapa anak lebih mendengarkan teman mereka dan om atau tante (paman atau bibi) yang masih muda daripada orangtuanya sendiri.
πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–

❓✅ *Sesi Tanya Jawab* ✅❓

1⃣ Assalamualaikum
Kenapa saya mudah sekali emosi terhadap kesalahan atau kekurangan suami? Sering kali setiap ada masalah, bahkan diluar permasalahan keluarga, suami kena imbas dari emosi saya.. Terimakasih banyak.
-Nur Rohmah, Temanggung-

πŸŽ™ Wa'alaikumsalam
Ibu Nur rohmah memang sangat penting melatih ketrampilan mengelola emosi. Mudah marah itu karena amygdala sudah membajang peran pfc sehingga emosi rasional tidak berfungsi. Biasanya kan klu ada stimukus ---- langsung respon (lihat kesalahan suami langsung marah). Maka ibu bisa melatih jeda sebelum berespon. Saat jeda itu tarik nafas melalui hidung dan hembuskan secara perlahan sambil membayangkan udara itu mengalir ke otak (relaksasi mental). Jeda ini akan menghambat otak emosi/amygdala meneruskan rasa kemarahan ibu. Saat jeda ibu pikirkan lah 2 hal yg bisa jadi pilihan :
1. Mau marah ? Kenapa?. 2. Apakah dengan marah efektif? Masalah jadi selesai?
Dg latihan2 ini insya Allah akan melatih ibu menunda reaksi dan akhirnya akan jadi habit. ✅

Tanggapan:
BuFitri ⏩ Kalau suami 1 sosok ya, klu anak lebih dari satu emosi kadang beda2 menghadapinya, kalau saya masih PR menahan emosi terhadap anak2 ☺
↪ Caranya sama bu, lakukan jeda dulu sebelum berespon. Ttg jeda ini islam mengajarkan bisa dgn berwudhu, shalat atau duduk diatas kursi tapi kaki tidak menyentuh tanah.
Jadi ibu harus mengenali dulu tanda2 pada dirinya bila mau marah lebih dulu. Cari jeda dengan yg diajarkan islam tadi.
Dengan duduk kaki menggantung, berwudhu akan membuat otak emosi tdk aktif dan nyambung hingga marah terhanti. Jika ibu sdh tenang, baru nyatakan ketidak sukaan atau apa yg ibu rasakan ke anaknya pada saat yg tepat saat anak sedang fokus.
⏩ Terima kasih bu ida πŸ™πŸ»

BuHernita ⏩ Betul bu,  hal ini sudah beberapa kali saya lakukan dan mulai jadi habit "apakah marah menjadi solusi ", namun tetap saja untuk beberapa hal tertentu menjadi suatu yg berulang terjadi. Sampai terkadang saya malah mengacuhkannya.
Contoh : suami sering tidur larut malam karena asyik dg komputernya.
Apakah hal tersebut "benar" saya lakukan Bu Ida?
↪ Misalnya apa yg berulang bu
⏩ Contohnya : weekend suami sering tidur larut malam karena asyik dg komputernya bu. Entah browsing dsb..
↪ Klu ibu sudah melakukan jeda. Tetep harus sampaikan ketidaksukaan / yg dirasakan ibu ttg hal yg membuat ibu marah kepada subyek yg melakukan. Cari waktu yg tepat misalnya setelah suami makan malam. Jadi bila sumber stress juga tidak ditangani maka memungkinkan bisa membangkitkan rasa marah lagi. Jadi tdk hanya mengelola jeda tp juga mengkomunikasikan ke sumber yg membuat marah.
Insya Allah bila disampaikan setelah ibu melayani suami akan tersampaikan dg jelas dan tanggapan suami jg akan lbh baik. Krn scr psikologis bila suami sdh mendapatkan ketenangan krn sudah dilayani keperluannya pfc ( bagian otak rasio dan nilai) akan bekerja bukan amygdala/emosi yg merespon.
Ini biasa sy lakukan ke anak2 maupun ke suami. Apalagi dg bahas cinta yg pas. Biasanya mereka akan memeluk atau meminta maaf dan janji tdk mengulangi.
⏩ Baik Bu Ida. Insya Allah akan dicoba.
↪ Dgn mencoba ibu juga akan merasakan pengalaman tersendiri.
⏩ Tentunya bu, syukron atas arahannya.  πŸ™
↪ Waiyyakum

2⃣ Bismillah
Assalamualaikum bu Rosyidah
Saya suka sekali dg gambaran tangki cinta.
Yg mau saya tanyakan bagaimana cara pasangan suami & istri bisa mengisi tangki cinta bila majelis Ilmu yg mereka hadiri berbeda???
Sedangkan anak2 lebih condong ke majelis Ilmu si ibu dan hal ini membuat si ayah merasa tdk "mengimami" dlm rumah tangga.
Mohon pencerahanny. Syukron
-Ita, Jakarta-

πŸŽ™ Ibu ita salam kenal..
Bukan masalah bila masing2 bisa hadirnya msg2 dlm majlis berbeda. Ibu bisa membuat majlis ilmu dirumah dengan menggabungkan imu yg ibu dan ayah peroleh. Jadwalkan satu bulan sekali minimal forum keluarga utk membahas ttg format pengasuhan yg akan diberikan ke anak2nya. Cari waktu yg tepat misalnya setelah shalat maghrib berjamaah. Buat dulu berdua kemudian sosialisasikan ke anak2 ttg keinginan, harapan dan aturan yg ingin diterapkan. Rencanakan realisasinya. Dg sosialisasi menunjukkan ke anak bahwa ayah-ibu punya visi dan misi yg sama. Bila sdh bersepakat mk kedua ortu akan saling mengisi tangki cinta. Gak harus bersamaan tp saling mendukung dan melengkapi dalam mengisinya. ✅
▶ Insyaallah saran ini bisa saya sampaikn kpd suami & berharap beliau mau menerima & kami sama2 istiqomah dlm menjalankannya.

Tanggapan:
Ummu Kayla ⏩ Jika banyak kekecewaan kita pada suami..
Bagaimana caranya agar kita jatuh cinta lg sm suami dan sayang lagi..
↪ Ada bbrp langkah...
1. Pikirkan kembali tujuan atau niat awal mau menikah dgn pasangannya
2. Fokus pada kebaikan2nya
3. Renungkan dan pikirkan apakah kekecewaan itu hanya ibu yg mengalami atau suami ibu juga mengalami.
4. Coba utarakan bagaimana perasaan ibu ke suami dan prilakunya. Sdh kah pernah diutarakan dari hati kehati tanpa emosi dan menyudutkan
Mmg sulit dilakukan namun bila sdh menetapkan pilihan tentu harus menyadari dan siap menanggung konsekuensinya.
Klu saya orangnya sgt asertif shg sy utarakan apa yg saya rasakan.
5. Isi tangki cinta dg berpergian berdua atau honeymoon dan berdua. Kelelahan dan kebosanan bisa menurunkan fungsi pfc shg kendali nilai dan nalar tdk berfungsi. Yg bekerja adalah otak emosi sehingga cenderung mencari sisi negatifnya saja.
Allahu A'lam
⏩ Syukran bu..
Alhamdulillah dapat pencerahan..
Sepertinya msh butuh bnyk lg pencerahan dr ibu..
↪ Sama2 ayo kita saling belajar dan berbagi

3⃣ Assalamualaikum bu
Suami sy profesi guru honorer dan pebisnis online. Selama hampir 4tahun menikah saya yg memiliki usaha kontrakan rumah selalu membantu modal dan support suami dlm bisnis nya yg jatuh bangun. Dan terkadang menutupi hutang nya yg sudah jatuh tempo. Suami saya orgnya gk tegaan (kalau ada yg pinjem uang lgsg kasi aja, nah giliran dia mau pinjem ke yg hutang dia mikir2 mgkin org nya blum pnya uang/gk ada tggapan dri yg ngutang).
Yg mau sya tanyakan. Bgmana cara agar hubungan keluarga kami ini ttp harmonis dan syaithon gk merayu saya utk berfikir yg buruk ttg suami saya?
Selama ini saya selalu mengalah dengan memberikan simpanan tabungan saya. Saya gk tegaan juga lihat suami melas2 pinjam uang untuk modal nya.
Bukan karena pelit atau perhitungan. Tapi Krn sikap nya ini blum bisa saya ubah spya bisa tegas nagih uang yg dipinjamkan teman nya.. Apa adakah saran untuk saya dan suami? 
Terima kasih
-FT, Banda Aceh-

πŸŽ™ Bu FT yg penyabar. Semoga Allah memudahkan segala urusannya dan tetap mengokohkan rumah tangganya.
Nampaknya ibu dan bapak sama2 orang yang tidak tegaan jika ada yg memerlukan bantuan.
Bapak dan ibu harus melatih sikap assertif. Asertif itu "say yes if you want to say yes dan sebaliknya".
Rasa tidak enak itu hanyalah persepsi bapak saja saja belum tentu kenyataanya begitu maka harus dibuktikan. Kenapa? Karena sikap ini bisa mengganggu kondisi psikis bapak. Sebenarnya ada rasa tidak nyaman, bisa mudah galau istilah psikolpgisnya free floating anxiety. Makanya harus dilatih mulai dari ayah ibu ato ayah ke anak saat berkomunikasi. Nyatakan apa yang ingin dikatakan, bila dilakukan maka akan muncul perasaan lega dan nyaman. Jangan berpikir ke dampaknya karena belum tentu akan ada dampak seperti yg ditakutkan terjadi. Kmdn jangan lakukan pembenaran jk apa yg dikhawatirkan jika dilakukan mmg terjadi krn itu kerja amygdala. Sikap asertif membuat hubungan dg oranglain nyaman dan perasaan diri juga aman. ✅

4⃣ Assalamu'alaikum bu Rosyidah
Bagaimana mempertahankan tangki cinta kita sebagai seorang Istri juga sebagai Ibu agar slalu terjalin keharmonisan di lingkungan keluarga?
-Nita, Tanggerang Selatan-

πŸŽ™ Bu nita di tangsel...
Tangki cinta itu harus selalu dirawat dan dijaga agar tetap terisi terus. Selalu sediakan waktu utama utk berdua atau bersama keluarga.
Bila dg suami bisa umroh berdua, makan2 berdua, olahraga bersama dll. Bahkan selalu berhubungan via hp meski hanya menyapa. Sering2 lah ungkapkan kata sayang dan cinta ke suami.
Dg anak2 juga gitu sesuai dg bahasa cinta msg2 anak. Sgt perlu diagendakan selain bersama2 juga msg2 individu.
Utk anak yg bahasa cintanya time, maka sediakan waktu utk sesekali mengantar sekolah atau mengajak ke mall beli sepatu/keperluanya secara suprise. Utk anak yg bahasa cintanya touching maka sering2 lah dipeluk dan dielus sambil dibisikkan ditelinganya ungkapan perasaan ibu spt betapa sayangnya ibu ke dia, betapa khawatirnya ibu akan keselamatannya dll. ✅

Tanggapan:
BuSyafleni ⏩ Terkadang rencana dan keinginan qt tdk berbalas alias bertepuk sebelah tangan bu ida, awalnya sehari dua hari berjalan lancar sesuai kesepakatan mis, kirim sms cinta dan telfon. Tp type suami suka lupa (katanya), hari hari berikutnya mandeg... nah, terjadi lah "kekeringan" lg tangkinya. Gmn tipsnya ya bu, spy terus mjd kebiasaan?
↪ Bu Syafleni...
Bila kita berbuat baik dan berharap balasan yg sama, mmg akan menyakitkan bila ternyata pasangan tdk melakukan sesuai yg diharapkan.
Tetaplah lakukan perbuatan baik karena itu akan mengokohkan perasaan pasangan yg tidak harus dikatakan.
Mmg bisa dipahami dan wajar saja bila menginginkan pasangan juga melakukan yang sama. Tapi kadang laki2 itu mmg gak suka banyak menyatakan inginnya merasakan. Padahal wanita akan lebih tenang bila perasaan yg sama dari pasangan juga dikatakan. Yg penting diwujudkan dalam tindakan yg mmg penuh kasih sayang dan cinta.
⏩ Berarti qt jgn bosan tuk terus lakukan rencana yg dh disepakati bersama ya bu...
Terkadang emang kesel kalau suami gk feed back, apalagi kalau sdng capek...☺
Trima kasih bu ida pencerahannya
↪ Nah itu, kan sedang capek? Klu orang sdg capek maka pasangannya harus memberi empati bukan menuntut...
Tunggu sampai capainya hilang kemudian katakan lagi perasaan ibu, biasanya akan direspon dg lebih baik...
Pengalaman saya gitu bu....☺πŸ˜‰
Betul bu leni harus istiqomah, itulah dinamika rumah tangga ada pasang surut, ada semangat terkadang mengendor. Tp harus tetap dikawal..
Maka jika ada kelelahan atau kebosanan lakukan treatmen dengan piknik atau rekreasi...

5⃣ Bismillah...
Bu, apa megancam anak itu dpt merusak / bukan komunikasi menyampailan cinta yg baik?
Misalnya si anak selalu main tdk mau di kemaskan lagi, padahal udah buat komitmen dari awal bermain, kalau sudah seesai harus di kemaskan. Saya mengancam kalau tidak di kemas, mainannya ummi simpan gak boleh main lagi.
Mohon penjelasannya komunikasi yg baik untuk ttp tampak menyayanginya seperti apa supaya anak paham dan mau menjalani komitmen.
-Dayang Ratna, Singkawang-

πŸŽ™ Mungkin yang dimaksud ibu aturan ya...
Apa yg ingin ibu latih itu adalah kedisplinan.
Maka bila anak msh usia dibawah 5 tahun lakukan bersama2 dgn ibu untuk mengemasi barang. Komunikasi dg anak dibawah 7 tahun posisikan ibu setinggi anak dan tatap matanya lalu sampaikan apa yang ibu inginkan. Tp jangan suruh anak usia dibawah 5 tahun untuk membereskannya sendiri. Agar aturan itu tidak bernada ancaman maka perhatikan intonasi dan mimik wajah ibu.
Intonasi dan mimik wajah tidak nampak galak dan marah.
Gunakan bahasa cinta anak bu...
Bila anak ibu bahasanya dengan gift maka katakan " nak, kalau ingin terus bermain maka setelah selesai masukan kedalam kotak ya seperti ini atau nanti katakan ke ibu kalau sudah selesai sehingga kita bisa bersama2 merapihkannya. Dgn mimik wajah yang ramah anak akan memahami. Tp bila dg intonasi tinggi dan mimik kesal mk anak justru gak mendengarkan tapi ketakutan shg bukan membereskan tapi lari ato mengabaikan. ✅
▶ MasyaAllah, tetap bisa tenang yaaa bu, ambil jeda supaya tdk langsung merespon marah. Gak ada gunanya ya marah dgn anak d bawah 7 thn.
Jadi ttp harus dgn kalimat2 positif dan ttp jaga kewarasan yaaa bu....
MasyaAllah....
belajar sabar lagiiiii...
↪ Betul bu harus belajar sabar lagi... maka orang tua harus belajar mengelola emosi agar terjaga..
▶ Jadi, kalimat megancam itu tidak efektif yaaa bu?
↪ Sangat tidak efektif karena anak mau melakukannya hanya karena takut bukan kesadaran. Nantinya terkait dg perintah ibadah anak akan melakukan nya karena itu bisa menyenangkan orang tua atau agar tidak dihukum. Ancaman hanya akan membuat anak seperti robot patuh tapi bukan karena kesadaran dan merasakan manfaatnya.
▶ Syukron wa jazakillah kharan bu... yg di perbaiki diri ini dlu...😘😊☺
↪ Waiyyakuma bu dayang...
Sy juga terus belajar dan belajar terus. Terus memperbaiki diri dan meperbaiki keluarga...

6⃣ Assalamu'alaikum ibu Rosyidah...
Kalau anak suka buat tulisan sayang ayah dan bunda, bunda terhebat dan sejenisnya, apakah menandakan tangki cintanya kurang diisi bu?
Trus kalau saya peluk dan cium mereka malu malu kucing..
Padahal sy sering kasih pelukan ke anak2.
Apa krn faktor usia anak2?
Anak sy laki-laki usianya jalan 9 th dan 6th.
Kalau yg perempuan msh 1,7 th paling suka sy peluk dan dikeloni.
Anak2 jg sering mnta ikut kalau sy atau ayahnya pergi keluar rumah.
Sy jadi berfikir apakah sikap anak2 sebagai reaksi dr keinginan mrk?
Jazakumullah khairan katsir atas jawabannya ya bu..
-NN, Medan-

πŸŽ™ Bu Nn dimedan...
Yg dilakukan ananda justru sedang mengekspresikan rasa sayangnya dg bahasa cintanya. Ini berarti tangki cinta anak mulai dan sedang terpenuhi. Anak akan mudah mengekspresikan sesuatu bila merasakannya.
Kalau anak usia 9 tahunan mmg sudah mulai ada rasa malu bila dipeluk orang tua apalagi tempat umum krn ke aku annya sudah tumbuh. Maka ekspresikan dengan bahasa cintanya yg sesuai.
Betul bu NN sikap anak2 itu ekspresi dari apa yg dirasakan dan dibutuhkan. Anak yg suka menunggu oleh2 atau hadiah dari irang tua itu kan berati menekspresikan ungkapan perasaannya dg hadiah (bahasa cinta) ✅

7⃣ Assalamualaikum wr wb.
Selamat malam buRos.... wah.. share materinya luar biasa buRos.. langsung kena... Bahasa  Cinta menjadi kebutuhan dasar ya bu. 
BuRos....saya mau tanya.
1. Apakah pemberian bahasa cinta ini tiap rentang usia berbeda beda? Tadi saya baca ada yang untuk anak usia 5 - 10 th.
2. Bagaimana untuk usia di atas itu bu? Anak saya bungsu 9th (laki laki), ke -2   11th (perempuan) dan ke-1   14th (laki laki)
3. Lalu bagaimana dengan anak yang misal dia secara usia masih muda, tapi tuntutan posisi dia atau kelas dia sudah lebih tinggi dibanding usianya. Apakah kita mengikuti usia sebenarnya, ataukah kita mengikuti bahasa cinta yang disesuaikan dengan kelas dia saat ini ?
Trimakasih sebelumnya buRos...
-Lintang, Tasikmalaya-

πŸŽ™ Bu Lintang di tasik...
1. Betul bu kalau jenis bahasa cinta sama tapi penyampaianya berbeda2 utk tiap usia.
2. Untuk anak usia diatas 7 tahun bisa menggunakan komunikasi yang dialogis krn di usia ini fokus pengasuhan itu 50 persen mengembang kan nalar berpikir.
Jadi jika mau mengisi tangki cinta anak itu dg bahasa yg bisa diterima nalar anak.
Misal: bila ibu mau menyampaikan rasa khawatir ibu akan pergaulan anaknya yg bahasa cintanya touching maka cari waktu tepat saat ia bugar misal mau brkt kesekolah maka peluk anak saat salaman dan katakan ibu tidak melarang kamu bergaul namun begitu sayangnya ibu pada kamu sehingga takut kamu terjerumus pada pergaulan bebas. Makanya ibu meminta kamu agar tidak pulang setelah maghrib atau meminta kamu berpakaian yg menutup aurat
3. Anak akselerasi ya bu?
Yg harus diperhatikan adalah usia mentalnya bukan posisi atau tingkatannya.
Bahasa cintanya sesuai dengan dirinya namun caranya disesuaikan dg usia perkembangannya.

Apalagi pada anak2 akselerasi ibu... sy pengalaman pendampingan dan pada anak sy sendiri. Pd anak2 yg cerdas kognisi itu memiliki masalah dalam mengelola emosi. Kenapa krn pada anak aksel yg sering diasah adalah otak hippocampus ( berpikir) shg otak emosi kurang dilatih.
Saran saya saatnya ibu banyak menstimulasi emosi positif dg membantu melatih mengelola emosinya. Salah satunya dg cara jeda yg sdh saya berikan diatas.
Saat di bpp sy ikut mendampingi anak2, guru dan ortu anak gifted dan menjumpai2 masalah kematangan emosi pd anak tsb. ✅

πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€

🎀 *Moderator*

Menarik juga membahas anak anak gifted.. penasaran bagaimana tingkat kecerdasan IQ dan EQ nya. Dan seperti nya harus di perkuat dgn SQ kah Bu? Mgkn Besok ibu bisa menjawab lebih detail ☺

πŸŽ™ *Ibu Rosyidah*

Baik bu fiqa... smg bermanfaat. Selamat istirahat.. moga bsk lebih bugar saat bangun.
Ingat self talk dulu sebelum tidur.... dialog dg badan agar sehat... sehat dan bangun lbh sehat.

🎀 Boleh ajarkan bagaimana selftalk nya bu?

πŸŽ™ Ntar disesi lain... sederhananya... sentuh bagian2 tubuh yg terasa sakit atau capek. Ato seluruh badan dan katakan wahai tubuhku... saya tahu engkau sudah lama menemani aku. Trimaksih ya... maka bsk saat bangun dalam keadaan sehat dan segar. Itu mengeluarkan hormon dopamin... shg menyongsong hari dg penuh rasa syukur.

🎀 Dopamin hormon bahagia ya bu. Memberi rasa senang. Alhamdulillah atas nikmat Allah.

πŸŽ™ Betul... bersyukur dg nikmat itu mewujudkan ketenangan.

Menjadi ibu itu sebuah anugrah terbesar sekaligus penuh tanggung jawab. Karena akan diminta pertanggung jawabannya kelak. Oleh karena itu rawat kesabaran, keuletan dan keikhlasan. Bukankah keluarga kita adalah aset kebaikan saat ketika kembali pada Allah. Semoga kita semua dikuatkan punggung dan langkah untuk membentuk anak2 yang rabbani... yg dirindukan umat. Aamiin

πŸŽ™ Aamiin, Aamiin, Ya Rabbal 'alamiin..
baraakallahufiik Bu Ida.. terimakasih atas nasehat nya..

🎀 Wa fiikumbarokallahu

πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€

❓✅ *Sesi Tanya Jawab ke 2* ✅❓

8⃣ Ibu saya khawatir dengan tangki cinta anak saya yang bocor karena kadang supaya cepat beres saya suka menggunakan ancaman. Pola pikir apa yang harus saya ubah agar tidak menggunakan ancaman lagi. Dan bagaimana memperbaiki tangki cinta anak? Terima kasih.
-A-

πŸŽ™ Ibu A.. salam kenal
Kalau tentang efek ancaman sdh dibahas dipertanyaan sebelumnya. Ancaman sesungguhnya keinginan dr orang tua agar anak tunduk pada perintah orang tua. Maka ganti dg contoh prilaku utk anak usia 0-6 tahun. Utk usia 7-14 tahun gunakan komunikasi dialogis.
Terapkan pola asuh autoritatif ato istilah umi disebut demokratis. Seimbangkan antara penerimaan/acceptance (kasing sayang) dengan kontrol. Seringnya orangtua lupa kontrol.
Dalam kontrol ada evaluasi ttg pelanggaran.
Utk anak remaja pola komunikasi spt ini tepat... krn mrk sdh jd pribadi yg otak penalarannya (pfc dan hypocampus) nya sdh berkembang sempurna.
Bila merasa khawatir tangkinya bolong2 maka tambal dg bahasa cinta masing2 anak dg cara sesuai usianya. Otak itu plastis makanya ada neuroplastisitas, adanya pembiasaan baru akan membentuk prilaku baru.
Artinya jika ada yg terlewat dlm suatu masa utk mengisi tangki cinta maka lakukan sekarang... maka akan menambal kebocoran tangki sebelumnya. ✅
▶ Contoh komunikasi dialogis seperti apa ya bu?
↪ Komunikasi dialogis itu dua arah orangtua tidak mendominasi tapi banyak mendengar juga. Berbicara saat anak mendengarkan dan mendengarkan saat anak bicara.
Misal dg anak usia 14 tahun merasa orangtuanya banyak menuntut dan menganggap nasehat adalah ceramah maka katakan dgn bahasa cintanya. Bila bhs cintanya touching maka peluk dia dan katakan nak bunda sgt syg pd ade... bunda nggak rela kalau ada laki2 yg menggangu ade mknya bunda minta ade utk hati2 dan tdk bebas bergaul dg laki2 yg bukan muhrim.
▶ Alhamdulillah. Terima kasih Bu.

9⃣ Assalamualaikum
Saya mau tanya bu, kalau anak 5 tahun mudah sekali ikut teman sepertinya dia berperilaku menyerupai teman2 agar merasa diterima dan bagian dari teman2nya, itu wajar atau bagian dari tangki bocor ya bu? Soalnya perilaku tidak baik juga ditirunya padahal sudah diberitahu bahwa itu tidak baik. Bagaimana cara menambal kebocoran itu ya bu, jika itu adalah kebocoran.
Terimakasih
-Va, Jakarta-

πŸŽ™ Bu Va di jkt
Anak usia 0-6 tahun itu cara belajarnya mmg dg meniru/imitasi. Mknya ortu hrs hati2 dg perkataan dan tindakannya. Pd usia itu anak belajar via image/kesan dr prilaku oranglain dan blm punya saringan nilai. Krn stimulasi nilai siap diberikan ke anak usia 7 tahun keatas. Mknya anak akan meniru apa sj yg dilakukan atau dikatakan orang disekelilingnya tanpa disertai kemampuan menyaring mana yg boleh dan tidak. Tugas orang tua untuk menjelaskannya dgn komunikasi.
Komunikasi dgn jalin kontak mata dan usap kepalanya dan tuntun anak untuk membedakan mana yg boleh dan tidak.
Apkh Sdh terjawab bu Va.. Jd orang tualah yg harus tetep mengimbangi dgn stimulasi emosi dan bicara yg positif. ✅

πŸ”Ÿ Bismillah
1. Apakah ada efek negatif terhadap perkembangan anak, jika kita sering mengeluhkan kekurangan anak (seperti mudah cengeng, sedikit sabarnya) langsung pada anak tsb saat kondsi tenang. Dengan maksud agar bs berubah..
Syukran, Jazaakumullahu khoiran
-Zakiya, Sumbawa-

πŸŽ™ Bu zakiya di sumbawa..
Jelas ada efeknya bu. Keluhan negatif apalagi bila sering menggunakan kata " kamu itu selalu... biasanya... dll.. itu adalah labeling.
Dgn label itu akan membuat anak berprilaku sesuai yg dilabelkan. Otak itu pabrikasinya prilaku. Maka bila sudah ada label maka otak akan memproduksi prilaku sesuai yg dilabelkan. Kan info yg diterima otak akan diteruskan ke syaraf sensorik dan menggerakkan motoriknya untuk menggerakan prilaku sesuai yg didengar.
Maka berhati2 lah dg label bila sudah terjadi ulang/reinstall lagi dr awal. ✅

Tanggapan:
BuNur ⏩ Reinstall dari awal spt apa bu?
↪ Mengisi kembali apa yg terlewat atau belum diberikan pada fase perkembangan sebelumnya. Kan terkadang kita baru tahu ilmunya setelah anak kita besar atau terlewat tdk distimulasi.
BuZakiya ▶ Bagaimana contoh riilnya buIda?
↪ Apa yg ingin ibu ulang? Itu yg harus ibu tanamkan kembali. Jk ibu merasa selama ini bonding dg anak kurang saat usia 0-6 tahun... perbaiki hubungan dan lbh memperhatikan anak saat skrg dg bahasa cinta anak dan cara yang sesuai dg umurnya ( sdh dijelaskan sbelumnya)
⏩ Jika sdh terlanjur label?
↪ Bisa dihilangkan dengan
1. Ajak anak bicara pada saat sdh fresh ya... dan minta maaf bila selama ini sering mengatakan hal tsb.
2. Katakan ttg sayangnya ibu kpd anak dan ungkapkan mmg krg tepat dan menyakitkan ya kata2 tsb ( tunjukkan empati ibu akan perasaan anak)
3. Janji tdk akan mengulangi dan minta kerjasama dg anak utk bersama2 berubah.
Jk dilakukan dg bahasa cinta yg sesuai insya Allah, anak akan memaafkan dan berusaha utk memperbaiki prilakunya juga.
BuYola ➡ Apa berlaku untuk anak dibawah 5 tahun bu?
↪ Kalau utk anak usia 5 tahun kebawah malah lbh mudah. Caranya dg merubah mimik wajah dan memberikan contoh positif dlm ekspresi emosi, dlm berkomunikasi dan berespon. Krn mental imaging anak sdh berkembang sempurna. Di usia 5 tahun mah kurangi kata2 dan banyakin contoh.

BuLintang ⏩ Bagaimana kalau maksud dari labeling itu untuk membakar semangat. Berharap si anak bangkit. Bangkit karena ada kata kata yang tidak enak. Paksu menanggapinya seperti itu bu. Beliau berkaca pada diri sendiri.. yang bangkit saat ada orang yang menghina. Jadi kuat mentalnya.
Bagaimana bu ?
↪ Bagaimana anak tahu kalau maksudnya orang tua itu baik jika kata2 nya negatif????
Itu kan bahasa yg diinginkan orang tuanya. Otak itu hanya akan menangkap informasi yg dikatakan secara jelas.
Knp tidak memakai kata positif bukankah lebih bagus dan langsung di coding otak dan diwujudkan dlm prilaku sesuai yg dilabelkan.
Jika perkataannya: ayo nak harus bersemangat agar tidak tertinggal. Kamu pasti bisa koq. Mama akan bantu.
Kata2 itu jelas dicoding otak utk diteruskan syaraf sensorik utk melakukan tindakan sesuai label positifnya.
⏩ Ayahnya bilang sendiri bu ke anaknya. Ayahnya bilang ke anak saya yang besar ya bu yang SMA. Hidup di luar sana berat... kamu harus kuat.... ayah dulu gitu... makanya ayah bisa kuat seperti sekarang. Pemahaman saya mentah bu. Karena ayahnya secara keberhasilan dan perjuangan lebih baikkkk dari saya.
↪ Perkataan sya bgmn anak tahu itu maksudnya bila kata2 nya negatif maka akan sulit dipahami anak maksud orang tua itu positif. Krn pemaknaan dibalik kata itu baru berkembang diusia dewasa.
Klu perkataan spt ini berarti positif bu.
⏩ Paksu memberikan contoh2 keberhasilan ke anak saya bu. Bagaimana ia, dan teman2nya kuliah yang dulu di hina hina akhirnya berhasil. Ayah harus katakan tegas kekurangan kamu.. supaya kamu bisa memperbaiki. Intropeksi.
Kedengarannya keras bu... tapi saya kan ngga bisa lakukan apa apa karena kan kita harus 1 suara ya bu. Walau hati kecil saya nolak.
↪ Klu mengatakan kekurangan anak boleh tapi dalam situasi yg tepat dan tidak merendahkan mental anak dg kata2. Klu mau mengkoreksi perilaku anak katakan dlm situasi anak nyaman dan tdk merasa diadili.
Ajak anak duduk berdekatan dan sentuh punggungnya... nak ayah mau bicara... ayah cermati kamu mudah (mis putus asa)... ayah khawatir klu keterusan... yok diperbaiki... mau kan.
Cara2 demikian akan lbh diterima anak krn sifatnya ajakan bukan kritik.
⏩ Terima kasih bu πŸ™πŸΌ

1⃣1⃣ Assalamualaikum bunda...
Saya ingin bertanya mengenai bagaimana cara mempertahankan tangki cinta antara saya dan orang tua saya agar selalu penuh...
Saya tinggal bersama ortu saya dan dalam keseharian beda sekali prinsip dan cara pemikirannya.
Untuk pindah tidak memungkinkan karena ortu sudah tua dan sering sakit2n dan saya juga anak tunggal.
Karena saat ini saya sudah berkeluarga dan punya anak kadang suka ada komunikasi yg buruk dgn mereka.
Orang tua saya ini cenderung mengatur di segala aspek baik juga pengasuhan, sehingga saya kesulitan membuat aturan buat anak2.
Saya sudah berusaha terus berkomunikasi kepada mereka saat mereka santai agar  jangan suka keras kepada anak saya seperti membentak, mencubit  (umur 3thn) walau saya tau niatnya untuk mendisiplinkan atau mengajari anak agar nurut lah istilahnya.
Tapi sepertinya tidak ada efek2 apa, ortu tidak pernah mendengarkan bahkan saya sempat agak tegas ke beliau tapi yg ada malah kami  bertengkar.
Saya adalah orang yang agak ekpresif, jika saya masih memendam dalam hati saya akan sangat tertekan, sementara jika menyampaikan tidak ada hasilnya malah muncul konflik nanti. Bagaimana ya bu tips buat saya untuk mengisi tangki cinta saya sendiri dan tangki cinta untuk kedua orang tua.. Terima kasih
-NN, Babel-

πŸŽ™ Bu NN di babel.
Utk menyamakan visi pengasuhan mmg perlu MOU dulu. Pd usia sarang burung (orang tua usia 60 keatas) mmg sgt sulit merubah watak (maaf) krn otak sdh nggak plastis lagi.
Ibu bisa mengisinya dgn menjaga silaturahim berkala dg berkunjung ato via hp.
Hindari sumber pertengkaran, jika ttg anak2 ibu maka hindari perbincangan ttg ini dgn orang tua ibu. Kan tinggalnya berjauhan kan. Bila mau berkunjung ke orang tua... beri anak2 rambu2 nya atau evaluasi saat pulang ttg sikap neneknya. Evaluasi thd setiap kejadian buat anak adalah hal yg penting. Dgn evaluasi anak akan mampu membedakan mana yg sebaiknya dilakukan dan mana yg harus dihindari.
Dgn evaluasi anak akan bisa memahami sikap sesungguhnya orang tuanya. ✅
▶ Jika kita serumah bagaimana bu? Karena ada hal2 yg agak menyulitkan buat mandiri.
↪ Ya itu tantangannya. Itu mmg side efeknya. Maka lakukan hal yg paling mungkin utk dilakukan dan tidak memunculkan pertengkaran dgn mengarahkan ke anak2 utk menghindari hal2 yg membuat neneknya marah. Dgn demikian sikap nenek yg dikhawatirkan efeknya ke anak2 berkurang munculnya. Sambil bersabar dan memohon kepada Allah diberi kemudahan untuk mendapat tempat tinggal sendiri.

1⃣2⃣ Assalamu'alaikum bu ida
Semalam ada bahas masalah asertis, menurutku aku termasuk org yg asertis..
Tp suamiku type org yg gak enakan jd apa ngikut aja apa mauku jd terkesan aku yg otoriter, yg ujung2nya kalau terjadi sesuatu yg tdk di harapkan bisa diblg aku yg di salahin, pdhl aku termasuk org yg demokratis yg bisa menerima masukan jika memang itu lebih baik. Tapi aku gak dpt itu dri suami dan ujung2nya kesel dan marah deh.. 😬
Cara ngadepin type suami seperti itu gmna ya...? Biar visi n misi tujuan bisa sama dan kalau terjadi sesuatu bisa di hadapi bersama dan menjadi team yg solid, krna aku pny kesulitan berhadapan sm org yg apa2 gak enakan dan ga mau cari ribut

πŸŽ™ Mhn maaf ya bu...
Biasanya sikap tidak enakan atau tidak tegaan suami itu karena pernah ada kejadian yg membuat ia merasa bersalah karena memutuskan sendiri. Btw Agar bisa asertif maka:
1. Tegaskan suami untuk mengutarakan pendapatnya.
2. Katakan ibu tdk ingin disalahkan jika sesuatu dilakukan hanya karena suami hanya nurut ide ibu.
3. Yakinkan suami kalau ibu tidak akan marah bila suami punya ide lain
4. Satukan pendapat ambil jalan tengah dgn menganalisa manfaat, kemudahan, tantangan dan efek negatifnya bersama2..
Insya Allah akan muncul sepakat.
Bila terjadi masalah krn kesepakatan bersama maka akan solid mencari solusinya bersama. allahu A'lam
Ini pengalamanku juga ✅

1⃣3⃣ Bismillah
Assalamu'alaykum bu rosyidah...
Fulanah sdh menikah selama 7 thn, namun cinta nya terhadap suami spt nya masih sedikit sekali. Pdhl suami nya sering mengungkapkan cinta nya kpd si istri (baik dengan tulisan, lisan, sentuhan)
Dengan perasaan istri yg menganggap dia sedikit mencintai suami nya, apakah ini menandakan tangki cinta si istri ini kosong bu?
Istri menganggap dia hanya sedikit mencintai suami, krn mungkin si suami sering sekali melakukan hal yg tidak disenangi oleh istri, si istri sering berfikir (mungkin kalo udah kehilangan suami(meninggal) baru deh kamu merasa bagaimana kamu mencintai suami mu)
Lalu jika sdh dtg fikiran2 spt itu, baru lah si istri segera me refresh otak nya kembali, lalu dia berusaha utk berkhidmat pd suami dengan baik.
Mohon nasehat nya bu kepada fulanah, apakah sikap nya benar.
Lalu jika memang benar bahwa tangki cinta si istri tersebut kosong, bgmn cara mengisi nya? (Lbh spesifik, apa yg harus dilakukan si istri?)
Barokallahu fiik
-Amatullah, Banda Aceh-

πŸŽ™ Sbnarnya tangkinya nggak kosong. Cuma si istri menafikannya krn ada perasaan spt itu yg tanpa disadari sdh jadi image dlm pikirannya. Bila sudah terbentuk image spt itu maka pemaknaannya juga akan lain meski curahan cinta suami diberikan. Itu amygdala sbg otak emosi sdh dibajak sehingga rasa dan nalar tidak digunakan.
Jangan dibiarkan... meski sulit tumbuhkan cinta krn Allah. Coba hayati kisah seorang ulama tampan yg dilamar gadis buruk rupa, buta dan cacat. Ulama itu selalu bersabar akan dgn kehadiran istri yg spt itu hanya berharap ridho Allah. Dr kesabarannya lahirlah anak yg kemudian hari jadi imam madzab yg terkenal. Cinta bisa ditumbuhkan jk karena Allah.
Itu lintasan2 fikiran negatif yg harus dijauhi bu.

Jika muncul latih dg thought stopping... mengatakan pada diri dari stop berpikir kearah itu dan ganti dgn dzikir. Bayangin sisi positif suaminya dan syukuri. ✅

1⃣4⃣ Gmn ya bu menumbuhkan ksh syg sm anak2 sy yg kdg suka berantem sampai nangis2, agar nanti  jd sayang sm saudaranya? Rasanya susah sekali menerapkan kesabaran sy supaya selalu tdk marah ketika mereka sedang tdk akur
-Fajriah, Banda Aceh-

πŸŽ™ Bu fajriah di banda aceh.
Sebelum mengisi tangki cinta anak maka tangki cinta orang tua juga harus sdh terisi penuh.
Sejatinya orang tua hrs belajar mengelola emosi sblum menangani masalah anak.
Caranya :
1. Kenali tanda2 nya bila mau muncul.
Misal: intonasi makin tinggi, nafas tdk beraturan, mata melotot.
Tiap org beda2 tanda2nya... bila muncul sadari klu diri mulai marah.
2. Ambil jeda sblum berespon dan pikirkan - alasan knp sy hrs marah? - apkh dg marah itu efektif
3. Bila sdh jeda... maka menghindar dulu dgn duduk dg kaki nggantung, wudhu ato sholat sunnah. Tindakan ini akn meredakan amygdala.
4. Jk tlh reda maka datangi anak dan evaluasi pd saat anak jg sdg fokus.
5. Ajak anak bicara berhadapan : nak , nampaknya kalian koq srg bertengkar knp?
Bukankah lbh baik bila saling membantu dan menolong.
Coba katakan apa yg kamu rasakan thd saudaramu? Lbh utama mana persaudaraan ato benda yg diinginkan.
Cara demikian adalah komunikasi dialogis... terhindar dr rasa menyudutkan dan disalahkan
Allahu A'lam smg bermanfaat.

1⃣5⃣ Bagaimana cara healing seorang anak yg terlanjur pernah di labeli "bodoh" oleh neneknya. Sy sdh coba kasi pengertian dan semangat, akan tetapi rasanya masih mengganjal di hati anak sy R (6th).
Jazakumulullahu khair πŸ’
-Bu K, Batam-

πŸŽ™ Bu fiqa..pertanyaan bu itu mirip dg bbrp pertanyaan sblumnya. Jd monggo di scroll dulu. Ada langkah2 nya koq


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–

πŸŽ™ *Ibu Rosyidah*

Kita akhiri ya... Karena sudah maghrib. Sy mhn diri ya ibu2 sholihah. Semoga bermanfaat. Kekurangan dari jawabannya itu menunjukkan sy hanya seorang hamba yg dhaif dan kelebihanya milik Allah hanya dgn izinnya kita bisa mengenal hikmah dari ilmunya.
Allahu A'lam.
Waalaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.

🎀 *Moderator*

Alhamdulillah
Jazaakillah khayran Bu Ida atas kesediaan Waktu nya untuk berbagi ilmu yg sangaat bermamfaat kepada kami.. Allah sebaik baik pembalas kebaikan Ibu..

πŸŽ™ Aamiin... doakan saya agar ilmunya berkah dan bermanfaat.. sy suka sekali sharing.. tp mmg skrg lagi banyak kerjaan di p2tp2a juga lagi banyak kasus pelecehan anak usia dini yg membuat saya kadang bisa menangis.

🎀 Subhanallah.. semoga lain kali berkenan untuk sharing lagi bersmaa kami dsini ya bu.

Jazaakunnallahu Khayran untuk semua Ibu Ibu pembelajar yang setia menanti lanjutan Kulwap nya sampai tuntas.. semoga setiap ilmu nya sama sama bisa kita di aplikasikan ya..

Ibu ibu shaliha..
Sejati nya belajar pengasuhan itu sampai akhir hayat Kita.. agar kelak kita mampu mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah akan amanah yang telah di titipkan nya kepada kita, sungguh berlelah lelah mengasuh dan memelihara amanah nya adalah ikhtiar kita agar nantinya kita mampu meraih kesuksesan yang hakiki, yaitu ketika kita sekeluarga berkumpul di Jannah NYA. Baraakallahufikunna ummahat Fillah..

Ψ³ُΨ¨ْΨ­َΨ§Ω†َΩƒَ Ψ§Ω„Ω„َّΩ‡ُΩ…َّ وَΨ¨ِΨ­َΩ…ْΨ―ِΩƒَ Ψ£َΨ΄ْΩ‡َΨ―ُ Ψ£َΩ†ْ Ω„Ψ§َ Ψ₯ِΩ„Ω‡َ Ψ₯ِΩ„Ψ§َّ Ψ£َΩ†ْΨͺَ Ψ£َΨ³ْΨͺَΨΊْفِΨ±ُΩƒَ وَΨ£َΨͺُوْΨ¨ُ Ψ₯ِΩ„َيْΩƒَ

Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.

(Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.)
Wasalam

Kulwap Parenting KOBAR ke 17

Bismillahirrahmanirrahim

πŸŽ€ Resume Kulwap Parenting KOBAR ke 17 πŸŽ€
{ Komunitas Ibu Belajar }

πŸ“… Kamis, 13 April 2017
⏰ 20.00 - 21.00 WIB

Tema: *Kontrasepsi Halal dan Alami*

Nara Sumber: *Dr Dyah Andari*

Profil Nara Sumber:
Nama : dr. Dyah Andari
Profesi : Dokter Umum
Domisili : Sragen - Jateng
Aktivitas :
- Ibu Rumah tangga
- dr. Konsultan Kecantikan Alami di eMHa Raissa Beauty
- Dokter dan manager di eMHa holistik
- Ketua divisi kemslimaha. Di Balai Dakwah Sragen
Motto :  _"Berusaha menjadi yang terbaik di setiap fungsi yang diperankan"_

Moderator: *Hertina*
Co-Moderator & Notulen: *Hasfiani*
____________________________

              *CERDAS MEMILIH KONTRASEPSI*

Pengaturan jarak kelahiran dalam rumah tangga dewasa ini sudah  menjadi kebutuhan. Maka ilmu mengenai kontrasepsi menjadi ilmu yang harus dikuasai oleh setiap pasangan yang hendak menikah maupun yang sudah memasuki bahtera rumah tangga. Bagaimanapun dengan kemampuan kita yang terbatas ini dibanding dengan kompleksnya masalah yang harus kita hadapi, sangat wajar sekali jika kita memerlukan waktu jeda . Jeda waktu kita butuhkan untuk memberi kesempatan kepada kita  untuk terus belajar baik tentang pengelolaan rumah tangga, pengasuhan anak, pengembangan diri , peran dakwah dan sosial.

Tentunya hal tersebut sulit diwujudkan jika setiap tahun kita  selalu disibukkan dengan urusan kehamilan maupun kelahiran. Dr. Utami roesli dalam sebuah seminar laktasi menjelaskan bahwa pernah dilaporkan untuk waktu tercepat  seorang perempuan berpeluang terjadi ovulasi kembali adalah minimal 52 hari atau minimal 2 bulan setelah masa nifas. Adanya ovulasi menandakan bahwa wanita akan berpeluang hamil kembali jika dibuahi. Maka kehamilan yang terjadi demikian  sering disebut dengan istilah supervendulasi. Artinya jika kita tidak mampu mengatur , seorang wanita setiap tahun berpeluang melahirkan seorang bayi. Bisa dibayangkan betapa luar biasa kerja keras yang harus ditanggung oleh rumah tangga demikian. Saat seorang wanita harus menjalankan tugas ganda yaitu  hamil sekaligus menyusui dalam waktu bersamaan.

Kehamilan dan  kelahiran yang terlalu dekat akan sangat menguras nutrisi dan materi dasar lainnya bagi sang ibu. Selain itu keharmonisan hubungan pasutri, beban fisik dan pskis suami serta tumbuh kembang bagi sang kakak bayi menjadi pertimbangan lain yang menjadi alasan kenapa kita harus menguasai ilmu pengaturan jarak kelahiran ini.
Saat ini banyak pilihan di depan kita berbagai metode dan sarana yang bisa digunakan dalam pengaturan jarak kelahiran ( kontrasepsi). Kita membagi menjadi kontrasepsi konvensional ( yang sering kita kenal dengan berbagai metode kontrasepsi saat ini seperti hormonal (  pil, suntik, susuk ) , mekanik  (kondom, iud/spiral), Steril ( vasektomi dan tubektomi). Kedua adalah kontrasepsi alami yaitu upaya mengaturan jarak kelahiran berdasar pada  pendeteksian masa subur (ovulasi) dan penghindaran hubungan seksual pada waktu-waktu itu. Secara teknis, tidak memerlukan penggunaan obat maupun alat yang dikenakan ke dalam organ reproduksi, baik pria maupun wanita.

*Manakah yang harus kita pilih?*

Metode kontrasepsi yang ideal bagi setiap pasutri adalah efektif, nyaman, dan bagi setiap muslim adalah halal ( dibolehkan oleh syariat agama). Ada sebuah metode yang cukup efektif mengatur kehamilan, nyaman dan efek samping ternyata juga tidak dialami oleh pasangan tersebut. Tapi dari sisi syariat ulama telah bersepakat mengharamkan metode tersebut, tentunya harus kita coret dalam daftar pilihan kita.
Sebagai rambu – rambu dalam memilih ,berikut sarat – sarat sebuah kontrasepsi bisa digunakan yang disarikan dari pendapat para ulama :

1. Motivasi, tujuan, dan niat

Diawali dengan niat yang benar, bahwa penggunaan sebuah metode kontrasepsi , semata sebuah ihktiar untuk mengatur jarak kelahiran dan bukan pembatasan keturunan

2. Unsur pembunuhan

Alat kontrasepsi yang ada hendaknya tidak mengandung unsur pembunuhan ditinjau dari mekanisme kerjanya. Ulama berbeda pendapat dalam mendeifinisikan pembunuhan,ada yang sampai periode zigot ( sudah terjadi pertemuan sperma dan sel telur). Ada pula yang mendefinisikan sudah termasuk pembunuhan pada tahap sperma. Wallahu’alam bishawab.

3. Unsur pembatasan (tahdid)

Secara permanen maupun semi permanen Metode atau alat kontrasepsi harus bisa mengembalikan kesuburan secara normal. Jika ada unsur pembatasan atau pencegahan kehamilan yang berarti pemutusan keturunan secara permanen, para ulama sepakat mengharamkan hukumnya.

4. Tingkat keamanan (efek samping)

Syaikh Utsaimin memfatwakan dibolehkan menggunakan alat pencegah kehamilan selama tidak menyebabkan kemudharatan bagi wanita.  Pemakaian berbagai kontrasepsi buatan (non-alami) terutama yang bersifat intervensi (masuknya obat atau alat ke dalam tubuh) cukup banyak menimbulkan efek samping. Respons terhadap masing-masing individu pun berbeda-beda. Ada yang tidak memunculkan efek samping namun demikian, banyak pula yang menimbulkan gangguan pada aktivitas sehari-hari termasuk ibadah. Misalnya, gangguan menstruasi, sakit kepala, hipertensi, infeksi, hingga risiko kematian (misalnya adanya kehamilan di luar kandungan yang terganggu). Jika pemakaian kontrasepsi ternyata menimbulkan gangguan yang cukup berbahaya bagi tubuh maka hukumnya menjadi tidak boleh karena telah menzalimi diri sendiri.

5. Unsur penzaliman terhadap salah satu pihak atau pasangan

Pemakaian kontrasepsi selalu berhubungan dengan organ atau siklus reproduksi, baik pada pihak wanita maupun laki-laki. Hubungan seksual melibatkan dua pihak, yaitu suami dan istri yang diharapkan dalam proses tersebut masing-masing pihak bisa terpuaskan tanpa adanya penzaliman atau pengurangan hak salah satunya. Misalnya pada pemakaian kontrasepsi azl yang mengurangi kenikmatan bagi istri dalam mencapai tingkat kepuasan, ada ulama yang tidak membolehkannya.

6. Cara pemakaian

Para ulama tidak membolehkan pemakaian alat kontrasepsi yang melibatkan orang lain yang bisa melihat aurat seseorang. Ini bukan termasuk situasi darurat. Misalnya, pada pemasangan AKDR/IUD yang harus melibatkan orang lain.

Setelah rambu – rambu tersebut kita ketahui, saatnya kita harus menjatuhkan pilihan dari beberapa penawaran yang ada. Harus kita sadari bahwa tidak ada metode apapun yang tak akan gagal. Masing – masing punya kekurangan dan kelebihan.

*Adakah yang aman dari sisi medis dan dibolehkan syari’at?*

Pengaturan jarak kelahiran sebenarnya adalah masalah sederhana. Ketika kita memahami bagaimana siklus kesuburan  dalam sistem reproduksi wanita sebenarnya kita mampu melakukan penundaan kehamilan/ kelahiran dengan cara yang nyaman, menyenangkan serta tidak harus melanggar pagar syariat. Dengan melakukan pengamatan dan mencatat terhadap tanda yang dikaruniakan Allah kepada siklus reprodksi wanita maka masa subur bisa ditentukan.
Menurut Ogino – Knaus, seorang wanita hanya dapat hamil selama beberapa hari saja dalam tiap siklus haidnya. Masa subur yang disebut juga fase ovulasi dimulai 48 jam sebelum ovulasi dan berakhir 24 jam setelah ovulasi. Sebelum dan sesudah masa itu wanita tersebut berada dalam masa tidak subur. Jika siklus haid wanita adalah 28 hari, praktis hanya 3 hari wanita tersebut berpeluang hamil dalam 1 bulan.

Bagaimana menilai bahwa seorang wanita mengalami masa subur atau terjadi ovulasi?
Dengan pengamatan yang teratur , ketika ovulasi terjadi seorang wanita akan menunjukkan gejala yang khas. Beberapa gejala yang bisa kita kita amati  dan menjadi tanda adalah rasa nyeri perut bagian bawah unilateral (salah satu sisi, kanan atau kiri). Nyeri tidak berat, berlangsung kurang dari 12 jam, terjadinya kurang lebih pada pertengahan siklus haid. Kurang lebih pada pertengan siklus tersebut , wanita akan merasakan periode basah pada farjinya. Lebih khusus lagi wanita akan menemukan keluarnya lendir yang berair, jernih, licin seperti putih telur mentah serta elastis meregang beberapa cm tidak terputus. Lendir inilah yang akan menjadi dasar sebuah metode kontarsepsi / pengaturan jarak kelahiran sebagi metode lendir serviks.

Gejala siklus haid berovulasi lainnya adalah terdapat gejala PMS (Premenstrual Syndrom )menjelang menstruasi seperti nyeri payudara, nyeri punggung, dan iritabilitas.  Untuk pengturan jarak kelahiran dengan lendir serviks membutuhkan kerjasama dari pihak suami . Disinilah letak partisipasi seorang laki – laki dalam melakukan kontrasepsi yang lebih aman. Waktu berpantang seksual yang dibutuhkan adalah 48 jam sebelum ovulasi dan 24 jam setelah ovulasi dengan tanda alamiah seperti diatas. Waktu yang cukup singkat sebenarnya untuk melakukan pantang seksual.  Dalam kasus sehari – hari , tak banyak yang bisa menentukan waktu ovulasi secara tepat, akan tetapi munculnya lendir tersebut sudah bisa menjadi tanda bahwa pantang seksual sudah atau masih perlu dilakukan.
Kapankah waktu – waktu aman tersebut untuk berhubungan? Secara sederhana lakukan jimak pada hari 1/ 2 setelah menstruasi atau masa kering I. Waktu aman selanjutnya lakukan jimak setelah ovulasi terlampaui ,ciri khas yang bisa dilihat adalah saat lendir sudah kembali mengering / mengental atau masa kering ke II. Namun bagi pasangan yang masih dalam program pengaturan jarak kelahiran yang ketat dan menginginkan efektifitas metode lendir serviks yang tinggi, saya sarankan untuk mengambil waktu aman yang kedua saja ( masa kering ke II).

Tentang pantang seksual
Pantang seksual beberapa hari sering dinggap sebagai penghalang gagalnya kontrasepsi alami. Pantang seksual dianggap sebagai sesuatu yang sulit dilakukan bagi laki – laki karena anggapan bahwa gejolak syahwat bisa melonjak setiap saat dan harus dilampiaskan saat itu juga. Boleh – boleh saja pendapat demikian. Namun ketika kita mau memandang masalah lebih luas lagi, sebenarnya nafsu itu bisa kita kendalikan, sebagaimana syahwat – syahwat yang lain. Bahkan ketika hubungan seksual terencana dengan baik, masing – masing pihak sudah sama – sama menginginkan hubungan tersebut dalam keadaan sama – sama siap, justru akan didapatkan kualitas hubungan seksual pasutri yang sangat berkualitas.

Dan inilah sebenarnya , hubungan seksual yang akan menyehatkan, menyenangkan , melanggengkan keharmonisan dan tentunya maslahat yang lebih banyak bagi keluarga. Dalam hal ini terdapat pihak suami selaku pihak peminta yang mempunyai hak mutlak untuk dilayani, sedangkan istri sebagai pihak pelayan yang wajib melayani permintaan itu dalam situasi apa pun selama ia dalam keadaan suci. Manakala sebagai pelayan dengan sengaja tidak mau melayani maka Allah akan murka kepadanya sebagaimana Rasulullah bersabda:  “Demi Allah yang nyawaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang lelaki mengajak istrinya ke tempat tidurnya, namun ia menolak. Melainkan Allah marah kepadanya hingga ia ridha kepada istrinya.”

Oleh karena itu, agar pihak istri tidak menjadi pihak yang harus dimurkai Allah karena tidak melayani, tentunya pihak suami juga harus melihat kapan waktunya meminta. Meskipun secara syar’i tidak ada pembatasan waktu selain wanita tersebut dalam keadaan suci. Pembatasan waktu berupa pantang seksual selama masa suci ini merupakan hasil kerja sama dan kesepakatan sepenuhnya antara suami dan istri untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik.

Pengaturan jarak kelahiran adalah sesuatu yang sederhana,  sesungguhnya tidak membutuhkan ilmu yang rumit , biaya yang mahal, mengorbankan kesehatan ataupun melanggar syariat. Allah telah menyediakan sarana dan ilmu, dan tinggal menantikan kita untuk bisa memanfaatkan potensi tersebut. Yang kita butuhkan adalah kemauan dan keridhoan antara pasangan, mencukupkan diri dengan menjadikan apa yang  telah Allah anugerahkan tersebut, sebagai sesuatu yang lebih baik. Wallahu’alam .

Oleh : *dr. dyah andari*
Edisi lengkap baca di buku “Memilih Kontrasepsi Alami dan Halal. (Penerbit Aqwam Medika)
____________________________

              *Pembukaan*

πŸŽ™ *Moderator*

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..

Bismillaahirrahmaanirrahiim... 

Alhamdulillaahi rabbil ‘alamiin, wassalaatu wassalaamu’alaa asrafil anbiyaa ii wal mursaliin Muhammadin, wa’ala alihi wa'ashahbihi ajma’in,

Rabbis shrahli shodri wa ya shirli amri wahlul uqdatammil lisaani yafkahu kauli, amma ba’du.

Sebelumnya, perkenalkan saya Hertina Moderator hari ini.
Sebelumnya Co-Moderator bu Hasfiani telah bertugas menampung pertanyaan dan nanti setelah kulwap selesai akan kita bagikan resume yang akan di kerjakan oleh peresume kita bu Hasfiani. Jazaakunnallah khairan.

Yang saya hormati , Narasumber yang telah hadir pada hari ini untuk berbagi ilmu bersama kami disini..
Ummi dr. Dyah Andari
Yang saya hormati Dan muliakan para ibu dan untuk calon ibu yang yang sudi kira nya meluangkan waktu untuk ikut belajar bersama di dalam Kuliah Whatsaap (KulWap) KoBar ini, semoga Rahmat tercurah kepada kita semua,

Puji syukur Al-hamdulillah marilah kita senantiasa panjatkan kehadirat Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰ 
Atas limpahan Rahmat, Taufiq, Hidayah dan Inayyah-Nya pada kita semua, 
Yang mana sampai saat ini kita masih diberikan Iman, Islam dan kesehatan,
sehingga pada malam hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam Majelis yang mudah mudahan di Ridhai Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰

Sholawat dan Salam, semoga Allah senantiasa mencurahkan pada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Ψ΅Ω„Ω‰ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΨΉΩ„ΩŠΩ‡ ΩˆΨ³Ω„Ω…    , beserta Keluarga dan Para Sahabatnya, dan orang orang istiqamah berjuang dan mengikuti sunnah Rasulullah hingga akhir zaman.

Baik, Insya allah kita akan memulai KulWap kita dengan menampilkan pertanyaan yang telah masuk, untuk nanti nya akan di jawab oleh NaraSumber.

πŸŽ™ *Dr Dyah Andari*

Alhamdulillah Allah menaqdirkan saya berada dlm majelis ini diantara bunda2 sholihah yg smgt antusias dlm bljar. πŸ‘.

Jazakumullah atas2 doa2 yg mngalir. Terharu sekali...

Saya jawab salam dulu injih .

Waalaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh
✅✅

        *Sesi Tanya Jawab*

Pertanyaan 1⃣
Assalamu'alaikum wr wb
Mau nanya bu.. Bagaimana hukumnya penggunaan kontrasepsi dlm islam? Untuk yg hipertensi kontrasepsi apa yg cocok?
Ada dampaknya ngga bu?
Mohon ilmunya, terima kasih.
-Arnis, Palembang-

Jawaban:
Terimakasih bu hertina

Waalaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh.

Utk hukum...td sdh sy share sedikit ringkasan tulisan dr buku memilih kontrasepsi alami dan halal.

Jd utk masalah kontrasepsi saya lbh senang menggunakan istilah keluarga berencana.

Disini kita harus bisa mendudukkan dulu secra seimbng perintah dlm Al quran dan harapan dr Rasulullah.

Rasulullah menginginkan umat ini memiliki banyak keturunan...

"Nikahilah wanita yang penyayang dan banyak anak karena aku akan berlomba dengan banyaknya jumlah umat."
HR. Abu Daud, nasa'i

Sementara di ayat yg lain, Allah juga menganjurkan  kita untuk bisa melaksanakan perintah penyusuhan dan penyapihan. Al Baqarah: 233 dan Al Luqman: 14

Artinya, seorang wanita butuh jeda waktu untuk melaksanan perintah penyusuan tersebut. Oke... Sampai sini bu arnis dan ibu2 yg lain sdh bisa memahami dulu blm?
▶ Alhamdulillah, paham ummi
↪ YesssπŸ‘. Alhamdulillah.

Nach karena ada perintah penyempurnaan penyusuan dan Rasullah juga menghendaki umat ini harus banyak .
Maka kita membutuhkan sebuah sarana / alat untuk mengatur jarak kelahiran karena tanpa pengaturan seorang wanita berpeluang ovulasi kembali setelah melahirkan itu kurleb 60 hari.. Maka klo kita difinisikan keluarga berencana adalah
*Definisi menurut islam:* Merencanakan jumlah keturunan semaksimal mungkin dengan tetap memperhatikan jarak kehamilan sesuai syariat.

*Definisi*
Merupakan upaya pengaturan jarak kehamilan. Bukan pembatasan keturunan.

• Mengatur / menunda ➡ Boleh bahkan di syariatkan.
• Membatasi keturunan ➡ Dilarang ( diharamkan ) kecuali dengan alasan tertentu

Nah sudah mulai masuk ke pembahasan teknis.
Utk pertanyaan bu arnis jika hipertensi utk mngtur jarak apa yg disarankan
1. Yg tidak memperberat hipertensi ibu
2. Tidak membahayakan keselamatan ibu.

Kira2 apa bu?? Ini pembahasannya sebenarnya biar paham memang agak panjang karena kita hrus ngerti dulu macam2 metode kontrasepsi dan cara kerjanya...

*Kontrasepsi Alami*
- Azl
- Penyusuan
- Kalender
- Suhu basal tubuh
- Lendir serviks

*Kontrasepsi Konvensional*
• Non invasif:
  - Kondom
  - Pil KB
• Invasif
   - Suntik
   - Susuk
   - Spiral / UID
   - Steril

Nah utk hipertensi, tidak disarankan pnggunaan alkon yg hormonal; pil, suntik dan susuk.
Kira2 msh ada pilihan lain tidak bu? 😊
▶ Berarti selain yang hormonal, yang lain diperbolehkan ya ummi? Alami, kondom, spiral/iud dan susuk
↪ Nach akan muncul lg pertanyaan kan. Good πŸ‘.
Berarti ibu2 nyimak ga tidur ya... hehe
Boleh2 dan tidaknya, kita punya nich rambu2nya yg sy ringkaskan dari keterangan para ulama.

🚦 *Rambu - rambu memilih*
• Di awali niat yang benar ➡ Sekedar mengatur jarak
• Pahami mekanisme kerja alat ➡ Tidak ada unsur pembunuhan
• Pertimbangkan kenyamanan pasangan ➡ Tidak menghalangi pencapaian kepuasan seksual
• Pedulikan keselamatan diri sendiri ➡ Tidak membahayakan kesehatan
• Pikirkan kelanjutan keturunan ➡ Tidak ada pembatasan permanen
• Tanyakan teknik pemasangan ➡ Tidak menampakkan aurat

Bnyk pilihan... tapi sebelum memilih pastikan dengan  rambu2 yg ada dulu. Bu arnis dah pnasaran nich, sy cuplikan langsung yg pedulikan keselamatan diri.

*Pedulikan keselamatan diri*
_Munculnya efek samping metode yang digunakan merupakan pendholiman terhadap tubuh_

_Alami tidak ada efek samping_

_Konvensional ada efek samping_
- Hormonal: Hipertensi, Kanker
- Spiral: Gangguan pendarahan, infeksi rahim
- Tubektomi: KET

Diatas di jelaskan, hormonal salah satu efek samping adalah hipertensi. Maka jika ibu sudah dengan hipertensi, apa jadinya jika menggunakan yg hormonal?
Ya... makin megap - megap kan😊
Terjawab ya bu arnis?
▶ Pantaaas.. waktu itu megap2..πŸ™ˆ Ummi.. Jazakillah khoir yaa umπŸ™πŸ»πŸ˜Š

Pertanyaan 2⃣
Assalamu'alaikum bu dyah yang baik...
Saya dan suami memutuskan untuk menjaga jarak kehamilan dengan menggunakan sarung dan azl.

Suami melarang saya menggunakan kb yang menggunakan hormon ataupun spiral yang katanya itu satu satunya kb non hormon.

Sempat mau nyoba menjaga ala kalender dan masa subur. Tapi kami orangnya gak mau ribet πŸ™ˆπŸ˜†

Secara seringnya sekarang lebih ke azl. Klo menggunakan sarung atau kondom suami agak kurang nyaman.

Pertanyaan saya. Apakah ada efek jangka panjang dari azl ini?

Apakah ada saran penggunaan kb alami? Terimakasih
-Fetania, Bogor-

Jawaban:
*Kenyamanan pasangan: menghalangi pencapaian orgasme*

*Metode*
Pasangan: Suami
• Spiral
• Alami (Kalender, lendir serviks, suhu basal)
Pasangan: Istri
• Azl
• Hormonal

Tentang azl ya, kira2 pihak mana yg kurang diuntungkan?
Klo azl tdk terlalu berefek tapi lebih kepada kepuasan dari pihak istri.
Jadi tergantung ibu, ridho dan tidaknya ya bu?
▶ Suami saya mengutamakan saya puas dulu bu πŸ™ˆ Saya takutnya ada efek samping ke suami saya gitu 😁
↪ Siip klo bisa mngendalikan bu. Tp ingat angka kegagalan azl tinggi jika dilakukan pada masa subur.
Dan buat apa azl karena jika dilakukan pas masa tidak subur... kan ga akan terjdi perbuahan.
Masa2 tidak subur itu sebenarnya anugerah dari Allah agar pasutri bisa mendapatkan kenikmatan secara bersamaan.
▶ Ooh gitu ya bu dyah. Jadi saya harus tetep perhatikan kalender masa subur saya yah?
↪ Siap. Kalender saja juga belum cukup kalau siklus ibu maju atau mundur. Karena ovulasinya bisa maju dan mundur juga.
▶ Noted bu dyah... Berarti saya harus mulai ya hitung dan memperhatikan masa subur saya. Hihi semangat jangan malas πŸ™ˆπŸ˜†πŸ’ͺ🏽
↪ Ga boleh lah. Umat islam harus selalu menggunakan akal fikirannya. Karena solusi itu sudah ada pada tubuh kita masing2. Tinggal di asah saja.
Malas??? Oh ga ada kamus untuk seorang muslim
▶ Baik bu dyah... noted noted... pencerahan ini. Kayaknya bakal ada diskusi malam ini dengan suami πŸ˜πŸ˜†
Jazakillah bu dyah penjelasannya πŸ™πŸ½
↪ Alhamdulillah
____________________________

            *Penutup*

πŸŽ™ *Dr Dyah Andari*

Alhamdulillah bunda, sy bisa sdikit berbagi . Semoga jika ada hikmah itu karena hidayah dari Allah. Kita mohon selalu semoga Allah terus memahamkan kita dengan ilmu2 Nya.

Dan jika ada yang salah saya mohon maaf, karena itu kefakiran dari saya.

Saya ijin undur diri ...

Illa liqo'
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

πŸŽ™ *Moderator*

Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Narasumber bu dr.Dyah Andari,  untuk para ibu ibu , semoga tercerahkan , semoga setiap ilmu yang kita dapat bisa kita amalkan dengan sebaik baik nya ..

Semoga Allah menjadikan kita orangtua yang mampu menjaga dan mendidik amanah dari Allah Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω†Ω‡ و ΨͺΨΉΨ§Ω„Ω‰ .

Saya mewakili bucut  dan semua team admin kulwap  undur diri, mohon maaf jika ada kekurangan .. sesungguh nya Hanya Allah yang maha Benar.

Saya tutup dengan sama sama kita bacakan doa kaffaratul majelis.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa’atubu ilaik

(Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih)

Jazaakumullahu khairan katsiran.
Wassalam