22/12/16

Kulwap Parenting KOBAR ke 1: Peterpan Syndrome dan Cinderella Complex

Bismillahirrahmanirrahim. 


๐Ÿ“ *RESUME KULWAP PARENTING KOBAR*

{ *Komunitas Ibu Belajar* }


Jum'at, 25 November 2016

09.30 - 15.00


Tema: Peterpan Syndrome dan Cinderella Complex


Nara Sumber: Ibu Intannia Murti Rabianti


Profile singkat :

INTANNIA MURTI RABIANTI     

                   

Seorang Ibu Rumah Tangga , dengan satu putri Nindie Aisya , 9 thn


Mulai Belajar Parenting sejak 2010 s/d sekarang . 

Telah mengikuti pelatihan, workshop dan seminar bersama pakar-pakar parenting diantaranya : Ibu Elly Risman, Psi,  Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, Sarra Risman, Winna Risman, Bpk. Faisal Sundani, Ust. Harry Santoso dan masih banyak lagi 


Aktif dalam komunitas parenting "YAYASAN KITA DAN BUAH HATI" dan  "YUK JADI ORANGTUA SHALIH-JAKARTA"


Sejak tahun 2014 telah mendirikan EO bersama keluarga , RADEESYA EDUPRODUCTION yang bergerak dalam Event khusus Parenting dan Edukasi Keluarga .


Sejak Tahun 2016 telah bergabung menjadi relawan"pembisik' SEMAI 2045 , dibawah asuhan YAYASAN KITA DAN BUAH HATI


MODERATOR: CUT RAFIQA MAJID

NOTULEN: HASFIANI


MATERI 


PETERPAN SYNDROME DAN CINDERELLA COMPLEX


Sedihnya Data di Indonesia menunjukan angka perceraian sangatlah tinggi, dan kebanyakan yang mengguggat cerai adalah perempuan. Rata-rata perkawinan masih dalam usia yang sangat muda , istri dalam keadaan mengandung , Alasan paling besar karena adanya pihak ketiga.

  

Mengapa Perceraian banyak terjadi ? 

Apakah kita menyiapkan anak-anak kita untuk menjadi suami-istri?


TENTANG PETERPAN

Tokoh Cerita yang diambil dari Novel JM Barrie, dari Skotlandia (1860-1937)

Seorang Bocah nakal, bisa terbang.

Bocah ini memilih untuk tetap menjadi anak2 dan  menolak menjadi orang dewasa. 


APA ITU PETERPAN SYNDROME?

Peterpan adalah Orang dewasa yang secara psikologis, sosial dan sexual tidak menunjukan kematangan


TENTANG CINDERELLA

Anak perempuan yang selalu dimanjakan ayahnya.

Perempuan yang berharap menikah dengan sang pangeran, yang akan selalu melindungi dan membahagiakan. Kalo kenyataannya menikah dengan Peterpan?  


APA ITU CINDERELLA COMPLEX ?

Sebuah ketakutan tersembunyi pada perempuan untuk mandiri.


APA CIRI2NYA PETERPAN SYNDROME? 

- Terbiasa hidup terlindungi nyaman, tanpa beban

- Tidak Suka Bekerja Keras

- Banyak Bermain

- Tidak pernah bertanggung jawab

- Kurang Percaya diri

- Tidak berani mengambil keputusan dan menanggung resiko

- Enggan untuk hidup sendiri

- Mengalami ketergantungan pada orang lain (dependency)

- Suka Melawan

- Pemberontak

- Pemarah

- Tidak bisa menerima Kritikan

- Mudah Sakit Hati

- Cinta diri sendiri secara berlebihan (narsistik)

- Senang memanipulasi 

- Memiliki Keyakinan yang melampaui hukum2 norma2 masyarakat

- Menolak berhubungan dengan lawan jenis

- Sulit berkomitmen

- Tidak ingin menjadi dewasa/mandiri


APA PENYEBABNYA?

Kenyataannya.....

Orangtua yang menumbuhkan Peterpan pada jiwa anak-anak

Orang tua menerapkan Pola Asuh yang menghasilkan anak dengan ciri Peterpan dan Cinderella


1. Mengasuh dengan Gaya Helikopter

Anak Laki2 :

- Terlalu Dimanja

- Dibela bila melakukan kesalahan

- Dilindungi anaknya

- Dituruti permintaannya

Tidak dibekali menjadi SUAMI 


Anak Perempuan : 

- Tidak dididik menerima kenyataan hidup

- Banyak mimpi ttg pernikahan yang bahagia

Tidak dibekali menjadi ISTRI


2. Orang tua selalu lebih T.A.U karena lebih T.U.A


3. Orang tua tidak membangun Jiwa  BMM (Berfikir, Memilih dan Mengambil Keputusan)


BAGAIMANA MENGASUH YANG BENAR DAN BAIK?

Benar sesuai kitab suci Al Qur'an

Baik sesuai Perkembangan Otak


DARIMANA MULAINYA

1. Ayah penanggung jawab utama 

2. Tujuan pengasuhan yang jelas

3. Mengasuh berdasarkan perbedaan otak 

4. Mengembangkan kualitas masa depan

5. Menjadikan anak yang tangguh 

6. Mengenalkan prinsip memilih jodoh


1. AYAH PENANGGUNG JAWAB UTAMA

Hubungan anak-ayah

-sangat penting

-bukan hanya meluangkan lebih banyak waktu

-kuantitas dan kualitas berjalan seiring

-bukan hanya ada fisik, terlibat dalam authoritative (kasih sayang dan tuntutat tinggi) parenting

-Disiplin dengan kasih sayang, tanpa kekerasan


2. TUJUAN PENGASUHAN YANG JELAS

Rumiskan bersama pasangan Tujuan Pengasuhan yang jelas

1. Hamba Allah yang taat

2. Calon Istri/suami

3. Calon Ayah/Ibu

4. Profesional / Enterupreneur

5. Pendidik bagi keluarga

6. Pengayom keluarga

7. Pendakwah


3. MENGASUH BERDASARKAN PERBEDAAN OTAK

Anak laki-laki :

- lebih kuat otak kiri

- lebih rasional

- kurang mampu menangkap tanda - tanda non verbal 

- lebih pada pemecahan masalah


Perempuan :

- Lebih kuat otak kanan

- lebih emosional

- Lebih empati

- Lebih bisa menangkap perubahan suasana hati

- insting tajam-langsung bertindak cepat, sementara yang lain mesih berfikir


4. PENGEMBANGAN KUALITAS MASA DEPAN

Mengembangkan  aspek perkembangan : 

Keimanan

Ibadah

Ahlaq emosi

Kecerdasan Sosial

Fisik dan kesehatan

Seksualitas


Maka yang harus diperhatikan

Sehat, Konsep dan harga diri, Berfiikir kritis, Mandiri dan bertanggung jawab, Penghayata beragama dan prakteknya

Diterapkan dengan :

Cinta dan Logika, Komunikasi menyenangkan dan disiplin dengan kasih sayang


5. MENJADIKAN ANAK YANG TANGGUH

Adversity Quotion

- Sejauh mana anda dapat bertahan dalam penderitaan dan bagaimana mengatasinya

- Bagaimana seseorang melihat dan 'deal' dengan tantangan


6. MENGENALKAN PRINSIP MEMILIH JODOH 

- Apakah Seagama?

- Apakah dibesarkan dari rejeki yang halal dan thoyib?

- Bagaimana Pola Pengasuhan keluarganya? 

- Apakah disiapkan untuk menjadi Suami / istri?

- Bagaimana harapan ortu setelah menikah ; Mengasuh anak / bekerja


BAGAIMANA MENGANTISIPASI PERCERAIAN

- Kenali diri sendiri , selesaikan urusan masa lalu (INNERCHILD)

- Kenali dan fahami siapa pasangan kita? 

Peterpan /cinderella

- Yang selama ini menjadi ibu bagi peterpan :

Harus berkorban dan 'tega' untuk membentuk jiwa kemandiriannya

- Yang menjadi ayah bagi cinderella 

Fahami mengapa ia bersikap seperti itu dan ajak bicara secara baik2

- Kalau sudah ada "tanda2" kembali ke Qur'an


BAGAIMANA MENGHILANG "PENYAKIT PSIKOLOGIS" TERSEBUT

- Harus ada keinginan dalam diri sendiri untuk berubah

- Lingkungan harus mendukung

- Jika diperlukan terapi, mengapa tidak?

- Minta pertolongan kepada Allah


PASANGAN KITA IBARAT PAKAIAN ..

RUSAK SEDIKIT , DITISIK

BOLONG , DITAMBAL

MARI BEKERJASAMA MENGHADANG HARI TUA

SEMOGA ALLAH SWT MEMBERI KEMUDAHAN BAGI KITA DALAM MENGASUH ANAK-ANAK KITA


Referensi : Seminar Peter Pan Syndrome vs Cinderella Complex

Oleh : Ibu Elly Risman, Psi

__________                        


๐Ÿ’ŸModerator :


ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ bu intan

Selamat datang di group kulwap parenting kobar. Saya buka majelis dulu ya bu..

Bismillah.. 

Alhamdulillahi nasta’iinuhu wanastagh firuhu wana’uudzubillaahi min syuruuri anfusinaa waminsayyi ati a’ maalinaa man yahdihillahu falaa mudhilla lahu waman yudhlil falaa haadiya lahu, asyhadu anlaa ilaha illallaahu wah dahulaa syariikalahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluhu la nabiya ba’da. 


Selawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… , kepada keluarga nya, para sahabat, tabi'i tabi'u tabi'in dan orang orang yang istiqamah memegang tali agama Allah sampai akhir zaman. 


Syukran untuk semua ibu ibu yang sudah hadir dalam kulwap parenting kobar perdana ini. Semoga Allah faqihkan dan Allah beri rahmat NYA kepada kita semua. Amiin.


⏩Narasumber : 

ุงู„ู„  ุงู„ู„ ุงู‡ bucut, ibu-ibu hebat pembelajar_

Terimakasih saya sudah diberikan kesempatan untuk berbagi bucut. Insyaallah saya yakin setiap dari kita bisa menjadi nara sumber, selalu ada ilmu yang bisa diambil dari setiap orang disini :)


๐Ÿ’ŸModerator : 

Sama sama buint. Saling berbagi dan menuntut ilmu sebagaimana perintah Allah ya bu.. Baik, untuk mempersingkat waktu, kita langsung masuk ke pertanyaan pertama ya bu


⏩Narasumber :

masyaallah , salam kenal ya ibu-ibu  amiin ya robbal alamiin. baik bu , kita mulai saja ya

__________

⁉Tanya Jawab⁉


Pertanyaan 1

Assalamu'alaikum bu Intan, sy mau bertanya, salah satu ciri pengasuhan gaya helikopter utk anak laki2 adalah dilindungi anaknya, sementara di sisi lain kita hrs siap jd benteng buat anak apabila dibutuhkan. Bgmn perbedaan melindungi antara keduanya ya, bu? Khawatir slh definisi dlm konsep ketika dibutuhkan tsb. Apakah salah satu cara kita "melindungi yg baik" adalah membekali anak laki2 dgn bela diri utk safety?

-Dini, Dubai-


Jawaban:

Walaikum sallam bu Dini, 

Pengasuhan gaya Helikopter yang dimaksud disini, tentu dua hal yang sangat berbeda dengan menjadi benteng anak  :)

Kenapa disebut sebagai pengasuhan helikopter?

Karena sebagaimana helikopter, ia akan selalu standby bilamana dibutuhkan, menunggu tanda SOS , maka bantuan akan segera datang . Dalam pengasuhan pun demikian , seperti helikopter, orangtua terus ada disekitar anak, jikapun bukan orangtua nya , makaa akan ada asisten yang melayaninya. menunggu tanda SOS datang, maka segera kirim bantuan "mahhhh, makannn, minummm ..."

bahkan gak ada tanda sos, kita kirim bantuan juga :D.

Sementara yang dimaksud dengan "siap menjadi benteng" untuk anak, adalah bilamana anak memerlukan kehadiran kita secara jiwa dan raga, menemani , mendorong jika mereka menghadapi situasi senang maupun sulit. ini pun harus seimbang dan proporsional dengan kemampuan berfikir anak , juga kemandirian anak. maksudnya kita sebagai orangtua tetap harus membekali anak dengan kemandirian dan berikir kritis.

Definisi "Melindungi yang baik" , menurut saya gak cuma membekali anak dengan bela diri, jauuhhh lebih luas daripada itu. Seperti yang telah Allah sampaikan dalam Al-Qur'an 

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allรขh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

[at-Tahrรฎm/66:6] 

Membekali anak dengan bela diri hanya salah satu cara untuk melindungi anak-anak kita. tapi itu kembali lagi pada tujuan pengasuhan dan nilai-nilai dalam keluarga . mana yang menjadi prioritas dalam keluarga. 

Jika yang ibu maksud membekali nya agar bisa membela dirinya sendiri, saya prefer mengikuti sunnah rasul , Memanah, Berkuda dan Berenang. tapi saya pernah mendengar bahwa salah satu dari ketiga ini bisa digantikan dengan bela diri, mohon maaf saya lupa persisnya. mungkin lain waktu bucut yang lebih ahli dalam ilmu agama bisa membantu menjelaskan.

wallahu a'lam bishawab

Semoga menjawab pertanyaan ibu ya :)✅

❔orgtua membekali anak dgn tauhid ,dengan di bacakan kisah sahabat dan kisah alquran, saat di jelaskan perihal terpuji dan tercela dalam agama, anak mendengarkan dengan pasti dan membenarkan; tapi terkadang ada kondisi saat anak melakukan perbuatan tercela tersebut (misal marah dgn adik diingatkan jangan marah bagimu surga, sabar dapat pahala kita selesaikan bersama)anak tidak mau tau bu, malah kadang ga peduli maksudnya seolah tetap keukeh dgn perbuatannya ya sama ngambek dan cemberut, hal ini akan membuat orangtua jadi tidak sabar dan kesal, krn nasehat yg di berikan tidak di gubris✅


Pertanyaan ke 2

Assalamualaikum

bu intan saya mau bertanya ttg anak perempuan saya umur 9 th suka ngambek kl d kasih tau ttg sikap atau perkataannya yg tdk sopan marah dan cemberut sy jd bingung hrs memberi taunya dgn cara gimana biar gak cpt marah kl di nasehatin. Terima kasih

-Silvia,Depok-


Jawaban:

Walaikumsallam ibu silvia :)

Masyaallah usia 9 tahun emosinya sudah mulai seperti roller coaster ya bu, karena sudah masuk usia prabaligh, saya sangat-sangat memahami betapa sulitnya. yang pertama periksa "look-in" bagaimana cara ibu berkomunikasi dengan putri ibu :) , periksa apakah ibu sudah banyak-banyak mendengar perasaan anak ibu . saran saya , sangat penting untuk ibu mengikuti pelatihan KBBM (Komunikasi Baik Benar dan Menyenangkan) dari Yayasan Kita dan Buah Hati .

Namun sedikit masukan yang bisa saya share dalam berkomunikasi dengan anak ibu :

1. Turunkan frequensi, samakan frequensi kita. 

2. Jangan bicara tergesa-gesa

3. Baca bahasa tubuh 

4. Banyak-banyak namakan perasaan , mendengar aktif, buat got emosi. gunakan 2 kuping lebih banyak dari pada 1 mulut. mendengar dengan sungguh-sungguh, tanpa memikirkan solusinya, tanpa djudge.  

5. Perkuat bonding , luangkan waktu berdua saja dengan anak ibu ,berdialoglah dengannya minimal 15 menit setiap hari. Berdua berarti gak bertiga dengan ayah, berempat dengan adik, berlima dengan hp, laptop, dan seterusnya

6. Rencanakan "Date" berdua dengan anak ibu, hal ini sangat penting. rayakanlah setiap bulan.

Fokus untuk mempererat bonding , jangan fikirkan hasilnya . nikmati waktu ibu sebaik mungkin :). tidak ada yang instant . Semoga terjawab ya ibu silvia 

Wallahu a'lam bishawab✅


Pertanyaan ke 3

Assalamualaikum bu intan, saya mau tnya, bagaimana mengajari ulang kalau anak sudah terlanjur di manjakan? Anak saya usia nya 10tahun tapi belum mandiri. 

Makasi bu. 

#syukriati-aceh


Jawaban:

Walaikumsallam ibu syukriati, 

Kemandirian tidak datang begitu saja bu , tapi melalui latihan dan konsistensi dari orangtua.

Yang namanya latihan tentunya tidak  instan diperlukan kesabaran . sedikit demi sedikit. dimulai dengan menjelaskan pada anak mengapa mereka perlu mandiri. Dibawah ini ada beberapa list kemandirian yang bisa dilatih pada anak kita, ibu bisa tandai yang memang anak ibu belum lakukan. lalu pilih 1 hal yang paling penting , contoh : membereskan kamar sendiri, mungkin pada awalnya anak akan kesulitan melipat selimut  , maka boleh dibantu  sambil melatih keterampilannya . Setelah 1/ 2 minggu (tergantung kesepakatan antara ibu dan anak) maka anak harus melakukan sendiri. Lakukan 1 hal sajaa hingga anak mulai terbiasa dan nyaman barulah latih dengan kemandirian berikutnya . 

Berikut 12 melatih kemandirian anak yang bisa kita latih pada anak-anak kita

Sumber : Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari

Sejak anak berusia 7thn : 

1. Mandi sendiri termasuk cara mandi junub

2. Istinja

3. Sikat gigi

4. Makan

5. Bereskan, merapihkan kamar dan tempat tidur sendiri

6. Memisahkan tempat tidur nya

7. Mencuci peralatan makan sendiri

8. Diberikan setidaknya satu tugas Rumah tangga 

9. Menyimpan barang yang sudah dipakai ditempatnya

10. Adab berpakaian menutup aurat

11. Diberikan otonomi mengelola keuangan

12. Sudah mulai dibiasakan sholat


Kemudian 4hal yang perlu dilatih ketika anak sudah menuju baligh serta sudah baligh ( bisa dimulai dari usia 10-13tahunan ) : 

1. Kemandirian soal bersikap malu

Harusnya sudah menyadari batasan aurat/ikhtilat, malu untuk meminta, sudah mulai merasa malu jika tidak minta maaf, mengucapkan terima kasih/kata tolong

2. Kemandirian asertif

Beri kemandirian untuk mulai belajar transaksi billing ke Bank, sudah memahami bagaimana mengungkapkan ketidaksukaan, diskusi dan mendengar tanggapan/solusinya terhadap suatu peristiwa/persoalan sekitar.

3. Survival

Renang, memasak, berpetualang, mencuci baju, ketrampilan merawat dan kebersihan tubuh.

4. Adaptasi terhadap lingkungan

Adab sopan santun terhadap tetangga,teman orangtua, melatih anak merasakan kesulitan nya sendiri.

Semoga membantu ya bu

wallahu a'lam bishawab✅


Pertanyaan ke 4

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ 

Bu intan saya mau bertanya,

1. Bagaimana bila ternyata saat ini setelah kita menjadi orang tua (ibu) ternyata kita masih menemui cinderella syndrome dalam diri kita? Apa yg harus kita lakukan?

2. Apakah keinginan utk hidup nyaman, terpenuhi semua kebutuhan  termasuk dlm cinderella syndrome?  Atau itu wajar adanya?

bukankah semua manusia menginginkan hal tsb?

Ingin selau dalam comfort zone.

Terimakasih. Wassalam

#diyan-pdgede bekasi


Jawaban:

Hi Ibu Diyan,

Untuk Pertanyaan no . 1 , yang pertama adalah hal yang baik jika seorang ibu menyadari bahwa masih ada cinderella syndrome pada dirinya.  Ibu sudah belajar "mengenali' diri sendiri. maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyelesaikan urusan dengan diri sendiri terlebih dahulu. Jika diri saja tak tertolong , maka bagaimanalah kita mau menolong orang lain.

Yang harus dilakukan adalah Memohon ampun dan berdoa pada Allah, karena Allah maha pembolak balik hati hambanya, termasuklah hati kita sendiri. Maafkan diri ibu dengan segala kekurangannya. Jangan sungkan untuk mencari bantuan profesional, terapist dan psikolog. Ikuti Pelatihan -pelatihan hypnotherapist semisal "Healing Innerchild With-in" . di pelatihan itu kami dibekali ilmu untuk bersahabat dan mensiasati innerchild dalam diri kami, bahkan dilatih juga untuk membantu orang lain.

Menjawab Pertanyaan kedua : bagi saya keinginan untuk hidup nyaman adalah wajar dan juga menjadi kebutuhan tiap manusia . Namun yang menjadi pertanyaan dan perlu direnungkan adalah jika kenyamanan itu bukan termasuk kebutuhan pokok dan diluar kemampuan suami misalnya? Semoga kita semua menjadi hamba Allah yang bersyukur :) wallahu a'lam bishawab

❔Ohya bu intan klo ingin memastikan semua berjalan sesuai plan. Dan terorganisir dlm hal apa pun keuangan/pekerjaan meyakinkan semua pasti adanya apakah boleh bun intan

✅ memiliki rencana boleh - boleh saja bu, tapi tidak selalu kehidupan berjalan sesuai rencana bukan? selain memiliki rencana, diri kita harus siap jika memang tidak berjalan sesuai plan.

Iya.. betul bu intan. Nah di situ kadang saya masuh perlu belajar menerima bila sesuatu tdk berjalan sesuai plan yg saya buat. Apa yg bisa saya lakukan bu intan?

✅ boleh saja manusia punya plan A, plan B sampai Z. tapi tetap allah yang menentukan

Baik. Bu intan. InshaAllah di coba jalankan. Intinya kembali mencoba menerima dan memaafkan diri sendiri ya bu. Jazakillah atas masukan nya bu intan

✅ berproses bu, maafkan diri ibu

Alhamdulillah. InshaAllah.

✅ "lookin" penting dilakukan , insyaallah rencana ibu untuk ikut innerchild sudah tepat

Amiin. Alhamdulillah.


Pertanyaan ke 5

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ 

Bu intan saya mau bertanya, jika seseorang sudah berusia 20thn dan terkena peterpan syndrome, apakah bs berubah? bagaimana cara yg efektif utk merubah nya? 

Terimakasih. 

#Fitri-Bekasi


Jawaban: 

Waalaikum sallam ibu Fitri, pertanyaan saya pada ibu Fitri apakah ini terjadi pada anak sendiri atau pada saudara dekat?

Yang pertama bu, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, Allah maha pembolak balik hati hambanya . 

Jangan berhenti memohon pada Allah. Mohon ampunkan. 

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. (QS. Ali Imran : 159)

Untuk merubah seseorang yang sudah berusia 20 tahun , yang mana adalah kesalahan pengasuhan yang telah dilakukan berpuluh tahun lamanya, dibutuhkan kesabaran yang besarrr sanggaat, dukungan dari keluarga besar, membayar hutang tentunya jauh lebih sulit daripada kita bayar diawal.  jangan ragu untuk meminta bantuan profesional✅


Pertanyaan ke 6

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุง

Bu intan saya mau bertanya, bagaimana cara mengetahui ada masalah apa dengan innerchild kita.karena yg saya ketahui,innerchild kita bs  mempengaruhi kita dalam membesarkan anak

Terimakasih.

#siti-Bandung


Jawaban:

Walaikumsallam bu siti, 

Dari pelatihan Healing Innerchild yang saya ikuti ada beberapa metode yang sebenarnya bisa dipakai untuk mengetahui  masalah dengan innerchild diri sendiri.

1.  periksa diri kita sendiri apakah diri kita mengalami trauma 

Trauma, Peristiwa buruk yang tidak mampu kita atasi, berdampak pada psikis dan psikologis, jangka pendek dan jangka panjang. Trauma bisa terjadi tanpa kita yang mengalaminya , bisa juga terjadi pada orang yang dekat dengan kita. 

2. List Peristiwa - peristiwa berat sepanjang hidup. berikan skala  pada tiap peristiwa, dan renungkan apakah peristiwa tersebut termasuk trauma apa tidak. Innerchild tidak harus karena peristiwa yang terjadi saat kita kecil , tapi mungin saja baru-baru ini kita alami.

Itu adalah salah satu cara untuk mengenali innerchild dalam diri, innerchild bisa mempengaruhi dalam mengasuh anak , karena orang yang memiliki innerchild negatif dalam diri sering bereaksi (emosinya ) tidak tepat atau tidak sesuai dengan stimulus.  

Semoga bu siti memiliki sedikit gambaran ya tentang innerchild ini.

wallahu a'lam bishawab

Begini bu kurang lebih bentuknya (Picture #sumbernya : Bp. Asep Hairul Gani)

Belum bisa bacany? krg paham

✅ begini bu misalnya. seseorang yang mengalami kekerasan saat kecil, misal dipukul, di cubit. maka akan cenderung melakukan hal yang sama pada anaknya. saya pernah mendengar kasus seorang ibu yang telah belajar parenting kemana 2 tapi tetap saja sukar untuk tidak mencubit dan memukul. sampai2 seluruh tubuhnya bergetar untuk menahan dorongan untuk melakukannya. kurang lebihnya begitu bu

Iya bu makasih insyaallah sudah ada gambaran

✅ alhamdulillah kalo sudah cukup jelas ya


Pertanyaan ke 7

Apa saja ciri anak2 yg terkena peterpan syndrom & cinderella complex..?

Di usia brp bisa terdeteksi..?

Dan bgmn penanganan jika ada gejala tsb di diri anak2..?

Terimakasih..

#Dwi Retno-Jakarta


Jawaban:

Hi Ibu Dwi, salam kenal :)

Hasil dari pengasuhan tidak dinikmati saat ini juga, tapi berpuluh tahun kedepan. Mengasuh bagaikan bertani , akan datang saatnya musim panen tiba . Apa yang sudah kita semai, maka itu pula yang akan kita tuai. Konon Panen Pengasuhan itu dialami 7 tahun sekali , berarti saat anak-anak kita berusia 7, 14, 21 tahun. Maka perhatikan lah di usia-usia kritis tersebut. Penting sekali untuk duduk bersama suami untuk menentukan Tujuan Pengasuhan , dari situ maka kita bisa lihat ,buat daftar bagian2 mana yang belum sempat tersentuh oleh kita. misal saat 14 tahun belum juga bisa sholat tanpa disuruh, maka intropeksi lah, berarti ada bagian aqidah yang belum tersentuh, diskusikan dengan suami untuk mencari jalan keluar.  Semoga bu dwi mengerti ya 

Wallahu a'lam bishawab

kesimpulannya apapun yang kita lakukan hari ini, akan baru kita lihat hasilnya 10-20 tahun kedepan bu

Maaf sy baru bs beri tanggapan..

Insya Allah untuk tanggung jwb ibadah anak2 kami sdh bs mngerjakan kewajiban sholat dan puasa juga tahfidz.. Namun untuk anak laki2 saya usia 13th dlm kedisiplinan belajar trlalu santai, masih suka film kartun, games di hp dan bermain lebih suka dgn anak yg dibawah usianya.. Ga gaul seperti anak2 seusianya.. Apa ini baik atau buruk untuk sosialisasi dan kedewasaan nya kelak..?

✅ baik, budewi semua kembali kepada TUJUAN PENGASUHAN Ibu dan suami , karena buat saya berbeda .

TUJUAN PENGASUHAN saya :

1. Menjadi Hamba allah yang taat

2. Calon suami dan calon istri yang baik

3. Calon Ibu dan Calon ayah

4. Profesional di bidangnya

jadi buat saya , saya akan sangat bersyukur punya anak seperti anak ibu. Itu yang no 1 buat saya. sementara akademis gak no 4. Toh gak semua orang berakhir jadi ilmuwan dan peneliti kan ya bu. Diatas saya sudah menjawab pertanyaan tentang menjauhkan anak yang sudah kecanduan dengan layar maupun games. semoga bisa diterapkan ya bu..


Pertanyaan ke 8

Assalamualaikum. Mb, bagaimana cara mendidik anak dg sabar dan tdk panik thd sikap yg sering rewel dan ngambek?

#NN-Sigli Aceh


Jawaban:

Walaikumsallam bu , Orangtua sering kali tidak memiliki imu dan skill untuk menjadi orangtua , tentu saja karena kita dibesarkan oleh orangtua kita dengan tujuan bersinar dalam akademis, jadi yang sering ditanya orangtua kitapun PR, Les dan kompetisi tentunya .   selanjutnya orangtua tidak memahami fitrah dan perkembangan otak anaknya, jadi tidak faham kapan waktunya belajar calistung, kapan waktunya sekolah. Maka seringkali orangtua salah dalam merespon tingkah laku anak. Maka yang perlu dilakukan orang tua adalah :

1. Update ilmu pengasuhan , belajar ilmu agama 

2. Perbaiki komunikasi dengan anak agar anak memiliki konsep diri yang baik 

3. Selesaikan masalah diri sendiri ( innerchild )

Semoga bisa menjawab pertanyaan ibu ya :)

wallahu a'lam bishawab                        

Jadi sebenarnya sabar atau tidak sabar bergantung pada sudut pandang kita sendiri bu, jika kita melihat dari sudut pandang anak , memahami kebutuhannya insyaallah otomatis akan lebih sabar

❔Look in ya bu?

✅ maaf bukan look-in tapi ganti kacamata kita, geser angle sudut pandangnya bu


Pertanyaan ke 9

Assalamu'alaykum Bu Intannia.

Bagaimana jika anak menganggap dirinya tomboy? Sampai batasan mana, anggapan dirinya tomboy dpt ditoleransi? Tetapi nyatanya anak saya jg suka berdandan..Terima kasih.

Nian-Jakarta


Jawaban:

Waalaikumsallam bu Nian ,

sayang bu nian tidak menyebutkan anaknya usia berapa, sejauh mana sikap tomboinya? saya rasa jika ibu katakan anak ibu masih suka bedandan, berarti masih dalam batas yang wajar ya bu, namun yang kita semua perlu ingat adalah identitas diri anak kita sudah harus jelas sejak balita , artinya anak harus faham dengan benar apakah dia perempuan atau laki-laki. hal ini sebenarnya gak berkaitan dengan aktifitas ya bu, misal memasak hanya untuk perempuan, sama sekali tidak. Kita harus memberikan pemahaman ketika usia anak mulai menginjak 7 tahun. Kalo dalam islam perempuan tidak diperbolehkan menyerupai laki-laki, begitu juga sebaliknya , adab berpakaian yang syar'i dan tentunya adab pergaulan. semoga menjawab pertanyaannya ya bu :)

wallahu a'lam bishawab

Anak sy 8 thn Bu Intan..Awal dia tidak paham tomboy..tp sptnya dr beberapa teman di sekolah yg suka blg dia tomboi..Tomboi nya lbh ke permainan si..lbh suka main benteng..Sy mmg mengarahkan ke perempuan.. Dia pernah blg, klo sm perempuan ribet..ngambekan mainnya..

✅ JIka demikian belum tentu dia tomboi bu. Anak saya 9 tahun juka suka nya main skippinh, benteng, karena memang tergolong dengan kecerdasan kinestetik. Nah soal itu menurut saya berikan pemahaman tentang adab pergaulan bu, pelan-pelan saja. Lewat kisah2.


Pertanyaan ke 10

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ 

Bu intan saya mau bertanya, bagaimana cara menyikapi perbedaan prinsip dari pasangan? Karena seringkali terjadi perbedaan pandangan dalam segala hal yang berpotensi menyebabkan perdebatan dan situasi yg tidak nyaman. Termasuk dalam hal pola pengasuhan anak karena berasal dari latar belakang yang sangat berbeda (berbeda suku).

Terimakasih. 

#Rosita Elianur-Sangatta Kaltim


Jawaban: 

Walaikumsallam bu rosita,

Lagi-lagi ya bu , kita tidak pernah disiapkan menjadi seorang istri ataupun suami. Saya sangat mengerti betapa sulitnya untuk menyatukan visi dengan suami. luangkan waktu, duduk bersama untuk menentukan tujuan pengasuhan bersama. cari waktu terbaik . Untuk menghindari perdebatan diperlukan skill untuk berkomunikasi dengan pasangan.

Kita tidak faham perbedaan otak laki-laki dan otak wanita. cara berkomunikasi laki-laki dan wanita sangat berbeda , maka seringkali terjadi kesalahpahaman . Ibu bisa cek link dibawah ini, salah satu resume saya tentang perbedaan laki-laki dan wanita

https://www.facebook.com/intannia.murtirabianti/posts/1388460697850199

Keterampilan mendengar juga sangat dibutuhkan. ada kalanya kita mendengar, dan ada kalanya kita bicara. . Kesulitan yang saya alami sendiri, adalah mendengar, saya sibuk memikirkan bagaimana caranya bicara dengan pasangan , tapi melupakan betapa pentingnya mendengar. Mendengar bukan hanya diam didepan pasangan yang sedang bicara, tapi mendengar adalah menikmati kebersamaan , tanpa memikirkan jawaban dan tanpa menebak-nebak arah pembicaraan akan berakhir.   

jadi bukan saja karena perbedaan latar belakang tapi juga sulit untuk berkomunikasi dengan pasangan. belumlah lagi diri kita dan pasangan belum kelar urusan dengan diri sendiri. hufff PR sangat . Tapi bu jangan pernah berputus asa pada rahmat Allah, senantiasa memohon pada Allah maha pembolak balik hati manusia. Yang terakhir sikapi dengan taqwa dan syukur. Senantiasa bertaqwa, sadar betul bahwa surga kita , istri ada pada suami. Banyak - banyak bersyukur , pasti ada  banyak hal yang bisa kita syukuri  dari suami kita. Semoga penjelasan dari saya bisa memberikan sedikit gambaran bu :)

wallahu a'lam bishawab✅


Pertanyaan ke 11

Assalamualaikum bu intan, 

Klo boleh tau dr umur brpa yah anak2 sdh bs keliatan klo mereka tkena paterpan syndrom atau cinderella komplex ??

#Amirah-palopo


Jawaban:

Waalaikum salam bu Amirah :), Pertanyyan ibu Amirah sebetulnya hampir sama dengan pertanyaan ibu dwi retno dari jakarta, yang sudah saya jawab. mohon silakan  dilihat bu. semoga jawaban saya bisa mewakili pertanyaan ibu ya :)

Iya bu intan diatas sdh terjawab.. Makasi bu.. Terus menyimak pertanyaan dr ibu2 lain yg luar biasa makin semangat untuk ikut pelatihan healing innerchild 


Pertanyaan ke 12

Assalamualaikum bu intannia yg dirahmati Allah.

Bagaimana bu langkah pertama yg kita lakukan untuk memutus hubungan dengan masa lalu(inner child) sehingga tidak berpengaruh terhadap pola asuh kepada anak kita sekarang.

#dilla_banda aceh


Jawaban:

Walaikumsallam ibu Dilla, doa yang sama untuk ibu ya

Pertanyaan ibu dilla hampir sama dengan pertanyaan ibu diyan dari bekasi , 

Yang harus dilakukan adalah Memohon ampun dan berdoa pada Allah, karena Allah maha pembolak balik hati hambanya, termasuklah hati kita sendiri. Maafkan diri ibu dengan segala kekurangannya. Terima segala perasaan yang sering berkecamuk dalam diri ibu. Setiap orang  punya pilihan untuk bahagia, Setiap orang berhak untuk merasa marah, takut, kecewa dan sedih.  Innerchild tidak bisa dihilangkan , yang perlu kita lakukan dengan mengenalinya , kemudian berdamai dan menenangkan innerchild dalam diri kita.

Cara yang termudah adalah dengan sebuah terapi yang disebut NET (Native Exposure Teraphy). memberanikan diri untuk menceritakan pengalaman - pengalaman yang menyakitkan di masa lalu .  seperti curhat hanya saja ada beberapa teknik yang dilakukan . sebaiknya memang dengan orang yang mengerti bu. Jika ibu perlu bantuan insyaallah saya bisa bantu, mungkin gak sempurna karena dari jarak jauh ya. tapi paling tidak untuk lebih mengenali diri sendiri. 

Ada juga Sebenarnya terapi yang bahkan kita bisa lakukan sendiri, ada banyak metodenya mungkin bisa dengan SEFT (tapping), hand cataleptic (hypnoteraphy). mungkin ibu bisa googling mengenai metode-metode ini . tapi memang untuk menterapi diri sendiri, kita perlu mempelajarinya. Jangan sungkan untuk mencari bantuan profesional, terapist dan psikolog jika memang dibutuhkan . Semoga jelas ya bu dilla

wallahu a'lam bishawab

❔Maafkan diri sendiri, maafkan pengasuhan yang belum tepat dari orangtua kita , begitu kah bu? 

✅tentunya iya ya bu. Tapi innerchild pada seseorang tidak hanya disebabkan oleh pola asuh bu, banyak faktornya. salah satunya bisa disebabkan oleh trauma yang kita alami, bahkan saat kita dewasa


Pertanyaan ke 13

‎ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ 

1.Bu intan saya mau bertanya, bagaimana cth/studi kasus dr mengajarkan anak dpt bertahan dlm pnderitaan dan mengatasinya

2.anak perempuan sy 5y di bully tmn lelakinya lalu kmi mengajarkan dia karateka utk membalas semua bntuk bullying.satu sisi sy sepertinya bersalah sdh mengajarkan dia utk menyelesaikannya secara kejam maksud saya ingin dia menghadapi tmn yg berbuat buruk dgn cara islam tdk membalas dgn keburukan,tp saat ini yg di hadapi adl teman bullying bkn seagama.

3. Mohon maaf bu,mau tanya blh,maksud pasangan kita ibarat pakaian, rusak sedikit, ditusuk bolong, ditambal.

Makasih bu

#vebrina aceh domisili perancis


Jawaban: 

Walaikum sallam bu Vebrina 

1.  Sebelumnya saya menjawab pertanyaan bu Vebrina, mohon maaf saya merivisi sedikit materi yang saya berikan mengenai AQ. 

AQ Adversity Quotion (AQ)

Ketangguhan adalah Daya tahan seorang anak untuk mengatasi kesulitan. Dalam kehidupan ini bu, kita mengalami berbagai kesulitan. maka skill yang diperlukan untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah kemampuan untuk berfikir kritis, kemampuan mencari solusi, dan kemandirian.  3 hal tersebut yang kita latih sejak kecil bu. Caranya biasakan anak menghadapi kesulitan sejak dini , misal melatih memakai baju berkancing sendiri, memakai sepatu sendiri, untuk anak yang berusia balita. Untuk yang 7 tahun keatas bisa dilatih dengan memperkenalkan management uang saku, diperkenalkan dari mulai memberikan uang saku harian , mingguan bahkan bulanan. mungkin pada awalnya anak akan segera menghabiskan uang sakunya dalam 1 hari. tapi disitulah ujiannya , anak harus menahan diri untuk tidak jajan selama 1 minggu, Dalam agama islam pun kita yang orang dewasa masih berlatih menghadapi kesulitan dengan berpuasa :)

2. Untuk menghadapi bullying , menurut saya bela diri adalah unsur pendukung yang baik, anak saya pun saya ikut sertakan aikido sebagai bekal. 

Yang menurut saya kurang tepat, adalah alasannya untuk membalas. Dalam bullying ini yang harus anak-anak kita lakukan adalah lawaan bu, bukan membalas. Apa bedanya balas dengan lawan? Jelas sangat beda, balas adalah melakukan sama persis dengan perbuatan yang sama yang dilakukan pada kita , contoh dipukul balas pukul. tapi kalo lawan , dipukul kita bisa menangkis, menghindar, ngeless dan lain sebagainya.

Yang paling penting adalah anak akan berani menghadapi bullying , jika memiliki konsep diri yang baik. anak mampu berkata tidak , anak akan mampu membela dirinya sendiri.  Konsep diri yang baik datang dari hasil komunikasi yang baik kita dengan anak, jadi jangan lupa perbaiki komunikasi kita pada anak. Semoga cukup jelas ya bu

wallahu a'lam bishawab                        

❔tanggapan no 1;Anak perempuan saya 5th ketika bermain sendiri ketika  tidak dapat menyelesaikan permasalahannya(,missal baju berbiy yg tdk dpt masuk dgn benar, °) maka akan berteriak histeris dan menggerutu marah, selalu saja seperti itu, sehingga adiknya jg ikut hal yg sama. Kira2 kenapa ya bu, saya mensinyalir mungkin pernah memberi contoh sikap menanggapi sesuatu yg tdk berjalan sesuai yg diharapkan dengan kesal missal (kenapa jd bgni jd bgtu sambil bersuara keras)

✅ bisa jadi bu, sikap perfeksionis biasanya diturunkan bu. jika kakak bersikap demikian , dampingi dengan tenang , sambil berkata "kakak kesal ya ? coba kakak tarik nafas dulu lalu kita coba lagi, atau ibu contohkan dulu, nanti kakak lakukan lagi"

❔tanggapan no 2, ilmu beladirinya blm sempurna, saya jg tdk rela anak saya di gangggu temannya, sehingga doktrin balas segera dgn hal yg sama terus saya terapkan agar tmnnya takut utk kembali membuliying dia buu, bgmn ini yaa...

✅ sebenarnya yang anak tidak bisa bedakan jika ibu menggunakan kata balas. anak tidak tahu kapan harus berhenti atau melapor. Untuk bullying ada 3 tahapan yang harus dilakukan :

1. latih anak untu bilang "saya tidak suka"

2. Lapor orang dewasa di tempat kejadian

3. Lawan

JIka memang bullying ini sudah terjadi terus menerus , minta bantuan pihak ketiga

kalau di aceh krn tmn sesama muslim, saya rela kalau anak saya dpt sedikit pukulan dan tolakan, dengan mengajarkan kebaikan akan menolak keburukan ,dgn tetap berakhlak baik thdp temannya, insya Allah tmn akan berubah tdk lg membully. dengan tetap fokus terhadap melakukan perlawanan; saat ini yg di hadapi tmn nonmuslim, #eaaa saya malah mengajarkan kamu harus jd org islam kuat dan lebih hebat dengan fokus menunjukkan kekuatan otot. 

✅ dimana kejadian berlangsung, disekolah? ya lapor ke sekolah tidak bisa dibiarkan berlama-lama. Pendampingan jauhh lebih penting daripada mengajarkan anak untuk membalas atau melawan.

saat anak saya membalas , skrg sdh tdk ada lg bntuk bullying, tp balas itu tetap saya tanamkan , bgmn ya bu, saya takut berlanjut dgn teman sesama muslimnya.

✅ terima perasaan anak, gimana perasaan anak , it's okey kalo kakak takut, sedih, marah. ibu juga pasti akan merasakan hal yang sama. Beri penguatan dan pemahaman bullying terjadi bukan karena si pelaku tidak suka pada korban, tapi lebih karena si pelaku mengalami hal yang sama dirumahnya. lebih parah dibully oleh orangtua. mohon maaf bu, saya pun tidak setuju jika anak saya disakiti oleh anak muslim sekalipun. tidak ada yang berhak menyakiti anak kita. bu, sedikit tambahan untuk ibu vebrina, link berikut bagus untuk dibaca mengenai bullying. 

https://www.facebook.com/groups/1657787804476058/permalink/1770197823235055/


Pertanyaan ke 14

Assalamu'alaikum bu intan.. mau tanya bagai mana cara membangun jiwa BBM Pada anak usia 5y dan 2y..  #aisyah di aceh tamiang.


Jawaban:

Waalaikum salam bu aisyah ,

BMM mungkin ya bu maksudnya :) Berfikir , memilih , dan memutuskan. Untuk anak usia Balita ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Libatkan anak dalam setiap kesempatan untuk ikut berdiskusi. bisa dimulai dari hal yang simple-simple dulu bu, memilih bajunya sendiri sehabis mandi, menentukan menu masakan , mencari aktifitas permainan.

2. Hindari memerintah jika ibu ingin anak ibu melakukan sesuatu,  ganti dengan kalimat bertanya.

misal mengingatkan untuk sholat , kita bisa berkata "Kakak  dengar adzan ? kita harus gimana kak jika mendengar adzan ? anak laki sholatnya dimana kak?" begitu seterusnya

3. Jangan matikan rasa penasaran anda , ketika mereka bertanya dalam hal apapun. Jika memang kita sedang sibuk , kita tidak berhak bicara "kakak, bawel banget sih mama lagi repot", kita bisa minta waktu "masyaallah, abang pengen tau ya. sebentar ya mama kasih tau setelah mama selesai masak"

Selamat mencoba ya bu, semoga terjawab✅


Pertanyaan ke 15

Assalammualaikum

Buint sy mau tanya, saqif sekarang kls 3, usia 9thn. Ikut ekskul tarkwondo di sekolah sejak kls 2. Sekarang sdh sabuk kuning. Di kls 1 dia ikut ekskul pramuka, tp lama kelamaan dia bosan dan pindah ke taekwondo di kls 2. Nah sekarang dia minta pindah ke pramuka lg. Alasannya krn di taekwondo sering di suruh2 kataanya. Maksudnya seperti disuruh lari dan latihan fisik lainnya. Tp sy tau kali dia ingin pindah pramuka krn tmn2nya banyak yg pindah pramuka dr taekwondo. Sy ga setuju dia pindah pramuka. Krn sy pikir taekwondo itu penting. Gimana menurut buint, apa sy kembalikan lg ke saqif utk memilih ekskul apa yg dia mau, atau tetap sy arahkan?

Terimakasih

Verly - pekanbaru


Jawaban:

Waalaikumsalam buver, apa kabar buver

menurut saya boleh-boleh saja kita sebagai orangtua memiliki target dan ekspektasi. tapi kita jangan pernah lupakan kebutuhan anak . latih anak sejak kecil untuk terbiasa membedakan yang mana kebutuhan , yang mana keinginan (NEEDS & WANTS). Diskusikan dengan saqif apakah ini kebutuhan atau hanya keinginan. Dengan diskusi, tentunya juga melatih BMM pada anak. latih saqif untuk merumuskan apa saja positif dan negatifnya ikut kegiatan itu, tentunya dampingi dulu ya bu.

wallahu a'lam bishawab✅


Pertanyaan ke 16

Assalamualaikum.bu,saya widya.afwan mau tanya.apakah pola asuh kt saat ini jg berdampak pada nantinya jika kt masuk usia tua?dan apakah syndrome peterpan ini bs tjadi pada usia manula.jazakillah khair. 

#widya-bekasi


Jawaban:

Walaikumsalam bu widya

saya agak kurang faham pola asuh kita saat kita kecil , atau pola asuh anak kita sekarang ?

mungkin maksudnya pola asuh saat kita kecil ya bu?

jika demikian tentu sangat berpengaruh . Hati manusia bagaikan sungai , jika menumpuk sampah di sungai maka akan bau dan banjir. begitu juga manusia . tinggal tunggu pemicunya (trigger), maka luka yang takpernah dijahit itu akan menguak kembali. Pada dasarnya manusia kan memang makin tua akan kembali ke sifat kekanak-kanakan ya bu. makin tergantung. jadi bukan peterpan syndrome mungkin ya bu, tapi lebih kepada fitrahnya memang

wallahu a'lam bishawab✅


" Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadiannya. maka apakah mereka tidak memikirkannya?" ( Q.S. Yasmin:68)


Pertanyaan ke 17

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ 

Bu intan saya mau bertanya, bagaimana   cara penanganan kepada anak lelaki bungsu usia 8 th yang sudah kecanduan main game dan apabila disuruh belajar atau mengerjakan tugas sekolah amat sukar bu. Malah tidak diberikan hp menjadi ngambek tidak mau belajar samasekali. Dan anak saya ini  pemalu untuk bergaul sesama teman sepantarnya dan lebih senang bergaul yg usia lebih tua

Terimakasih. 

#Nurhafni- Jakarta


Jawaban:

Waalaikum sallam mm nuhafni,

Sebenarnya ini adalah satu bahasan tema tersendiri, namun saya akan coba jelaskan dengan singkat

1. Minta ayah terlibat bu, ayah yang harus banyak bicara pada anak lelakinya .

2. Sudahkah ibu mengedukasi anak ibu dengan bahaya dari berlayar ? bahaya negati dari adiksi games ? Diskusikan dengan anak. Buat kesepakatan dan batasan baru jam bermainnya 

3. Rencanakan aktifitas pengganti untuk menggantikan waktu-waktu yang biasanya dia habiskan untuk bermain gadget dengan aktifitas fisik misalnya , main bola main badminton atau apa aja

4. Perkuat bonding dengan memperbanyak dialog bu. 

Mengenai pemalu, saya rasa kurang tepat jika ibu mengatakan anak ibu pemalu karena senang bergaul dengan yang lebih tua . mungkin memang dia merasa ada hal yang menarik jika bermain dengan teman diatasnya , coba gali dengan diskusi bu. Terimakasih


Pertanyaan ke 18 

Assalamu'alaikum BuIntania

Saya mempunyai seorg putra usia 13 tahun, sy g tau apakah dia masuk ke sndrom Peterpan .

Pd usia ini seharusnya putra saya sdh mulai dewasa bisa diajak ngobrol ttg apa aja tp kenyataannya dia msh sibuk dgn pikiran dia sendiri. Misal klo dah nonton ya nonton ja klo minta tolong apa g gubris, klo lg maen hp juga gitu. Klo kita negur berulang malah marah & ngambek atw malah melawan. Trus dia gak mo lakukan kegiatan ekstra spt olah raga, les kareate misalnya dll. Pertanyaan saya bagaimana cara saya ngatasinya & mengubah bentuknya agar ia bisa lbh sigap sebagai anak laki2. Terimakasih bu. 

#Khairiah-Banda Aceh


Jawaban:

Wa'alaikumsalam ibu Khairah..

Untuk bisa mengatakan anak sudah dewasa atau belum itu tergantung bagaimana kita menyiapkan diri anak-anak kita memasuki usia baliqhnya. Jadi disini untuk menentukan anak dewasa atau tidak, pendidikan pubertas atau pra-baliqh itu sangat penting, ini sudah dilakukan atau belum. Bagaimana ayahnya membekali anak ibu untuk menghadapi pra baliqh nya. Untuk anak laki-laki sendiri cara komunikasinya berbeda dengan anak perempuan, cenderung lebih fokus dalam satu hal. Jadi kalau kata ibu nonton ya nonton ya memang begitu. Pada saat anak laki-laki konsentrasi pada satu hal pendengarannya akan menurun. Berbicara dengan anak laki-laki tidak bisa dengan kata-kata yang terlalu panjang, yang singkat dan tidak lebih dari 15 kata. Karena otaknya memang di desain demikian. 

Soal dia tidak mau melakukan kegiatan ekstra, memang ada beberapa anak laki-laki memang kecerdasannya tidak pada kegiatan fisik seperti ini. Ini memang harus lebih di gali. Apalagi anak ibu sudah 13y. 

Untuk mengubah anak ibu, ibu duduk bersama dengan ayah, tentukan tujuan pengasuhan. Semoga ketemu jalan keluar yang lebih baik. 

Terima kasih bu Khairah


Pertanyaan ke 19

Assalamu'alaikum BuIntania

Bagaimana pola asuh yang baik jika orangtua dan anak tinggal terpisah? Apakah memaksimalkan ikatan ketika saat bersama? Apakah pada saat berjauhan boleh memaksimalkan dengan akses telpon dan video call?

Terima Kasih.

#Metha-Batukajang


Jawaban:

walaikumsallam bu metha.. tinggal terpisah bagaimana maksudnya ya ? apakah anak pesantren ? apakah hanya ayah saja  atau ayah dan ibu? 

Assalamualaikum. Mhn maaf Bu intan. Akses inet terbatas disini sinyalnya dan kebetulan sy sdg di lokasi jd br respons klo sdh di kantor.

Orangtua kerja berjauhan dengan anak. Anak tinggal dengan Nenek dan Kakeknya Bu Intan.

✅ Sependek sepengatuhan saya bu, tidak ada yg bisa menggantikan orang tua. Tapi jika memang keadaannya demikian maka anak harus punya figur-figur pengganti. Seperti misalnya, jika ayah yang sedang pergi jauh di usahakan semaksinal mungkin untuk terus berkomunikasi dengan anak (Telpon, vidiocall) Tapi anak tetap perlu sentuhan fisik dari orang tuanya seperti belaian. Jadi untuk pengganti ayah kita harus mencari orang dengan figur ayah misalnya kakek atau paman. Jika tidak ada keduanya bisa imam masjid.  Tapi memang harus memastikan bahwa ada pendamping saat anak sedang membutuhkan sentuhan jiwanya. Begitu juga dengan ibu, jika memang keadaannya harus terpisah, sama dengan ayah tetap harus ada figur pengganti✅

Jazakillah Bu Intan jawabannya.


______

Break.. Ishoma


Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.


(Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.)

_____

Bismillahirrahmanirrahiim.. 

Alhamdulillah.. kita kembali hadir dalam kulwap sesi II . 


Semoga semua masih bersemangat dalam menuntut ilmu online dalam kulwap parenting kobar.

______

0 comments:

Posting Komentar