27/11/16

Nice Homework #6 ~ Matrikulasi IIP Bekasi Batch 2



BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.
Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.
Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu

 RUTINITAS

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.
Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

1. Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting
2. Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
3. Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.
4. Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)
5. Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.
6. Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)
7. Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?
kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

SELAMAT MENGERJAKAN

Salam Ibu Profesional,


/Tim Matrikulasi IIP/



Manajer Keluarga Handal versi saya

                Rasanya selama dua minggu belakangan ini, saya merasa jadwal yang telah saya susun dalam NHW#2 sangatlah tidak konsisten dan berantakan karena adanya perubahan jadwal harian dimana saya mengikuti pelatihan parenting dan mengajak anak-anak tour de talent. Bahkan saya sampai tidak membuat review atas checklist yang telah saya buat sendiri di NHW#2. Ada hal-hal yang tidak saya manage dengan baik dan berakibat ke rusaknya stock makanan di kulkas. Sayang rasanya melihat stock bahan makanan busuk karena terlalu lama saya tidak memasak di rumah, selain tidak sempat memasak, selama pelatihan saya menginap di tempat berlangsungnya acara dan saat tour de talent bersama anak-anak pun berangkat sangat pagi dan pulang sore hari. Ternyata konsitensi saya dalam hal ini sangat lemah, namun saya mencoba untuk memperbaikinya dalam beberapa hari ke depan.

1. Menurut saya, tiga aktivitas yang paling penting dalam keseharian yaitu:
- Shalat wajib 5 waktu dan sunnah dan membaca Quran dan terjemahannya
- Mendampingi bermain, membacakan buku, outdoor activity bersama anak
- Membaca buku atau e-book dan me time setelah anak tidur yaitu menulis di blog sebagai sarana self-healing, belajar dan mencari informasi dengan browsing internet dan medsos, serta relaksasi dengan menonton Asian Drama.

Tiga aktivitas yang paling tidak penting:
- Chat dengan grup via whatsapp
- Jogging/fitness
- Chores

2. Waktu saya selama ini saya habiskan untuk mendampingi anak bermain, membaca buku dan me time.

3.   Tiga aktivitas penting tersebut sudah mendukung 10.000 jam terbang supaya ahli dalam bidang dalam menjalankan misi hidup, dimana saya mendedikasikan 5 jam setiap hari untuk mencari ilmu, mempraktekan dan menuliskannya sehingga dalam jangka waktu 5,5 tahun sudah akan terlihat hasilnya. Tiga aktivitas penting dibuat menjadi aktivitas dinamis sehari-hari dimana 5 jam setiap hari untuk mencapai 10.000 jam terbang tersebut saya alokasikan:
- 2,5 jam dari waktu me time yang digunakan untuk latihan menulis, belajar dan mencari informasi dan relaksasi
- 1 jam dari waktu membaca buku atau e-book
- 1,5 jam dari waktu dalam mendampingi anak bermain

4. Aktivitas rutin yang saya kumpulkan dalam satu waktu yaitu chores seperti mencuci, menyapu, mengepel, cuci piring, menyiram tanaman, membersihkan teras dan menjemur.

5. Agenda yang tidak terencana sepertinya jarang sekali terjadi karena saya termasuk jarang keluar rumah kecuali untuk keperluan panitia seminar atau kopdar/playdate dan itu biasanya sudah ditentukan jauh hari sebelumnya dan jarang sekali saya ikut acara secara mendadak.

6. Jadwal harian yang telah saya rubah sesuai dengan yang paling mudah dikerjakan:
04.00- 04.30:       Bangun, Shalat Tahajjud dan shalat Subuh
04.30-05.00:        Fitness/jogging
05.00-05.30:        Mandi, menyiapkan suami berangkat kantor
05.30-06.30:        Morning chores (cuci pakaian, menyapu, mengepel, siram tanaman, jemur pakaian)
06.30-07.30:        Masak, membuat bekal dan sarapan pagi
07.30-08.00:        Mengantar anak sekolah
08.00-10.30:        Mendampingi anak bermain, membacakan buku, outdoor activity bersama anak
10.30-11.15:        Masak menu makan siang dan malam
11.15-12.00:        Menjemput anak sekolah
12.00-12.30:        Makan siang, sholat zuhur
12.30-13.30:        Mendampingi anak bermain dan membacakan buku cerita
13.30-14.30:        Tidur siang
14.30-15.30:        Membaca buku parenting atau e-book
15.30-16.00:        Mandi, sholat ashar
16.00-16.30:        Chores (angkat jemuran, cuci piring) sambil mengawasi anak mandi dari pintu luar
16.30-17.00:        Menulis journal, merapihkan portofolio, print bahan kegiatan, laporan pengeluaran dan jurnal syukur (anak main di teras)
17.00-18.00:        Chat grup via whatsapp (anak nonton dvd edukasi 30 menit dan freeplay)
18.00-19.30:        Sholat magrib, membaca Quran, Iqra dan Murajaah ke anak, sholat Isya
19.30-20.00:        Makan malam dan menyiapkan suami pulang kantor
20.00-22.30:        Me/couple/family time
22.30-23.00:        Pillow talk
23.00-04.00:        Tidur     

                Jadwal tersebut akan diamati selama satu minggu, jika terlaksana dengan baik akan berlanjut sampai 3 bulan ke depan, jika tidak akan saya revisi sesuai dengan kebutuhan dalam proses menemukan diri.

0 comments:

Posting Komentar