12/11/16

Nice HomeWork #4 ~ Matrikulasi IIP Bekasi Batch 2





MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH 

Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar?

Kali ini kita akan masuk tahap #4 dari proses belajar kita. Setelah bunda berdiskusi seru seputar mendidik anak dengan kekuatan fitrah , maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

b.  Mari kita lihat Nice Homework #2,  sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

b.Baca dan renungkan kembali  Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang  akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.
Contoh :
Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar adalah “Pendidikan Ibu dan Anak”. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.
Misi Hidup : memberikan inspirasi ke orang lain
Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak
Peran : Inspirator

c. Setelah menemukan 3 hal tersebut,  susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Contoh :  Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan  tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :

1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai  10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang  di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak.  Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone  yang ditetapkan oleh ibu tersebut  adalah sbb  :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Sang Ibu di contoh di atas adalah perjalanan sejarah hidup Ibu Septi Peni, sehingga menghadirkan kurikulum Institut Ibu Profesional, yang program awal matrikulasinya sedang kita jalankan bersama saat ini.

Sekarang buatlah sejarah anda sendiri.

Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.


Salam Ibu Profesional,


/Tim Matrikulasi IIP/




Berikut adalah hasil pemikiran saya tentang misi hidup saya:
       
a. Saya tidak ingin merubah jurusan ilmu yang akan dikuasai di universitas kehidupan yaitu Brain-Based Islamic Parenting. Namun, mungkin dalam perjalanannya, sarana yang saya gunakan untuk menguasai ilmu tersebut akan berkembang yaitu berupa media tulisan atau rumah belajar atau bisnis rumahan sehingga tidak memungkiri bahwa saya juga membutuhkan ilmu-ilmu lain yang mendukung jurusan ilmu yang saya kuasai.
  
b. Saya berusaha untuk konsisten dalam mengisi checklist harian sebagai indikator profesionalisme perempuan, salah satunya dengan membuat dan mengisi aplikasi time management setiap harinya supaya saya tetap bisa on track dengan yang saya rencanakan dan me-review apakah kegiatan hari ini sudah sesuai dengan harapan. Setelah saya review selama 2 minggu, masih ada beberapa kegiatan yang merupakan shallow work dan tanpa terasa mempengaruhi efektivitas kegiatan yang lainnya.

Konsekuensinya saya harus mengorbankan waktu lainnya untuk menutupi ketidakefektifan saya dalam mengatur waktu dan ini sangat berpengaruh terhadap hal-hal yang ingin saya capai.  Jadi, perlu usaha yang lebih keras lagi dan fokus pada apa yang ingin saya capai sehingga bisa meminimalisir shallow work ini dan mengubahnya menjadi deep work.

c. Bagi saya, memikirkan peran saya dalam hidup ini adalah sesuatu hal yang membutuhkan waktu untuk merenung selama berjam-jam lamanya. Maksud Allah menciptakan saya di muka bumi mungkin sebagai hamba yang berusaha dengan sebaik-baiknya untuk menyebarkan brain-based islamic parenting seluas-luasnya baik melalui media tulisan, sharing dengan komunitas, bergabung dalam penyelenggaraan event maupun hanya berupa ajakan untuk sama-sama belajar parenting baik yang berada di kompleks perumahan ataupun di sekolah. Peran hidup saya yaitu ingin membuat suatu support system secara real di sekitar rumah sehingga saya bisa berbagi dan mendapat ilmu untuk peningkatan kapasitas saya sebagai manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan untuk meningkatkan minat baca anak-anak, remaja dan orangtua.

Apabila dijabarkan, maka spesialisasi saya adalah sebagai berikut:
Misi hidup: menyebarkan brain-based islamic parenting seluas-luasnya dan meningkatkan kemampuan literasi    
Bidang: pendidikan dan literasi
Peran: penggerak/inisiator

d. Ilmu yang diperlukan untuk menjalankan misi tersebut:
- Bunda sayang yaitu ilmu agama, pengasuhan dan pendidikan anak
- Bunda cekatan yaitu mind mapping, manajemen rumah tangga dan pendidikan
- Bunda produktif yaitu marketing, bisnis dan keuangan
- Bunda saleha yaitu literasi dan public speaking

e. Milestone dalam menjalankan misi hidup:
Saya menetapkan KM 0 pada usia 27 tahun yaitu pada saat saya telah resign dari pekerjaan kantor dan bisnis online yang saya geluti dan sudah memiliki 2 buah hati karena saya merasa inilah proses hidup saya sebenarnya dimulai dimana saya langsung terjun dan fokus mengurus anak secara full setiap hari walaupun sebelumnya saya sudah aktif belajar parenting sejak anak pertama masih di dalam kandungan.

Jika saya berkomitmen setiap harinya untuk ahli dalam bidang tersebut mencapai 10.000 jam terbang agar lebih mantap dalam menjalankan misi hidup, saya mendedikasikan 5 jam setiap hari untuk mencari ilmu, mempraktekkan dan menuliskannya bersama dengan anak-anak sehingga dalam jangka waktu 5,5 tahun, sudah akan terlihat hasilnya. 
  
KM 0 – KM 1 (usia 27-28 tahun): Mempelajari dan menguasai ilmu seputar pengasuhan anak dengan menghadiri seminar dan pelatihan sebagai dasar dalam mengasuh anak dengan baik, benar dan menyenangkan.

KM 1 – KM 2 (usia 28-29 tahun): Mempelajari dan rutin menghadiri kajian ilmu agama tentang pendidikan anak.      

KM 2 – KM 3 (usia 29-30 tahun): Menguasai ilmu untuk manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga dengan mengatur time management dan di review setiap harinya.

KM 3 – KM 4 (usia 30-31 tahun): Menguasai ilmu tentang minat dan bakat serta kemandirian finansial misalnya dengan memulai mengembangkan passion dari sekedar hanya menulis menjadi penulis yang produktif, memulai usaha dan bisnis rumahan yang sesuai dengan passion serta mempelajari manajemen pendidikan anak usia dini.

KM 4 – KM 5 (usia 31-32 tahun): Menguasai ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang yaitu dengan mendirikan perpustakaan cafĂ© atau rumah belajar yang menarik orang untuk belajar parenting dan meningkatkan minat baca dengan membuat sarana atau wadah edukasi formal atau non formal yang mengakomodir minat dan bakat anak-anak. 

e. Berdasarkan checklist yang telah saya buat di NHW #2, maka saya sudah memasukkan waktu untuk mempelajari ilmu tersebut didalamnya dan tidak ada yang dirubah. 

0 comments:

Posting Komentar