02/11/16

Program "30 Menit Lebih Dekat" IIP Bekasi Bersama Septi Peni W




   Minggu, 30 oktober 2016
       20.30 wib - 21.00 wib
  Bersama Ibu Septi Peni W.
         Notulen : Utami S.

Assalamu'alaykum bunda semuanyaaaa

apa kabaaar?

Alhamdulillah bisa berkunjung di program 30 menit lebih dekat bersama ibu-ibu bekasi

Bagaimana rasanya ikut program matrikulasi ini?

DAHSYAT...
Luar biasa ibu, belajar jd lebih terkonsep..
Luar biasa buu


Tanya - jawab:
1. Tanya: Saya ucapkan Terima Kasih kepada ibu Septi yang telah menjadi salah satu sumber inspirasi bagi Ibu-ibu yang lain.
Jika berkenan, yang saya ingin tanyakan, setiap manusia memiliki kondisi keimanan yang fluktuatif.
Disamping kekuatan do'a meminta ketetapan hati pada Allah ta'ala. Adakah saran dari ibu Septi untuk menjaga kondisi keimanan diri, suami dan anak-anak  agar senantiasa saling menjaga dan menjadi pengingat dalam hal keimanan? (Utami)

Jawab: Mbak utami, jaga keimanan diri kita terus menerus, maka Allah yg akan menjaga keimanan keluarga kita.

Tingkatkan kadar ketaqwaan kita ke DIA, dari hari ke hari

Allah lebih menyukai keistiqomahan walau itu hal kecil

2. Tanya: Aslm...bu gmn caranya mengendalikan gadget,serasa hp ini ada lemnya yg selalu nempel d tangan,sy merasa sudah ketergantungan dgn hp. sy pengen hp sy berubah menjadi anak" sy,anak" yg selalu nempel sama sya (Vivi)

Jawab: Mbak vivi tetapkan "gadget hour" jam-jam khusus kita pegang hp, setelah itu patuhi, jangan disentuh lagi

3 Tanya: Bu. Mau bertanya.. Sebaiknya usia 0-6 thun pelajaran apa yg kita berikan utk anak anak? (Reny W.)

Jawab: Banyakin belajar bersama alam ya mbak. Kuatkan iman dan akhlaknya terlebih dahulu. Dan tumbuhkan rasa cinta ke Allah

4. Tanya: bu septi kadang seorang ibu suka merasa kurang percaya diri...apa yg harus di gali agar seorang ibu memiliki rasa percaya diri (Gita Asmarani)

Jawab: Rasa percaya diri erat kaitannya dengan passion dan kemandirian. Maka jalankan satu mara kuliah di jurusan yg ambil di univ kehidupan ini. Kemudian perkuat dari hari-hari. Biasanya hal itu akan memicu PD kita

5. Tanya: Bu septi, anak saya perempuan 3,5y. Terkadang sikapnya lembuttt sekali, tp terkadang tiba2 jadi anak yg tdk penurut dan marah2 seperti membangkang... Bagaimana ya Ibu, apa saya terlalu memanjakan (Siti Malik)

Jawab: Normal mbak siti, kita saja juga seperti itu kan. Kadang lembut, kadang jengkel an. Nah tinggal pelajari ilmu cara "mengalirkan rasa". Kalau ibunya bisa, anaknya pasti ikut bisa dan tambah pintar

6. Tanya: Assalamualaikum bu septi,mau ikutan bertanya?
alhamdulillah sya bisa bertanya langsung sama ibu,
semenjak sya belajar di iip sya belajar untuk memilih kata2 yg baik saat berkomunikasi dgn anak2 sudah ga pake kata jangan lagi tp dgn pilihan kata yg lain yg bisa diterima anak2,jd hampir tdk pernah saya larang,apakah benar bu seperti itu?soalnya ni sya lg di kampung dirumah org tua agk lama krna sesuatu hal disini juga ada ponakan sya yg didikannya terbiasa dilarang dan mnjadi anak yg nurut bgt,tp memang takut mencoba segala sesuatu,tp org tua menganggap anak2 sya keras kepala krna tdk bisa dilarang,
Jd sya hrus gmn mohon pencerahannya,terimakasih (Nana)

Jawab: Melarang itu boleh, letakkan pada tempatnya. Ketika anak-anak berada dalam ranah bahaya, maka kata larangan spontan sangat diijinkan.

Yang tidak boleh adalah "sangat sering mengatakan tidak boleh, awas, jangan, dalam berbagai situasi

7. Tanya: Bu, bagaimana mnurut ibu konsep dr ortu utk mengirimkan anak yg berusia 7thn k ponpes,dgn harapan anakny akan menjadi hafidz..?? Apakah berpengaruh pd kedekatan bathin ortu dan anak d kemudian hari?? (Sumarni A)

Jawab: Kalau keputusan itu sudah sesuai value keluarga dan disepakati sbg road map pendidikan keluarga kita, maka jalani dengan teguh, dan siasati segala kekurangannya. Jangan gamang. Yakin dg pilihan keluarga kita.

Karena kalau tanya saya, saya akan jawab yg sesuai dg konsep pendidikan di keluarga kami yg belum tentu cocok dg konsep pendidikan dibkeluarga bunda

8. Tanya: Bu septi , bagaimana mengatasi kelelahan dalam mengurus anak dlm 24 jam agar kelelahan itu tdk terlampiaskan dengan hal2 yg tidak kita inginkan . Sperti marah dsb ? (Windy A.)

Jawab: Kalau saya selalu mengumpamakan akrivitas bersama anak-anak adalah "ON STAGE" saya ( bagaikan aktor yg sdg pentas di atas panggung). Selalu harus optimal. Kalau anak-anak sdh tidur, Baru saya alirkan rasa di "back stage" dg menulis, menangis bahkan kalau perlu. Keluar kamar sdh harus ceria karena masuk ON STAGE lagi

9. Tanya: bu septi,apa pengaruh ke anak kita yang menjalani pendidikan homeschooling dan formal? (Aprilia arsa)

Jawab: Dua-duanya memberikan pengaruh yg sangat baik, selama cocok dg karakter dan model belajar anak kita

10. Tanya: bu septi mau nanya...kadang sudah buat list yg akan dilakukan, dr mulai bangun tidur sampai petang, tapi kadang ada godaan yg buat kita terlena diantara nya hp dll...
bagaimana agar bisa istiqomah menjalan kan apa yg sudah kita rencanakan (Yuni yadi)

Jawab: Jangan terlalu banyak list. Komitmen dibuat sedikit demi sedikit kemudian patuh dan konsisten

11. Tanya: Bu septi.... sebelum menikah saya terbiasa hidup "keras" krn ayah saya sdh meninggal sejak saya bru lulu sma dan semoat menjadi tulang punggung keluarga....

Jawab: Hal ini terbawa pada pola asuh saya ke anak2 pada awal2 saya menjadi ibu... walo demikian semakin kesini saya semakin sadar dan mau belajar menjadi ibu yg lebih baik... tapi... anak saya yg pertama sptnya sdh merasakan "dampak marah2" saya...
(Kadang dia gampang marah n sensitif thd teman2 n guru2nya di tk)

Tanya: Bagaimana bu cara menghilangkan atau mengobati dampak tersebut? (Osi N.)

Jawab: Berdamai dengan diri sendiri ya bunda, kemudian maafkan masa lalu kita

12. Tanya: Aslkm,  bu Septi saya lucy skrg saya di takdirkan untuk kerja diluar rumah,  bagaimana agar anak saya bisa ttp saya didik dgn konsep dan ilmu yg saya tau sdgkan anak didik oleh orangtua saya?  Terimakasih bu (Lucy S.)

Jawab: Pelajari ilmu dg baik kemudian ajarkan ke oeang dewasa di sekitar anak-anak. Bertanggungjawab penuh terhadap pendelegasian tsb

13.  Tanya: assalamualikum bu septi,saya Nucky mau tanya bagaimana mengatasi anak2 yg lbh menurut kepada papanya ketimbang mamaya :( #anak saya 2 laki2 bu,papanya tegas mereka cenderung takut,mohon masukannya bu? Trimakasih banyak bu (Nucky)

Jawab: Bagus, berikan pesan sponsor lewat mulut papanya. Dan jadilah tim kuat bersama papa, jangan justru berada di sebrangnya

14. Tanya: Bu Septi.saya momworker.2 putri.tanpa art.rekan kerja di pabrik mayoritas laki2.bagaimana cara agar mengendalikan hati dan perasaan qt agar tidak tlalu sensitif apalagi cengeng. membagi pikiran kantor.rmh.suami.ortu.anak.apalagi menjelang haid.
trima kasih (Siti Rahayu)

Jawab: Manajemen waktu dan rasa dengan baik. Coba dilihat hal2 apa saja yg selama ini selalu memicu emosi, hindari

---- End ----
Semoga bermanfaat



0 comments:

Posting Komentar