15/04/16

Bali Trip: Beach & Safari Journey Part I


  
Awalnya tawaran mampir ke email suami yang menawarkan paket liburan ke Bali selama 3 hari dengan harga promo dari jaringan Accor Hotel, kebetulan memang kantor suami adalah pengguna hotel-hotel jaringan Accor. Akhirnya setelah beberapa kali mikir-mikir, hitung-hitung dan membandingkan, saya dan suami putuskan untuk mengambil promo tersebut. Ini adalah kedua kalinya saya ke Bali, kalau suami sudah tak terhitung jumlahnya, karena suami memang dari kantornya sering ada event disana. Postingan ini baru saya tulis sekarang, padahal liburannya sih sudah dari tahun 2015 alias setahun yang lalu Haha… kudet yah tapi siapa tau info ini berguna untuk mencari tempat wisata selama liburan ke Bali.

Trip kali ini sudah dibuat itinerary sebelumnya dan rencananya kita akan berada di Bali selama 5 hari, berangkat Selasa dan kembali hari Sabtu. Minggu bisa digunakan suami untuk istirahat sebelum masuk kantor lagi di hari Senin. Yuk intip itinerary versi The Kurniawan’s Family:

Itinerary Bali (14-18 April 2015)
Tgl
Waktu
Acara
Keterangan
Selasa, 14/4/2015
10:00 - 13:00
Rumah - Bandara & Sholat

13:45 - 16:30
Air Asia QZ 7522 - Delayed
Soeta
16:00 - 18:00
Air Asia QZ 7522
Soeta
18:00 - 19:00
Makan di Solaria
Bandara Ngurah Rai
19:00 - 21:00
Hotel, Mandi, Sholat, Tidur
IBIS Hotel
Rabu, 15/4/2015
08:00 - 09:00
Sarapan di Hotel
IBIS Hotel
09:00 - 10:00
Ketemu temen kantor suami
IBIS Hotel
10:00 - 16:00
Bali Safari & Marine Park & Sholat di Musholla BSMP
Jl. Prof Ida Bagus Mantra Km 19,8
16:00 - 18:30
Pantai Sanur
Sanur
19:00 -20:00
Makan Malam di Warung Pecel Ayam
Jimbaran




Kamis, 16/4/2015
08:00 - 09:00
Sarapan di Hotel
IBIS Hotel
09:00 - 12:00
Taruh Koper Di Novotel benoa & Jalan-jalan di Tanjung Benoa
Tanjung Benoa
12:00 - 13:30
Makan & Sholat di D’cost
Denpasar
13:30 - 15:00
Beli Oleh-oleh Di Krisna Denpasar
Denpasar
15:00 - 18:00
Pantai Kuta
Kuta
18:30 - 20:00
Sholat & Makan Malam di Beachwalk Shopping Center
Kuta




Jumat, 17/4/2015
08:00 - 09:00
Sarapan di Hotel
Novotel Tanjung Benoa
10:00 - 12:00
Preview Novotel di Nusa Dua
Novotel Nusa Dua
12:00 - 13:00
Sholat Jumat
Nusa Dua
13:00 - 14:00
Balik ke Hotel & Sholat
Tanjung Benoa
14:00 - 17:00
Dreamland
Dreamland
17:00 - 20:00
Makan malam di Menega & Sholat di Hotel
Jimbaran




Sabtu, 18/4/2015
08:00 - 09:00
Sarapan di Hotel
Tanjung benoa
09:00 - 12:00
Pulau Penyu & check out
Tanjung benoa
12:00 - 13:00
Beli Oleh-oleh & Sholat di Krisna, Makan di Warong Miyabi
Jl Raya Tuban
13:00 - 15:00
Bandara Ngurah Rai
Bandara Ngurah Rai
15:00 - 18:20
Air asia QZ 7515
Bandara Ngurah Rai


Preparation
·         Tiket
Setelah browsing sana sini mencari tiket yang murah, kami sekeluarga memutuskan untuk mengambil bulan Maret untuk rencana liburan kita, tepat dengan bulan wedding anniversary kita yang kelima. Kami membeli tiket murmer secara online di Air Asia sejak 3 bulan sebelumnya. Tetapi mendekati hari H, ternyata tanggal yang dipesan bertepatan dengan acara Annual Meeting di kantor suami, passsss banget tanggal itu. Beuh, kesel banget, kok ya kantor bikin acara pas long weekend, tapi ya lagi-lagi enggak bisa komplain soalnya acara dan tempat sudah fixed disebar di kantor. Tadinya sudah dapet tiket promo akhirnya reschedule ke bulan April dan mendapat harga tiket plus cancellation fee. Untungnya hotel dan acara Accor bisa di reshedule, jadilah kita bisa tenang. Karena dua anak saya sudah diatas 2 tahun, mereka sudah harus membayar seat sendiri. Rejeki ya nak, dapet bangku sendiri hehehe…

·         Packing
Untuk emak-emak yang berjilbab seperti saya, pergi ke pantai merupakan tantangan sendiri. Selain karena setting tempat yang enggak matching sama kondisi busana saya, jadi saya harus pinter-pinter milih baju yang bakal bikin nyaman tapi tetap sopan dan mudah bergerak supaya memudahkan saya lari-lari ngejar anak hihi... Kebanyakan baju yang saya pilih untuk acara jalan-jalan ke pantai adalah rok, celana jeans, baju manset, kaos panjang, outer, cardigan, crop shirt dan legging. Sedangkan untuk acara Accor, saya membawa baju semi formal yaitu rok dan semi blazer. Untuk kerudungnya saya pilih yang simple, shawl dan kerudung segi empat motif karena saya memakai kerudung memang enggak bisa dimodelin yang aneh-aneh. Faktor enggak mau ribet dan lama, juga karena membawa dua balita yang pasti enggak bisa lama-lama di depan kaca. Hehe..

Anak-anak saya persiapkan membawa banyak kaos dan celana, underwear juga harus dipersiapkan lebih banyak mengingat cuaca yang panas. Tidak lupa bawa baju berenang, tas kecil juga bawaan wajib mereka untuk mempermudah mereka saat ganti baju dan snack darurat jika susah untuk mencari restaurant. Anak saya yang kedua berumur 2 tahun 10 bulan dan sudah mulai toilet training dan sudah tidak memakai diapers lagi, jadi memudahkan saya untuk tidak membawa diapers terlalu banyak, hanya untuk cadangan jika di jalan tidak menemukan toilet. suami adalah yang paling simple karena dia laki-laki yang biasa travelling, bawaannya cuma baju, celana jeans, sarung, sajadah serta kompas untuk kiblat sholat. Alhasil, sekeluarga butuh 1 koper besar, 1 koper sedang, 1 backpack dan 1 tas tangan untuk menaruh barang elektronik dan dompet selama di perjalanan.



 ·         Transportasi
-          Penitipan mobil di Bandara
Setelah semua packing siap, kita memutuskan untuk membawa mobil pribadi ke bandara dan dititipkan di parkir inap bandara karena dari segi biaya sama saja jika harus naik taksi. Hal ini juga mempermudah kita jika nanti jika selamat kembali dari tempat tujuan, untuk tidak menunggu dan mencari-cari taksi lagi karena pasti badannya sudah super lelah. Suami tidak keberatan menyetir bolak-balik saat berangkat dan pulang nanti karena memang sudah terbiasa seperti itu. Tarif parkir inap bandara bisa dilihat disini, jadi estimasi selama 5 hari itu kami dikenakan biaya kira-kira sebesar Rp 500.000.

-           Pesawat
Kita menggunakan Air Asia yang terkenal dengan banyak tiket promonya dan murah meriah. Ketika check-in dan boarding pun tidak ada masalah, lancar-lancar saja cukup menyerahkan boarding pass yang sudah di print di rumah. Walaupun sempet delayed, tapi tidak ada masalah selama dalam penerbangan. 




-          Sewa mobil
Untuk perjalanan selama di Bali, karena kita tidak memakai jasa tur dan travel, maka kita menyewa mobil teman kantor suami yang tinggal di Bali. Lumayan bisa mendapat harga miring dan bisa menyetir sendiri di Bali dengan hanya mengandalkan GPS, jadi tidak perlu khawatir bingung dengan transportasi karena membawa 2 balita cukup menguras tenaga. 

·         Hotel
Promo hotel Accor yang diberikan sebenarnya hanya 3 hari 2 malam, jadi selebihnya kita booking sendiri lewat Agoda. Waktu itu kita memilih Novotel di Tanjung Benoa karena ada private beach dan pantainya memang bersih sekali serta menyediakan banyak watersport disana. Lalu kita mencari budget hotel yang dan lokasinya tidak jauh dari Novotel Tanjung Benoa, maka pilihan jatuh ke IBIS hotel selama 2 hari pertama. Kenapa enggak di Novotel lagi? Karena ratenya lumayan tinggi dan dengan rate segitu, kita bisa buat masuk tempat wisata yang lain *emak irit*. Hotelnya bersih dan nyaman, breakfast included, cukup untuk keluarga mini kayak kita, ada balkon dan view nya langsung ke swimming pool, tapi tidak tersentuh karena kita menjelajah keluar dari hotel setiap hari. Berhubung bulan April belum musim liburan, jadi tetangga kita banyak turis mancanegara dibanding turis domestiknya.



(gambar IBIS Hotel diambil dari sini dan sini)

Hotel Novotel banyak tersebar di Bali, namun pilihan saya yaitu di Tanjung Benoa. Novotel Tanjung Benoa adalah tempat kita menginap sedangkan Novotel Nusa Dua adalah tempat acara dari Accor berlangsung. Novotel Tanjung Benoa terdiri dari dua tipe kamar, pertama tropical terrace room dan kedua private beach pool villa. Kalau mendapat tropical terrace room, harus menyebrang jalan dulu untuk mencapai private beach nya. Novotel di Tanjung Benoa ini bangunannya sepertinya sudah agak lama dengan nuansa kayu khas Bali. Menurut saya, memang lebih bagus Novotel yang di Nusa Dua karena disediakan playground, tempat penitipan anak yang bagus banget dan lengkap permainannya, gedungnya pun lebih bagus dan modern dibanding yang di Tanjung Benoa.






(gambar kamar Novotel Benoa diambil dari sini dan Playground Novotel Nusa Dua dari sini)

DAY 1
                Hari pertama kita ambil penerbangan pukul 13:45 dan seharusnya tiba pukul 16:45, namun delayed hampir 2 jam, jadi yang tadinya mau jalan-jalan setelah check-in di hotel, tidak jadi karena kelihatannya anak-anak sudah lelah karena menunggu terlalu lama di bandara. Sampai di bandara Ngurah Rai, kita pun makan sebentar di Solaria dengan pertimbangan cari-cari makanan halal lagi deket hotel akan lebih susah. Sesampainya di hotel, kita leyeh-leyeh dan mengisi stamina untuk besok jalan ke kebun binatang.

DAY 2
Kita memilih untuk breakfast di restaurant hotel di hari kedua karena sudah included. Karena kita mau keliling sendiri, jadi kita menyewa mobil temen kantor suami yang tinggal di Bali. Sambil menunggu teman kantor suami yang dengan baik hati mengantarkan mobilnya ke hotel, kita sarapan sambil muter-muter di hotel. Sarapannya nasi goreng vegetarian plus omelet, sama ngemil wafel aja, enggak berani coba yang aneh-aneh kecuali jelas halal. Tergiur juga untuk berenang, tapi melancong dan hanya di hotel aja menurut saya sia-sia banget, karena saya tipe penjelajah.

Mobil yang ditunggu pun tiba, ipad sudah full recharged karena kita bakal menjelejah hanya mengandalkan GPS, sudah terbayang keseruan di Bali dengan membawa mobil sendiri, bisa kemana saja dan sampai jam berapa saja. Enggak lupa siapin snack buat anak-anak dan petualangan berlanjut ke Bali Safari and Marine Park.

Bali Safari and Marine Park (BSMP)

(Gambar BSMP diambil dari sini)

Tempat ini adalah taman safarinya Bali, luas, panas dan bersih sekali. Tiket masuknya bisa dilihat di website resminya di sini.  Disini dilarang bawa makanan dan minuman kecuali untuk anak-anak. Mobil pribadi diparkir diluar dan ada mobil tur khusus pengunjung untuk melihat ke habitat binatang yang sebenarnya.

BSMP terdiri dari beberapa bagian tempat, yaitu Kampung Gajah, Petting Zoo, Safari Journey, Marine Park, Fun Zone and Waterpark. Tempat pertama yang kita kunjungi yaitu Kampung Gajah, disini terdapat atraksi Elephant Show, mulai dari berenang, mengalungkan bunga ke penonton dan kita juga bisa berfoto dengan gajah, sedangkan Elephant Back atau menunggang gajah perlu membayar lagi.

Lalu ada beberapa hewan yang bisa kita lihat dengan berjalan kaki, kita juga bisa melihat hewan dari balik kaca tebal ataupun yang hanya dibatasi pagar. Sebenarnya disini banyak pohon jadi memang suasananya adem, tetapi udaranya sangat menyengat dan panas membuat kita sering-sering mengelap keringet.

Setelah capek berjalan kaki, kita menuju ke Safari Journey. Disini kita naik ke mobil tur yang kira-kira berisi 10 orang dan 1 pemandu yang fasih berbicara dengan bahasa Inggris karena pengunjung di BSMP memang kebanyakan turis asing. Dari balik jendela tebal mobil, kita bisa meihat jelas binatang dari jarak dekat dan jauh. Perjalanan menaiki mobil tersebut hanya sekitar ½ jam dan koleksi binatangnya banyak banget. Jika sampai pada habitat binatang, maka mobil akan berhenti dan pemandu menjelaskan secara umum tentang binatang tersebut.

Ada kejadian lucu ketika akan mengikuti Safari Journey, kita antri untuk menunggu giliran naik mobil tur yang belum datang. Lalu ada seorang ayah bule dan dua putrinya yang masih berumur sekitar 5-8 tahun. Mereka serombongan dengan orang dewasa lainnya yang berjumlah 2/3 orang. Dua putrinya ini asyik makan es krim stick dan tidak sengaja menjatuhkan es krimnya ke lantai sehingga lantainya kotor dan becek, si ayah kesel dan kelihatan banget kerepotan menjaga dua putrinya ini dan terus-terusan meminta maaf kepada penjaga antrian. Saat di mobil dua putrinya tidak bisa diam, mereka duduk di belakang saya, sayapun teringat dengan dua putri saya yang juga cukup aktif. Membayangkan mereka pergi berdua hanya dengan ayahnya sempet membuat saya tertawa-tawa menghadapi kerepotan mengurus dua anak yang aktif. Akhirnya setelah turun dari mobil tersebut, si ayah bule memperlihatkan wajah kusutnya sambil terus ngedumel dan kelihatan sibuk dengan barang bawaaannya serta anak-anaknya. Sabar, ya pak! *sambil nyengir-nyengir sendiri*

Di Petting Zoo, ada beberapa hewan peliharaan yang kita bisa beri makan seperti hamster dan kelinci. Disini juga disediakan area menunggang kuda poni, khusus untuk naik kuda poni perlu membayar lagi. Setelah dari Petting Zoo, kita mencari restaurant halal dan menurut info dari web ada di Mara River Restaurant yang masih berada dalam kawasan BSMP. Di Mara River juga bisa makan sambil melihat binatang langsung dari balik kaca tebal, tetapi sayangnya saya tidak berhasil menemukan restaurant Mara River, alhasil karena sudah capek kita hanya makan mi seduh di kantin dan sholat di musholla.

Terakhir kita melewati Marine Park yang ternyata masih dalam proses pembuatan, jadi hanya ada beberapa aquarium disana. Lokasinya yang dekat pintu keluar membuat kita langsung mengarah ke pintu keluar karena kaki terasa pegal banget dan kita enggak masuk ke Fun Zone and Water Park nya. Secara keseluruhan, BSMP ini bersih sekali, tidak ada sampah dan kamar mandinya juga bersih bahkan disediakan toilet cover. Anak-anak sangat senang, mereka semangat sekali bahkan kuat berjalan jauh dan sepulangnya dari situ, mereka masih menceritakannya terus-menerus kepada kami.



Sanur
Setelah mengunjungi BSMP, kita menuju Pantai Sanur untuk mengajak anak-anak main pasir. Tiba-tiba GPS mati dan sempet nyasar juga melewati area persawahan dan pegunungan. Setelah istirahat sebentar di pom bensin, GPS sudah menyala kembali dan kita sampai ke Pantai Sanur. Pantai Sanur agak ramai oleh turis domestik dan saya biarkan anak berlari-lari saja di pantai sepuasnya sambil berkeliling Pantai Sanur.

Berdasarkan searching sebelumya, ada beberapa restaurant halal yang sempet masuk itinerary, tapi kami tidak jadi kunjungi karena keterbatasan waktu. Berikut list nya:
-          Warung pecel bu tinuk (seberang ibis kuta)
-          Nasi pedas ibu andika (Jl. patih jelantik depan kuta galeri)
-          Nasi bebek warung bu rima (Jl. raya kuta)
-          D'sambal  (Jl. By pass gurah rai jimbaran10 m dr lampu merah taman griya)
-          Warung mak beng sanur (Jl. hang tuah no 45 sanur)

Ketika di Sanur, kita mencari restaurant halal yang terkenal yaitu Warung Mak Beng, tetapi karena sudah hampir maghrib dan tidak ketemu-ketemu akhirnya kami kembali ke hotel dan mandi. Setelahnya kita mencari makan keluar dari hotel, tetapi karena sudah kelaparan akhirnya kita menuju warung pecel ayam kaki lima yang penjualnya sepertinya orang Muslim Jawa. Hehe.. Kenyang makan ayam, langsung balik lagi ke hotel karena anak-anak sudah mengantuk.  

Bersambung ke part II

#ODOPfor99Days
#Day23


0 comments:

Posting Komentar