06/01/16

Menulis, Tak Lekang oleh Zaman




Salah satu hobi saya waktu masih di SD adalah membaca dan menulis. Waktu kecil, saya tidak menyadari kalau saya sangat suka mengarang, terutama ketika ulangan. Tapi entah kenapa saya tidak suka pelajaran bahasa Indonesia. Menurut saya buku pelajaran sewaktu dulu sangat membosankan karena hanya disuruh cari kalimat utama, kalimat efektif, majemuk, majas dan lain-lain, padahal untuk membuat karangan yang bagus tentu harus mempelajari dulu kalimat-kalimat tersebut.

  Ketika SD, saya sempat mengarang cerpen yang saya tunjukkan hanya ke kakak saya, cerpennya masih saya ingat sampai sekarang, bertemakan misteri. Waktu itu sedang hits alat permainan di mall berbentuk kotak berukuran 2x3 m dan digunakan untuk membaca garis tangan.




Dalam cerita, mesin itu bisa meramal kejadian di masa yang akan datang, baik bencana atau keberuntungan. Terkisah seorang gadis yang selalu tepat mengalami kejadian yang diberitahukan oleh mesin ramalan itu. Jika tangannya dimasukkan ke lubang mulut mesin tersebut, maka selanjutnya akan keluar kertas bertuliskan teka-teki yang akan terjadi di kemudian hari. Aneh ya, sebenarnya saya ga percaya ramalan tapi kenapa saya bikin cerita kayak gitu, yah namanya anak SD haha…

Beranjak SMP, saya juga pernah bikin cerpen tentang perjalanan waktu, istilah kerennya time travel yang dibumbui romance. Tulisannya masih ada sampai sekarang dan masih ditulis tangan pakai pensil, yakaleee enggak punya laptop jaman dulu. Ternyata di tahun 2012 tema time travel malah ngehits banget di dunia perdrakoran. Jadi, saya senang banget ketika tema itu diangkat ke film karena seolah imajinasi menjadi kenyataan. Kemudian suka membuat manga karena keracunan komik dari teman, gambarnya kaku banget kalau dilihat sekarang dan masih disimpan dengan rapih.
  
 Ketika SMA, ceritanya beralih jadi nonfiksi di diary hahaha…lagi in banget memakai organizer ukuran A6, istilahnya orgi. Kebanyakan isinya pengalaman sehari-hari dan udah mulai jarang menulis cerita fiksi, lebih banyak membaca, pun begitu ritmenya sampai saya bekerja. Setelah menikah dan hamil pun, keinginan menulis dan membuat blog sempat terlintas. Oleh karena itu blog ini sebenarnya dibuat tahun 2011 tapi baru saya isi tahun 2016 hahaha…karena lebih banyak waktu tercurah untuk anak. Sekarang bersyukur baru bisa menulis di blog tahun 2016, mungkin kalau saya tulis dari awal membuat blog, kemungkinan isinya cuma cerita geje (padahal sekarang juga gitu). Jadi, sekarang ingin mulai menulis lagi segala ide yang terlintas di kepala sehingga bisa menebar manfaat dan menjadi kenangan nanti ketika anak-anak sudah besar. Happy writing!!!


0 comments:

Posting Komentar