20/01/16

Book Review: Pendidikan Karakter dengan Metode Sentra


                Sebenarnya review ini adalah review pertama di grup one week one book. Tapi saya perluas review tersebut karena review sebelumnya lewat hape yang agak susah ngetiknya. 

(gambar diambil dari sini)

                Metode sentra dikembangkan oleh Pamela Phelps di Florida, AS sejak tahun 1970 dan diadopsi oleh drg. Wismiarti Tamin, pendiri sekolah Al-Falah di Jakarta Timur. Kini metode sentra sudah banyak dipakai di sekolah-sekolah di Indonesia, salah satunya adalah penulis buku ini yang mendirikan sekolah gratis untuk dhuafa yang bernama sekolah Batutis Al-Ilmi Bekasi. Metode ini tidak hanya diterapkan di sekolah, bisa juga diterapkan di rumah. Dalam metode sentra, kurikulum tidak diberikan secara klasikal tapi individual disesuaikan tahapan perkembangan masing-masing anak dan dibatas satu kelas hanya 12 orang anak. Selama proses pembelajaran, guru dilarang melakukan 3 M: tidak boleh melarang, meyuruh, marah/menghukum. Metode ini membangun kecerdasan jamak secara bersamaan dan berimbang: 
1. Kecerdasan logika-matematika
2. Kecerdasan bahasa
3. Kecerdasan tubuh (kinestetik)
4. Kecerdasan ruang (spasial)
5. Kecerdasan kemandirian (intrapersonal)
6. Kecerdasan kepedulian sosial (interpersonal)
7. Kecerdasan musik
8. Kecerdasan natural


(gambar diambil dari sini)


Ada tujuh sentra yang disediakan agar anak bisa bermain gembira dan mendapatkan banyak pilihan pekerjaan: 
1. Sentra persiapan: (membangun kemampuan keaksaraan)
2. Sentra Balok (merangsang kemampuan konstruksi, prediksi, presisi, akurasi, geometri, matematika)
3. Sentra seni (membangun kreatifitas, sensorimotor, kerjasama)
4. Sentra bahan alam (membangun sensorimotor, fisika sederhana, pemahaman akan batasan dan sebab-akibat)
5. Sentra main peran besar
6. Sentra main peran kecil (membangun imajinasi, daya hidup, adaptasi, kemandirian, kebahasaan, kepemimpinan)
7. Sentra Imtak (iman dan takwa)



(gambar ini diambil dari sini dan sini)

                Metode sentra terbukti sangat efektif digunakan untuk membangun karakter dan kecerdasan anak sejak bayi hingga SD kelas tiga. Itulah fase awal dalam kehidupan anak manusia yang oleh para ahli pendidikan disebut dengan “usia emas” Itulah suatu rangkaian waktu yang juga disebut sebagai jendela kesempatan yang akan tertutup sesudah waktu itu berlalu. Itulah masa yang sangat menentukan kualitas dan masa depan anak: sukses atau gagal, jadi ahli surga atau neraka.

                Buku ini lengkap berisi tentang bagaimana penerapan metode sentra baik di rumah atau disekolah, mulai dari tahap-tahap perkembangan anak yang berasal dari teori Piaget dan Erikson, bagaimana membangun kecerdasan jamak anak, bagaimana membuat sentra, menyediakan bahan-bahannya dan contoh penerapannya.  

“Lepaskanlah anak-anak panah itu dari busurmu, biarkan mereka melesat ke arah kiblat. Maka, selesailah tugasmu. Tidak lebih, tidak kurang. Jika lebih mereka akan jadi sumber fitnah atau berhala. Jika kurang, anak bisa jadi bencana, bagi keluarga dan masyarakat. Maka, jangan ambil apa yang bukan bagianmu, yang sudah jadi ketetapan Tuhan. Maka, jangan tinggalkan apa yang menjadi tugasmu; beranak pinak, melanjutkan fitrah khalifah dan mensyukuri nikmat Allah.”





Judul: Pendidikan Karakter dengan Metode Sentra
Penulis: Yudhistira & Siska Y. Massardi
Penerbit: Media Pustaka Sentra, 2012
Hal: 354 halaman

(gambar diambil dari sini)









#ODOPfor99Days
#Day13

0 comments:

Posting Komentar